ga('send', 'pageview');
Sebelum Wafat, Kondisi Wali Kota Banjarbaru Naik Turun Geger Mayat Mengapung di Laut Tanbu, Polisi Sulit Identifikasi Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan Covid-19 di Bappeda Kalsel: Puluhan Positif, Satu Meninggal Dunia




Home Kalsel

Selasa, 28 Juli 2020 - 19:26 WIB

Perjalanan Dinas ASN Pemkot Banjarmasin Masih Seperti PSBB

Reporter: Bahaudin Qusairi - apahabar.com

Ilustrasi ASN. Foto-Net

Ilustrasi ASN. Foto-Net

apahabar.com, BANJARMASIN – Pada tatanan kehidupan baru, Pemerintah Pusat menggencarkan kembali perjalanan dinas dan rapat di luar kota. Kebijakan ini tujuannya untuk menggenjot sejumlah sektor yang terpuruk di masa pandemi.

Seperti misalnya dari segi sektor transportasi, pariwisata dan lain sebagainya.

Namun, meski adanya kelonggaran melalui kebijakan itu tidak serta merta dapat diikuti oleh seluruh pejabat di daerah. Misalnya, di Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin.

Karenanya, Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina, menjelaskan surat edaran yang dikeluarkan Pemkot masih berlaku hingga sekarang. Isi surat edaran mengatur ketat Aparatur Sipil Negara (ASN) yang hendak melakukan perjalanan dinas di masa pandemi.

Baca juga :  Kalsel Hujan Lagi Hari Ini, Simak Peringatan Dini BMKG

Surat edaran itu sendiri dikeluarkan sejak Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diterapkan di Banjarmasin.

“Secara selektif. Dan hanya yang memang keperluannya prioritas,” ujarnya.

Ibnu menerangkan beberapa waktu lalu sempat ada usulan soal perjalanan dinas ASN Pemkot Banjarmasin, tujuan ke Jakarta. “Saya batasi cuma beberapa orang. Misalnya ada lima orang yang berangkat, cukup dua orang saja itu kita berlakukan,” ucapnya.

Ditambahkan, anggaran untuk perjalanan dinas Pemkot Banjarmasin sendiri dipotong. Pemotongan disasar untuk penanganan dan pencegahan Covid-19 di kota seribu sungai.

Baca juga :  Kontraktor Tuntut Pemkab Kotabaru Bayar Hutang Rp79,8 Miliar

Terkait hal itu, Kepala Badan Keuangan Daerah Kota Banjarmasin, Subhan Yaumil merincikan bahwa anggaran perjalanan dinas selama setahun, dipangkas 50 persen.

Rinciannya, dalam setahun, anggaran perjalanan dinas yang disediakan Pemkot Banjarmasin yakni sebesar Rp60 miliar. Dipangkas 50 persen, artinya hanya tersisa Rp30 miliar.

“Ya, kecuali untuk yang sifatnya darurat, baru bisa berangkat. Berhubung sekarang ini pandemi, jadi lebih banyak dialihkan secara daring,” ungkapnya.

Ia menerangkan selama ini masih bisa dilakukan secara daring, gunakan cara paling aman saja. Karena kondisi Covid-19 belum pulih sepenuhnya.

Editor: Syarif

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Mabuk dan Bawa Sajam, Remaja Tembus Mantuil Diberi Tembakan Peringatan
apahabar.com

Kalsel

Pilkada Banjar Makin Panas, HM Rusli Akui Kemampuan Andin Sofyanoor
apahabar.com

Kalsel

Parade Bagarakan Sahur Memasuki Laga Final, Bupati Diagendakan Hadir
apahabar.com

Kalsel

Kawanan Garong Lintas Kabupaten Bertekuk Lutut di Balangan
apahabar.com

Kalsel

Mulai Hari Ini, Pemprov Kalsel Kembali Berlakukan WFH
Kantor Imigrasi Banjarmasin Batasi Layanan Paspor

Kalsel

Kantor Imigrasi Banjarmasin Batasi Layanan Paspor
Jadi Tersangka Pencabulan, Nasib Gusti Makmur di Ujung Tanduk

Kalsel

Jadi Tersangka Pencabulan, Nasib Gusti Makmur di Ujung Tanduk
apahabar.com

Kalsel

Perusahaan Wajib Setor Dana CSR Demi Kemajuan Pembangunan di Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com