Gugatan 2BHD Diterima MK, SJA-Arul Pede Menangi Pilbup Kotabaru Alhamdulillah, 21 Warga Tanbu Sembuh dari Covid-19 Gunakan Pakaian Adat, Mitra Pariwisata Kapuas Galang Dana untuk Banjir Kalsel Terparah dalam Sejarah, Jokowi Blakblakan Biang Kerok Banjir Kalsel Wali Kota Beber Biang Kerok Banjir Banjarmasin, Bukan karena Hujan

Pengalaman Mahasiswi Malang Gunakan KIS Berobat di Barabai

- Apahabar.com Jumat, 10 Juli 2020 - 10:10 WIB

Pengalaman Mahasiswi Malang Gunakan KIS Berobat di Barabai

Hafizhatun Nadhirah warga Pandawan HST saat di Kantor BPJS Kesehatan Barabai. Foto-Reza for apahabar.com.

apahabar.com, BARABAI – Gratis, nyaman dan cepat. Begitu slogan yang dikatakan Hafizhatun Nadhirah terkait program JKN-KIS dari BPJS Kesehatan.

Mahasiswi yang tengah belajar di Malang, Jawa Timur ini, punya pengalaman pribadi dengan memanfaatkan KIS pada fasilitas kesehatan di RSUD H Damanhuri Barabai, Hulu Sungai Tengah (HST).

Berawal setelah mengurus kepesertaan JKN-KIS. Tepatnya dua tahun silam, gadis yang akrab disapa Hafi ini merasakan pelayanan berobat di Faskes tingkat pertama atau dokter keluarga.

Setelah diperiksa, penanganan kesehatan selanjutnya mengharuskan Hafi dirujuk ke rumah sakit.

“Saat itu dilakukan penanganan berupa cabut gigi di RSUD Damanhuri. Alhamdulillah pelayanannya gratis dan cepat. Ini yang pertama kali menggunakan KIS,” kata Hafi belum lama tadi di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Barabai.

Pengalaman lainnya datang dari orang tuanya sendiri.

“Yang paling sering (menggunakan KIS) ibu. Karena beliau punya riwayat penyakit stroke. Jadinya sering digunakan. Ini juga tanpa biaya dan pelayanannya nyaman,” jelas Hafi.

Lain lagi dari sang ayah. Hafi menceritakan, saat itu ayahnya mengalami kecelakaan yang mengakibatkan patah kaki dan diharuskan untuk operasi.

“Untuk bapak, ada sedikit tambahan biaya karena naik kelas, alhamdulillah terbantu juga, jadi semua sudah tahu manfaat JKN-KIS,” ucap wanita asal Kecamatan Pandawan ini.

Mulai dari perawatan sampai pengobatan, kata Hafi, tidak ada yang rumit menggunakan JKN-KIS. Semua pelayanannya mudah dan cepat.

“Tadi saja saat dilayani di loket petugasnya ramah, kantornya nyaman dan cepat sekali pengurusannya,” sanjung Hafi.

Dari itu semua, Hafi berharap program yang digawangi oleh BPJS Kesehatan itu terus ada melayani masyarakat di Indonesia.

Sebab, kata dia, masyarakat Indonesia khsusnya HST mempunyai ratusan ribu penduduk yang rentan akan datangnya penyakit yang tak dapat diprediksi. Apalagi di masa pandemi Covid-19 saat ini.

“Semoga JKN-KIS ke depannya selalu ada dan menjadi kebanggaan kita semua, karena iuran yang dibayarkan pun digunakan untuk membantu satu sama lain,” tutup Hafi.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Reporter: HN Lazuardi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

BPJS Kesehatan Barabai

Hari Kesehatan Nasional, Duta BPJS Kesehatan Apresiasi Nakes dan Kampanyekan Prokes di HST
apahabar.com

BPJS Kesehatan Barabai

Rela Pensiunan Almarhum Dipotong, Mursinah: Demi Kesehatan
apahabar.com

BPJS Kesehatan Barabai

Wajibkan Kepesertaan JKN-KIS, Warning Bagi Badan Usaha Tak Patuh di Tapin
apahabar.com

BPJS Kesehatan Barabai

BPJS Kesehatan Barabai Sumbang FKTP Terbaik 2020, Aminah Terpilih Sebagai Dokter Paling Berkomitmen
apahabar.com

BPJS Kesehatan Barabai

Rasakan Manfaat JKN-KIS, Yulianti: Mudah dan Simpel
JKN-KIS

BPJS Kesehatan Barabai

Layanan Peserta JKN-KIS Barabai Dipastikan Tak Terpengaruh Natura
apahabar.com

BPJS Kesehatan Barabai

Kismani Kantongi JKN-KIS, Tak Berarti Kesehatan Jadi Nomor Dua
Ditunjuk Sebagai Tuan Rumah KTTI, BPJS Kesehatan RI Siap Jalankan Amanah

BPJS Kesehatan Barabai

Ditunjuk Sebagai Tuan Rumah KTTI, BPJS Kesehatan RI Siap Jalankan Amanah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com