‘Banyu’ Naik, Remaja Tewas Tersetrum di Siring Amuntai Kala Tapin Siap Jadi Lumbung Pangan IKN Baru di Kaltim Rangkaian Hari Menanam Indonesia, Wali Kota dan DLH Banjarbaru Tanam Ribuan Pohon Ternyata Rumah Ambruk di Gatot Subroto Banjarmasin tidak Kantongi IMB Kebanjiran Terus, Kalsel Siapkan Megaproyek Kolam Regulasi, Wabup HST Bantah Ilegal Logging

Plasma Sawit Tak Dibayar, Warga Tapin Mengadu ke Dewan

- Apahabar.com     Senin, 13 Juli 2020 - 14:33 WITA

Plasma Sawit Tak Dibayar, Warga Tapin Mengadu ke Dewan

Dua warga Kecamatan Tapin Tengah mengadu ke DPRD Tapin, Senin (13/7). Foto-apahabar.com/Muhammad Fauzi Fadilah.

apahabar.com, RANTAU – Tak ada kejelasan tentang pembayaran plasma perkebunan kelapa sawit, sejumlah warga mengadu ke DPRD Tapin.

Haidin dan Rusbandi, warga desa Pematang Karangan Hilir, Kecamatan Tapin Tengah kompak mengadu ke Komisi III DPRD Tapin. Kedatangan mereka disambut ramah H. Muhammad Rian Jaya Wakil Ketua Komisi III, dan H. Ihwanudin Husin Sekretaris Komisi II.

Disampaikan keduanya bahwa masih banyak masyarakat di Tapin Tengah yang belum menerima pembayaran dari PT Kharisma Inti Usaha (KIU).

Mereka juga memperlihatkan kartu anggota kemitraan inti plasma kebun kelapa sawit dari Koperasi Unit Desa (KUD) bernama Jasa Sinar Alam milik PT. KIU.

“Sudah 8 tahun. Perjanjiannya 5 tahun setelah tanam dan buah sudah menghasilkan akan dibayar, ini sudah lewat 3 tahun belum ada kejelasan,” ujar Rusbandi yang tampak pasrah di ruang tamu anggota DPRD.

Dari penjelasan mereka kepada dua perwakilan rakyat itu, bahwa pihak KUD pun juga belum ada kepastian padahal sudah memenuhi prosedur dan kelengkapan administrasi.

Merespons itu, Rian dan Ihwan sepakat akan mengadakan musyawarah terkait PT. KIU dan KUD Jasa Sinar Alam di kantor DPRD Tapin, Rabu, (15/7) esok.

“Saat Banmus akan kami agendakan pemanggilan PT. KIU dan KUD, dalam waktu dekat,” ujar Rian.

Ditambahnya, bagi masyarakat yang memiliki aduan serupa silakan datang ke DPRD Tapin.

“Kami wakil rakyat siap melayani,” ujarnya.

Informasi mengenai PT. KIU dari Kabid Perkebunan Dinas Pertanian Tapin, Panca Ibnu mengatakan perusahaan itu berdiri sejak 2007 silam izin Hak Guna Usaha (HGU).

Keseluruhan wilayahnya ada di 3 Kecamatan: Candi Laras Utara (Desa Sungai Salai dan Kaladan), Tapin Tengah (Desa Pandahan, Pematang Karangan, Sungai Bahalang dan Suka Ramai) dan Binuang ( Desa Pulau Pinang dan Kelurahan Binuang).

“Pasca-tanam, kelapa sawit 4 tahun sudah menghasilkan,” ujar Panca, Senin, (6/7) di ruangannya.

Kata Panca, luas wilayah keseluruhan PT. KIU 30.149 Hektar dan hasil produksi yang dilaporkan ada 12.912,43 Ton.

“Pelaporan itu diterima pada triwulan 1 tahun ini,” ujarnya.

Diakui Panca, tugas pokok fungsi (tupoksi) pengawasan terhadap target yang dimiliki perusahaan, guna melihat kemajuan dari setiap perusahaan perkebunan dilakukan secara berkala.

“Setiap perusahaan perkebunan di Tapin, wajib melaporkan target dan perkembangan perusahaannya,” ujar Panca.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Muhammad Fauzi Fadilah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Pecah Rekor, Festival Durian Paman Birin di Kiram Berlangsung Meriah
apahabar.com

Kalsel

Malam Tahun Baru di Marabahan, Warga rayakan dengan ‘Bakar-bakaran’
apahabar.com

Kalsel

Diduga karena Perceraian, Pria di Kotabaru Rela Gantung Diri
Peduli Banjir Satui

Kalsel

Peduli Banjir Satui, Perkumpulan Dayak Meratus Kotabaru Galang Donasi
Amuntai

Kalsel

Usai Viral ‘Sultan’ Bagi-Bagi Emas di Amuntai: Batu Putih Dikira Berlian, Ternyata. . .
apahabar.com

Kalsel

Intip Cara Legislator di Kalsel Memaknai Hari Raya Kurban
apahabar.com

Kalsel

Skala Tata Ruang Banjarmasin Bakal Makin Detail
apahabar.com

Kalsel

Aditya-Wartono Tak Tampak di Rapat Pleno Terbuka Pilwali Banjarbaru 2020, KPU Sengaja Tidak Undang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com