Perhatian! PT KPP Rantau Ngutang Pajak Alat Berat Rp 1,8 M Warung Jablay di HSS Meresahkan, MUI Ngadu ke DPRD Jelang Pencoblosan, Warga Kalsel Diimbau Jangan Telan Mentah-Mentah Berita Medsos Disbudpar Banjarmasin Rilis Dua Wisata Baru, Cek Lokasinya Otsus Jilid Dua, Semangat Baru Pembangunan Papua

Penertiban Badut di Kotabaru Tuai Kecaman, Kadis Pariwisata Buka Suara

- Apahabar.com Selasa, 28 Juli 2020 - 17:07 WIB

Penertiban Badut di Kotabaru Tuai Kecaman, Kadis Pariwisata Buka Suara

Belasan badut duduk bersama dengan Kepala Dinas Pariwisata, Khairian Anshari, membicarakan konsep saat beraktifitas di Siring Laut. Foto: Khairian for apahabar.com

apahabar.com, KOTABARU – Dinilai membahayakan, belasan badut di Kotabaru jadi objek penertiban aparat Satpol PP, dan Damkar, Jumat (24/7) lalu.

Sejak pemberitaan apahabar.com ditayangkan, dan diunggah di beberapa group media sosial, warganet ramai berkomentar. Mayoritas mereka mengecam penertiban itu.

Di group Kotabaru Pulau Laut misalnya. Salah satu akun bernama Amat Reza berkomentar, “Duh, tidak bisa lagi anak-anak melihat badut.”

Akun lainnya, “Sama sekali tidak terasa mengganggu, tuh orangnya di pinggir jalan juga, kecuali di tengah jalan nah baru mengganggu, bingung juga mengganggunya di mana,” ketus Herdy Milano.

Pemilik akun @Ayah Jojo, juga ikut berkomentar, “Aku rasa tidak menganggu, mending tangkap aja pengemis yang tidak mau usaha tuh. Jangan badut ditangkap kasian anak dan istri di rumah,” timpalnya.

Komentar lainnya juga ditulis Fitri Abdi Trisnawati. Ia meminta Pemkab Kotabaru merelokasi para badut itu ke objek wisata Siring Laut.

Menanggapi beragam protes warganet itu, Kepala Dinas Pariwisata Kotabaru, Khairian Ansari angkat bicara.

Warganet, kata dia, sebaiknya membaca isi berita dengan lengkap, tidak hanya melihat judul.

Penertiban dilakukan, sambung dia, demi menghindari hal yang tidak diinginkan terjadi, semisal kecelakaan lalu lintas.

“Nah, ditertibkannya badut itu, untuk mencegah hal yang tidak diinginkan itu terjadi,” ujar Khairian, Selasa (28/7) siang.

Namun yang paling penting, Khairian bilang, Dinas Pariwisata juga memberikan solusi untuk para badut, sebagaimana diberitakan apahabar.com.

Dinas Pariwasata sudah duduk bersama dengan komunitas badut untuk membuat konsep yang menghibur dan edukatif. Bukan dengan cara meminta-minta.

Pasalnya, para badut mayoritas anak muda yang produktif. Bagi yang ingin melihat, dan berfoto dengan badut silakan ke Siring Laut dengan protokol kesehatan.

“Sebabnya, aktifitas mereka akan dipusatkan di Siring Laut,” pungkasnnya.

Sebelumnya, para badut yang beroperasi di bebarapa titik lampu merah, dan wisata Siring Laut jadi korban penertiban. Jumlahnnya 13 orang.

11 orang asal Tanah Bumbu, dan 2 sisanya warga Kotabaru.

“Intinya, aktifitas mereka dihentikan dulu. Itu sampai mereka memiliki konsep yang jelas, dan disampaikan ke dinas terkait,” ujar, Khairian, kala itu.

Selain itu, Khairian menyebutkan sebelum ditertibkan telah ada kesepakatan antara pelaku badut, dengan pihak Dinas Pariwisata.

Kesepakatan itu berisi, badut tidak lagi melakukan kegiatan di lampu merah, maupun pinggir jalan karena dinilai membahayakan.

Selanjutnya, Dinas Pariwisata Kotabaru memberikan kesempatan kepada para badut untuk dapat beroperasi di Siring Laut dan pantai Gedambaan. Namun, itu dengan ketentuan.

Komunitas badut harus memiliki konsep yang jelas. Tidak hanya terkesan meminta-minta. Namun juga menekankan kreatifitas yang menghibur, dan edukatif.

Para badut dipersilakan untuk berdiskusi. Selanjutnya, menyampaikan konsep ke Dinas Pariwisata.

“Nah, apabila konsep mereka bisa diterima, maka para badut diperbolehkan beraktifitas di Siring Laut, dan Pantai Gedambaan. Itu, dengan mematuhi ketentuan yang berlaku,” pungkasnya.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Masduki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Laka Lantas Meningkat Selama 2018 di Banjarbaru, Minimnya Penerangan Jadi Pemicu
apahabar.com

Kalsel

PLTU Asam-Asam Unit 5 dan 6 Mandek, Ratusan Pekerja Dirumahkan
apahabar.com

Kalsel

Dijatahi Tes Swab 1.000 Lebih, Banjarmasin Hanya Usul 443 Spesimen
apahabar.com

Kalsel

Keributan di TKP Kebakaran Veteran, HW Anggota DPRD Banjarmasin Sebut Hanya Salah Paham
apahabar.com

Kalsel

Kalimantan Selatan Menyengat, Suhu Hingga 35 Derajat Celcius
apahabar.com

Kalsel

Kamis, BMKG Prakirakan Seluruh Daerah di Kalsel Cerah Berawan
apahabar.com

Kalsel

Kantor Desa Baroqah “Libur” Dadakan, Camat Bakal Sanksi Kades
apahabar.com

Kalsel

Jam Kerja, ASN Pemkot Banjarmasin Malah Keluyuran
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com