Pak Wali… Pengungsi Banjir di Banjarmasin Mulai Sakit-sakitan, Poskes Over Diduga Sakit Hati, Pria Gantung Diri di Batulicin Sering Cekcok dengan Istri Malam Ini, Mata Najwa Kupas Biang Kerok Banjir Kalsel Banjir dan Ancaman Tim Paman Birin, “Sudah Jatuh Warga Tertimpa Tangga” PMI Balikpapan Tak Terima Bantuan Pakaian Bekas untuk Korban Banjir Kalsel

Pengakuan Ibu Mendadak Hamil Lalu Melahirkan dalam Hitungan Jam

- Apahabar.com Selasa, 21 Juli 2020 - 16:51 WIB

Pengakuan Ibu Mendadak Hamil Lalu Melahirkan dalam Hitungan Jam

Ilustrasi. Foto-okezone.com

apahabar.com, TASIKMALAYA – Seorang ibu yang mendadak hamil lalu melahirkan dalam hitungan jam coba menceritakan apa yang dialaminya.

Peristiwa itu bermula di mana sang ibu perutnya tiba tiba membesar, dan melahirkan bayi laki laki, pada Sabtu malam 18 Juli, sekitar pukul 21.30 WIB.

Kasus aneh ini dialami pasangan Heni Nuraeni (30) dan suaminya Erik (38).

Keduanya merupakan warga Desa Mandalasari, Kecamatan Puspahiang, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Menurut pengakuan Heni kepada orang tua dan camat Puspahiang, Zalkap Drasman, ia sudah 19 bulan tidak pernah melakukan hubungan badan dengan suaminya, Erik.

Bahkan setiap bulan, Heni mengaku masih rutin datang bulan. Dan anehnya lagi,bahkan saat melahirkanpun Heni mengaku juga sedang datang bulan.

Heni dan suaminya Erik tidak pernah melakukan hubungan badan setelah melahirkan anak keduanya 19 bulan yang lalu.

Karena proses kelahiran anak keduanya secara cesar, sehingga mereka tidak boleh memiliki anak terlebih dahulu.

Tak ayal pasangan ini pun akhirnya sepakat untuk tidak melakukan hubungan badan karena takut kembali hamil.

Pasangan ini sudah memiliki anak pertama berumur 10 tahun, dan anak kedua berusia 19 bulan, serta anak ketiganya yang baru saja dilahirkan.

“Ini merupakan hal yang aneh tapi nyata, karena setelah saya melakukan komunikasi dengan keluarga dan Ibu Heni, bahwa selama 19 bulan ibu Heni dan suaminya tidak pernah melakukan hubungan suami istri,” jelas Camat Puspahiang, Zalkap Drasman.

Heni kini mangaku syok karena dirinya tidak hamil dan tidak bersetubuh, dan menstruasi rutin.

Justru saat menstruasi terakhir malah perutnya merasa sakit dan tiba-tiba perutnya membesar lalu melahirkan bayi laki-laki secara normal.

“Hal ini lah yang membuat kejadian ini aneh tapi nyata terjadi, sehingga dirinya mensyukuri kejadian ini namun karena kehendak allah semuanya bisa terjadi,” jelas Zalkap.

Sementara menurut orang tua Heni, Mahmudin (48), setiap bulan anaknya setiap bulan lancar dan saat lahiran malah sedang mentruasi.

“Kami berharap bahwa dengan lahirnya bayi ini bisa membawa manfaat kepada orang lain dan kedua orang tuanya,” jelas Mahmudin.

Diberitakan sebelumnya, Heni mengalami hal yang aneh pada hari Sabtu sore karena saat dirinya sedang membuat kue bolu pesanan, tiba-tiba merasakan perutnya sakit, yang kemudian Heni pulang ke rumah orang tuanya.

Namun sekitar pukul 20.00, tiba-tiba perutnya di bagian kanan mulai menonjol, dan hanya butuh waktu satu jam setengah perutnya terus membesar seperti sedang hamil, dan mulai merasakan sakit mulas.

Sekitar pukul 21.30 akhirnya dengan bantuan dukun beranak, Heni akhirnya melahirkan anak laki laki dengan proses persalinan secara normal, dan baik bayi dan ibunya kondisnya sehat. Bayi itu kini dinamai Lingga Cipta Radepa.(okz)

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Bawaslu

Nasional

Rekom Bawaslu, 2 TPS Gelar Pemungutan Suara Ulang
apahabar.com

Nasional

UAS Bersama 10 Ribu Jemaah Bakal Peringati 14 Tahun Tsunami Aceh
apahabar.com

Nasional

Lima Kebakaran Lahan Melanda Kalsel, Enam Orang Terkurung Api
apahabar.com

Nasional

BREAKING NEWS!! Satu Korban Ledakan Kapal Bermuatan Elpiji Ditemukan
apahabar.com

Nasional

Untuk Tenaga Medis, Raisa Gelorakan ‘Indonesia Pusaka’
Sadis

Nasional

Usai Ditangkap, Ibu Gorok Leher 3 Anak Kandung Meninggal Dunia
apahabar.com

Nasional

Polda Jatim Tetapkan Veronica Tersangka Hoaks Asrama Mahasiswa Papua
apahabar.com

Nasional

TOP Teratas, 5 Pabrikan Otomotif Sanggup Bertarung Melawan Pandemi Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com