Resmi, Hakim Vonis Pemilik Gudang Sabu di Banjarmasin Penjara Seumur Hidup! Remaja Korban Tabrakan di Tabalong Akhirnya Diamputasi, Keluarga Pilih Ikhlas Periksa 16 Mahasiswa, Polisi Terbitkan SPDP untuk Korwil BEM Kalsel Dapat Lampu Hijau, SMA di Kalsel Belum Berani Buka Sekolah Netizen Gagal Paham Soal Bingkisan SHM-MAR, Bawaslu: Sarung Boleh

Perjalanan Dinas ASN Pemkot Banjarmasin Masih Seperti PSBB

- Apahabar.com Selasa, 28 Juli 2020 - 19:26 WIB

Perjalanan Dinas ASN Pemkot Banjarmasin Masih Seperti PSBB

Ilustrasi ASN. Foto-Net

apahabar.com, BANJARMASIN – Pada tatanan kehidupan baru, Pemerintah Pusat menggencarkan kembali perjalanan dinas dan rapat di luar kota. Kebijakan ini tujuannya untuk menggenjot sejumlah sektor yang terpuruk di masa pandemi.

Seperti misalnya dari segi sektor transportasi, pariwisata dan lain sebagainya.

Namun, meski adanya kelonggaran melalui kebijakan itu tidak serta merta dapat diikuti oleh seluruh pejabat di daerah. Misalnya, di Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin.

Karenanya, Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina, menjelaskan surat edaran yang dikeluarkan Pemkot masih berlaku hingga sekarang. Isi surat edaran mengatur ketat Aparatur Sipil Negara (ASN) yang hendak melakukan perjalanan dinas di masa pandemi.

Surat edaran itu sendiri dikeluarkan sejak Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diterapkan di Banjarmasin.

“Secara selektif. Dan hanya yang memang keperluannya prioritas,” ujarnya.

Ibnu menerangkan beberapa waktu lalu sempat ada usulan soal perjalanan dinas ASN Pemkot Banjarmasin, tujuan ke Jakarta. “Saya batasi cuma beberapa orang. Misalnya ada lima orang yang berangkat, cukup dua orang saja itu kita berlakukan,” ucapnya.

Ditambahkan, anggaran untuk perjalanan dinas Pemkot Banjarmasin sendiri dipotong. Pemotongan disasar untuk penanganan dan pencegahan Covid-19 di kota seribu sungai.

Terkait hal itu, Kepala Badan Keuangan Daerah Kota Banjarmasin, Subhan Yaumil merincikan bahwa anggaran perjalanan dinas selama setahun, dipangkas 50 persen.

Rinciannya, dalam setahun, anggaran perjalanan dinas yang disediakan Pemkot Banjarmasin yakni sebesar Rp60 miliar. Dipangkas 50 persen, artinya hanya tersisa Rp30 miliar.

“Ya, kecuali untuk yang sifatnya darurat, baru bisa berangkat. Berhubung sekarang ini pandemi, jadi lebih banyak dialihkan secara daring,” ungkapnya.

Ia menerangkan selama ini masih bisa dilakukan secara daring, gunakan cara paling aman saja. Karena kondisi Covid-19 belum pulih sepenuhnya.

Editor: Syarif

Reporter: Bahaudin Qusairi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Masuk Sungai Barito, Ikan Predator Langsung ‘Digarih’
Covid-19 Mewabah, Anggota DPRD HST Malah Kunker ke Kalteng?

Kalsel

Covid-19 Mewabah, Anggota DPRD HST Malah Kunker ke Kalteng?
apahabar.com

Kalsel

Ramai Dikunjungi di Hari Libur, Riam Bajandik ‘Dikawal’ Polisi
apahabar.com

Kalsel

19 RS Terancam Turun Kelas, Kadinkes Kalsel: Berpengaruh pada Layanan dan SOTK
apahabar.com

Kalsel

Asyik ‘Mewarung’, Pemuda di Tabalong Tiba-Tiba Diserang OTK
apahabar.com

Kalsel

Anggota KPPS Wafat, Perhitungan Suara Kecamatan Angsana Diprioritaskan
apahabar.com

Kalsel

Listrik Padam Se-KalselTeng, PLN Didesak Ganti Rugi ke Warga
apahabar.com

Kalsel

Resmi, Pengusaha Advertising Polisikan Eks Kasat Pol PP Banjarmasin!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com