Skandal Baramarta, Eks Dirut Bongkar Sosok Oknum Jaksa Diduga Penikmat Korupsi Dana Taktis Kucurkan Rp2 Miliar, Banjarmasin Tancap Gas Perpanjang PPKM Mikro Lagi, Polres Tabalong Tangkap Pemilik Senjata Api Ilegal Blakblakan Duta Mall Banjarmasin Terpaksa Tutup Selama Lebaran Viral Pria Bersajam Vs Polisi-Warga di Nagasari Banjarmasin, Pelaku Diancam Pasal Berlapis!

Pemprov Kaltim dan Jabar Sudah Beri BOPD untuk Ponpes, Kalsel Kapan?

- Apahabar.com Minggu, 26 Juli 2020 - 15:38 WIB

Pemprov Kaltim dan Jabar Sudah Beri BOPD untuk Ponpes, Kalsel Kapan?

Ketua Komisi IV DPRD Kalsel Muhammad Lutfi Saifuddin. Seumber: dok apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Jadi daerah pencetak lulusan santri terbanyak di Kalimantan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) masih dianggap lalai. Pasalnya hingga tahun ini, Pemprov belum punya prioritas anggaran yang mendukung untuk Pondok Pesanteren dan Madrasah di Banua.

Hal Itu di ungkapkan Ketua Komisi IV DPRD Kalsel Muhammad Lutfi Saifuddin.

“Tiga tahun kita perjuangkan Bantuan Operasional Pendidikan Daerah (BOPD) untuk putra-putri kita yang menempuh pendidikan agama,” kata Lutfi, Minggu (26/7).

Lutfi mengaku, DPRD Kalsel sudah membuatkan Peraturan Daerah untuk itu. Aturan itu menjadi landasan hukum supaya pemerintah bisa menghalalkan anggaran itu diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kalsel.

Namun sayang, usaha itu bak bertepuk sebelah tangan. Tiga tahun sudah memperjuangkan, BOPD tak kunjung berlaku.

“Beberapa tahun lalu, Pemprov malah beralasan tak ada payung hukum. Sekarang sudah ada Perda-nya. Tinggal tunggu registrasi di Kemendagri,” tegas Lutfi.

Politisi Gerinda itu berujar, hak pendidikan seperti sekolah Negeri yang mendapat biaya dari daerah lewat Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) mestinya juga di rasakan oleh santri-santriwati serta putra-putri di Madrasah.

“Walaupun kewenangan pembinaan madrasah dan ponpes berada di Kementerian Agama, namun sewajarnya Pemprov tidak lepas tangan,” katanya.

BOPD sendiri sudah berlaku di dua Provinsi. Sepengetahuan Lutfi, dua daerah itu adalah Provinsi Kalimantan Timur dan Provinsi Jawa Barat.

Pemerintah daerah di sana memakai anggaran dari APBD -nya membangun kualitas pendidikan di madrasah dan pondok pesantren.

Di Kalsel sendiri, ada hamper ribuan madrasah dan pondok pesantren yang sebagiannya sudah berdiri puluhan hingga ratusan tahun. Tak sedikit, lulusan pesantren di Banua yang kini menjadi pejabat dan ahli.

Editor:Muhammad Bulkini

Editor: Reporter : Rizal Khalqi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Suasana Idul Fitri di Tapin Diprediksi Akan ‘Sepi’
apahabar.com

Kalsel

Parkir di Bahu Jalan, Siap-Siap Diderek
apahabar.com

Kalsel

3 Kg Sabu Diduga Asal Tiongkok Diblender dengan Detergen
apahabar.com

Kalsel

Jalan Gubernur Soebarjo Belum Ada Tanda Perbaikan
apahabar.com

Kalsel

Jaga Kondusifitas Bulan Ramadan, Polsek Banjarmasin Utara Rutin Giat Jumat Keliling
apahabar.com

Kalsel

Garansi Bebas Narkoba, Prajurit Kodim Banjarmasin Dites Urine
apahabar.com

Kalsel

Festival Pasar Terapung Dinilai Lepas Konsep  
apahabar.com

Kalsel

Lagi, Pertikaian Berdarah Terjadi di Kotabaru
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com