ga('send', 'pageview');
Sebelum Wafat, Kondisi Wali Kota Banjarbaru Naik Turun Geger Mayat Mengapung di Laut Tanbu, Polisi Sulit Identifikasi Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan Covid-19 di Bappeda Kalsel: Puluhan Positif, Satu Meninggal Dunia




Home Kalsel

Kamis, 2 Juli 2020 - 14:30 WIB

Peran Pengawasan Dewan Kota Mampu Turunkan SILPA APBD 2019

Reporter: Ahya Firmansyah - apahabar.com

Ketua DPRD Banjarmasin Harry Wijaya dan Wakil Ketua DPRD Banjarmasin HM Yamin HR. Foto-istimewa

Ketua DPRD Banjarmasin Harry Wijaya dan Wakil Ketua DPRD Banjarmasin HM Yamin HR. Foto-istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Ketua DPRD Banjarmasin Harry Wijaya menyambut baik kinerja Pemerintah Kota Banjarmasin dalam menurunkan Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (SILPA) APBD 2019 menjadi sekitar sisa Rp269 miliar dibandingkan SILPA APBD tahun 2018 sekitar Rp381 miliar.

Keberhasilan itu tak lepas pula dari peran serta anggota dewan Banjarmasin. Dikatakan Harry, dewan dalam menjalankan fungsi pengawasan dewan selalu berusaha menekan SKPD untuk memaksimalkan anggaran masing-masing.

“Saya mengapresiasi penggunaan APBD 2019, yang berhasil menurunkan SILPA dibandingkan tahun sebelumnya,” ungkapnya.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Banjarmasin HM Yamin senada Harry Wijaya juga mengapresiasi kinerja Pemkot Banjarmasin memaksimalkan APBD 2019, sehingga berhasil menurunkan SILPA.

Baca juga :  Sebelum Wafat, Kondisi Wali Kota Banjarbaru Naik Turun

“Saya berharap penggunaan APBD ini efisien, akuntabilitas, dan transparan. Sehingga pembangunan Banjarmasin lebih maksimal,” sebutnya.

Sementara Wali Kota Ibnu Sina menjelaskan, APBD 2019 dibandingkan tahun sebelumnya menurun dari Rp381 miliar menjadi Rp269 miliar atau sekitar 29 persen.

Menurutnya, Silpa tersebut wajar karena dalam penggunaan APBD selalu ada efisiensi. Selain itu, dalam pengadaan kegiatan proyek selalu ada sisa anggaran.

“Misalnya pagu proyek nilainya Rp20 miliar namun dilelang dan dapat pemenang di angka Rp14 miliar, maka terdapat sisa,” terangnya.

Baca juga :  Wali Kota Banjarbaru Wafat, Ibnu Sina Kenang Sosok Nadjmi

Menurut Ibnu Sina realisasi Pendapatan lebih dari 92% dan realisasi belanja daerah 82% merupakan angka yang bagus. Bukan tanpa alasan, Ibnu menyebut Pemkot Banjarmasin berhasil menekan Silpa tahun anggaran 2019 sebesar Rp269,7 miliar, lebih rendah dibandingkan Silpa di APBD 2018 sekitar Rp381 miliar.

“Artinya banyak APBD yang bisa kita realisasikan yang diserap untuk pembangunan, SILPA nyaris tidak bisa dihindarkan, sebab Pemkot Banjarmasin melakukan efesiensi anggaran,” tandasnya.

Editor: Muhammad Bulkini

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Peringati HUT RI ke-74, Paman Birin: Fokus Bergerak
apahabar.com

Kalsel

Kebijakan Lion Air Group Bak Bumerang
apahabar.com

Kalsel

Terungkap, Identitas Pengendara Motor Terlindas Truk di Banjarbaru
apahabar.com

Kalsel

Polisi Sita Ratusan Gram Sabu Titipan Napi Teluk Dalam
apahabar.com

Kalsel

Makam Syuhada Haji di Banjarbaru Sepi, Penjaga Sampai Tak Dibayar
apahabar.com

Kalsel

RSUD Kotabaru Pertanyakan Bantuan Terkait Penanganan Covid-19
apahabar.com

Kalsel

CRR di Bawah Nasional, Kalsel Kepayahan Sembuhkan Pasien Covid-19
Kalsel Hujan Lagi

Kalsel

Kalsel Hujan Lagi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com