Sejumlah Guru di Banjarbaru Positif Covid-19, 2 Sekolah Hentikan Pembelajaran Tatap Muka Dikejar Polisi, ASN Buang Sabu dari Jendela Mobil di Banjarmasin BREAKING NEWS! Kabar Duka, Ananda Suami Mama Lita MasterChef Meninggal Dunia Geger Buaya Pemangsa Petambak di Kotabaru Muncul ke Permukaan Happy Wedding! Plt Gubernur Kalsel Resmi Nikahi Pramugari

Polisi Beberkan Kasus Paling Menonjol Selama Pandemi di Banjar

- Apahabar.com Kamis, 16 Juli 2020 - 17:00 WIB

Polisi Beberkan Kasus Paling Menonjol Selama Pandemi di Banjar

Kasat Reskrim Polres Banjar, AKP Rizky Fernandez. Foto-Istimewa.

apahabar.com, MARTAPURA – Polres Banjar membeberkan sejumlah kasus kriminalitas yang menonjol selama pandemi Covid-19.

Kasus pencurian jadi yang paling tinggi. Baik pencurian dengan pemberatan (curat), maupun pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

“Untuk kasus curat sendiri mencapai 35 kasus dan berhasil kita ungkap sebanyak 33 kasus,” kata Kapolres Banjar, AKBP Andri Koko Prabowo melalui Kasat Reskrim Polres Banjar, AKP Rizky Fernandez, kepada apahabar.com, Kamis (16/7).

Sementara untuk kasus curanmor, tercatat ada 15 kasus. Terdapat 5 kasus berhasil diungkap.

Sementara itu, untuk kasus Pencurian Dengan Kekerasan (Curas) di masa pandemi ini terbilang menurun.

Rizky menyebutkan hanya ada sebanyak 2 kasus yang tercatat dari awal tahun hingga bulan Juni 2020.

AKP Rizky Fernandez menyebutkan untuk total kasus tindak kriminalitas di Banjar sedikitnya ada 185 kasus.

Itu tercatat sejak awal Januari hingga Juni tadi. Namun, dari total kasus itu, lebih dari separo berhasil dituntaskan Polres Banjar.

“Dan berhasil kita ungkap sebanyak 148 kasus dari berbagai jenis,” sebut Rizky Fernandez, jebolan Akpol tahun 2012 itu.

Dari keseluruhan kasus yang diungkapnya, ia mengimbauan kepada masyarakat agar selalu waspada untuk menjaga diri maupun menjaga barang berharga.

“Karena itu kita harus lebih waspada, jika meninggalkan rumah, kita harus memastikan semua pintu dan juga jendela sudah tertutup rapat,” pintanya.

Selain itu, dirinya juga menerangkan bahwa terkait dengan curanmor, masyarakat harus lebih berhati-hati saat meninggalkan kendaraannya.

“Jika meninggalkan kendaraan harus memastikan terkunci setang, dan juga pastikan tidak meninggalkan kunci di motor walau hanya sebentar,” ujarnya.

Disamping itu, Rizky juga menambahkan, jika ingin memarkirkan kendaraan hendaknya menaruh di tempat yang aman, bukan di tempat sepi.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Reporter AHC 15 - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Kalsel Kembali Diguyur Hujan, Begini Ramalan BMKG

Kalsel

Kalsel Kembali Diguyur Hujan, Begini Ramalan BMKG
apahabar.com

Hukum

Keluarga Tak Puas, Kasus Napi Dikeroyok Oknum Sipir di Tanjung Berlanjut
apahabar.com

Kalsel

Warga Paringin Waswas Hujan Deras
apahabar.com

Kalsel

Siapkan Anggaran Rp23 Miliar, RSUD Sultan Suriansyah Pesan Alkes di Luar NegeriĀ 
apahabar.com

Kalsel

Motif Penikaman Brutal di Alalak Utara Dipicu Masalah Lama
apahabar.com

Kalsel

May Day 2019, Buruh: BUMD Jangan Ikut-ikutan Outsourcing!
apahabar.com

Kalsel

Menghadapi Musim Panas, Bupati Tapin Imbau Perusahaan di Wilayahnya untuk Siaga
apahabar.com

Kalsel

Debat Masih Berlangsung, Pengunjung Nobar Balik Kanan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com