ga('send', 'pageview');
Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan Covid-19 di Bappeda Kalsel: Puluhan Positif, Satu Meninggal Dunia Tragedi Ledakan Berantai di Beirut: Puluhan Tewas, Ribuan Luka-Luka, Satu WNI Isu Save Meratus Mencuat, Konsesi PT MCM Masih Ada di HST Nih, Hasil Swab Wali Kota Banjarmasin Usai Bertemu Nadjmi Adhani




Home Kalsel

Rabu, 22 Juli 2020 - 10:27 WIB

Polres Batola Gelar Operasi Patuh, Masker Juga Menjadi Perhatian

Reporter: Bastian Alkaf - apahabar.com

Mulai 23 Juli 2020, Satlantas Polres Barito Kuala menggelar Operasi Patuh Intan yang berlangsung selama 14 hari. Foto: Istimewa

Mulai 23 Juli 2020, Satlantas Polres Barito Kuala menggelar Operasi Patuh Intan yang berlangsung selama 14 hari. Foto: Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Terhitung mulai 23 Juli hingga 5 Agustus 2020, Polda Kalimantan Selatan dan jajaran, termasuk Satlantas Polres Barito Kuala, menggelar Operasi Patuh Intan.

Berbeda dengan operasi dalam kondisi normal, Operasi Patuh Intan juga menekankan protokol kesehatan untuk pencegahan Covid-19 untuk semua pengendara.

Protokol yang wajib diterapkan pengguna kendaraan adalah menjaga jarak dan penggunaan masker, baik kendaraan pribadi maupun angkutan umum.

“Dalam pelaksanaan Operasi Patuh Intan 2020, target operasi tak hanya pelanggaran yang dilakukan pengendara maupun kelengkapan kendaraan,” papar Kapolres Batola, AKBP Lalu Mohammad Syahir Arif, melalui Kasatlantas AKP Faisal Amri Nasution, Rabu (22/7).

Baca juga :  Cerita Miris Badut Upin dan Sikap Serba Salah Satpol PP Banjarbaru

“Pengemudi dan penumpang yang tidak menggunakan masker, serta menjaga jarak, telah ditetapkan sebagai target operasi,” imbuhnya.

Namun demikian, pengendara dan penumpang yang tidak mengenakan masker, takkan diberikan tilang. Pelanggar hanya diimbau agar menggunakan masker sebagai kebiasaan baru.

“Sesuai tugas pokok, Operasi Patuh Intan 2020 juga berupaya memutus penyebaran Covid-19 melalui kegiatan preemtif dan preventif,” beber Faisal.

Kendati tidak terdapat target tilang, bukan berarti Operasi Patuh Intan 2020 tanpa penegakan hukum. Pengendara bisa saja ditilang, seandainya melakukan pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan.

Baca juga :  Siang Hari, Kalsel Diparkirakan Diguyur Hujan Lokal

Di antaranya menggunakan handphone sembari mengemudi, melawan arus, melebihi batas kecepatan, tak menggunakan helm SNI, sepeda motor tidak menyalakan lampu utama, hingga tak memasang sabuk pengaman.

Kemudian penilangan juga dapat dilakukan untuk kendaraan tanpa TNKB dan STNK, kaca spion, wiper, kotak P3K, penggunaan rotator, sirine bukan peruntukan dan knalpot non standar.

Editor: Aprianoor

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Sudah Dimakan Karat, 5 Mobil Berhasil Dilelang Kejari Marabahan
apahabar.com

Kalsel

Titik Terang Polemik Pemindahan dan Pemberhentian ASN di Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

BPBD Kalsel Buka Posko Bantuan Bencana Tsunami Selat Sunda
apahabar.com

Kalsel

Pengamanan Berlapis Pelantikan DPRD Kalsel, 800 Personel Disiagakan
apahabar.com

Kalsel

Kala Sertu Alinis Bantu Warga Binaan, TNI Terlihat Semakin Dekat dengan Masyarakat
apahabar.com

Kalsel

Polres Banjar Gelar Operasi Patuh, Kapolres AKBP Takdir Mattanete
apahabar.com

Kalsel

Camat di Batola Dilarang Keluar Wilayah
apahabar.com

Kalsel

Pemkab Kotabaru Bagi Sembako Senilai Rp 2,8 Miliar untuk Warga Terdampak Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com