Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel

Pemprov Kaltim dan Jabar Sudah Beri BOPD untuk Ponpes, Kalsel Kapan?

- Apahabar.com Minggu, 26 Juli 2020 - 15:38 WIB

Pemprov Kaltim dan Jabar Sudah Beri BOPD untuk Ponpes, Kalsel Kapan?

Ketua Komisi IV DPRD Kalsel Muhammad Lutfi Saifuddin. Seumber: dok apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Jadi daerah pencetak lulusan santri terbanyak di Kalimantan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) masih dianggap lalai. Pasalnya hingga tahun ini, Pemprov belum punya prioritas anggaran yang mendukung untuk Pondok Pesanteren dan Madrasah di Banua.

Hal Itu di ungkapkan Ketua Komisi IV DPRD Kalsel Muhammad Lutfi Saifuddin.

“Tiga tahun kita perjuangkan Bantuan Operasional Pendidikan Daerah (BOPD) untuk putra-putri kita yang menempuh pendidikan agama,” kata Lutfi, Minggu (26/7).

Lutfi mengaku, DPRD Kalsel sudah membuatkan Peraturan Daerah untuk itu. Aturan itu menjadi landasan hukum supaya pemerintah bisa menghalalkan anggaran itu diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kalsel.

Namun sayang, usaha itu bak bertepuk sebelah tangan. Tiga tahun sudah memperjuangkan, BOPD tak kunjung berlaku.

“Beberapa tahun lalu, Pemprov malah beralasan tak ada payung hukum. Sekarang sudah ada Perda-nya. Tinggal tunggu registrasi di Kemendagri,” tegas Lutfi.

Politisi Gerinda itu berujar, hak pendidikan seperti sekolah Negeri yang mendapat biaya dari daerah lewat Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) mestinya juga di rasakan oleh santri-santriwati serta putra-putri di Madrasah.

“Walaupun kewenangan pembinaan madrasah dan ponpes berada di Kementerian Agama, namun sewajarnya Pemprov tidak lepas tangan,” katanya.

BOPD sendiri sudah berlaku di dua Provinsi. Sepengetahuan Lutfi, dua daerah itu adalah Provinsi Kalimantan Timur dan Provinsi Jawa Barat.

Pemerintah daerah di sana memakai anggaran dari APBD -nya membangun kualitas pendidikan di madrasah dan pondok pesantren.

Di Kalsel sendiri, ada hamper ribuan madrasah dan pondok pesantren yang sebagiannya sudah berdiri puluhan hingga ratusan tahun. Tak sedikit, lulusan pesantren di Banua yang kini menjadi pejabat dan ahli.

Editor:Muhammad Bulkini

Editor: Reporter : Rizal Khalqi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Aneh, Rumah Dinas PN Banjarmasin di Gandaria 2 Kembali Terbakar Dini Hari Tadi
apahabar.com

Kalsel

Inspiratif, Kisah Dinar Gadis Cantik Penjual Risoles Online di Tapin
apahabar.com

Kalsel

Tingkatkan Kunjungan, Pemkot Banjarmasin Genjot Promosi
apahabar.com

Kalsel

Personel Polres Banjarbaru Meninggal saat Tugas Pos Pam Haul Guru Sekumpul
apahabar.com

Kalsel

Harga ‘Si Melon’ Belum Stabil
JKN-KIS Bantu Hermansyah Lawan Penyakit Kronis

Kalsel

JKN-KIS Bantu Hermansyah Lawan Penyakit Kronis
apahabar.com

Kalsel

Update Kondisi Pengidap Covid-19 di Kalsel 6 April, Simak Rinciannya
apahabar.com

Kalsel

Sastrawan HST Dominasi Penghargaan di Aruh Sastra ke XVI
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com