3 Kali Diskor, Sidang Perdana Netralitas ASN Camat Aluh Aluh Berlangsung hingga Malam Sisa 85 Hari Jadi Bupati, Sudian Noor Doyan Bikin Kebijakan Kontroversial Diam-Diam, Adaro Kepincut Proyek Coal to Methanol di Kotabaru, Apa Kata Dewan? Kubah Datu Kelampaian Kembali Ditutup, Simak Penjelasan Zuriyat Gelapkan Penjualan Motor, Supervisor Marketing PT NSS Tabalong Diamankan Polisi

Polresta Banjarmasin Ungkap Sindikat Pencurian Sepeda Motor Lintas Kabupaten

- Apahabar.com Senin, 20 Juli 2020 - 14:44 WIB

Polresta Banjarmasin Ungkap Sindikat Pencurian Sepeda Motor Lintas Kabupaten

Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Rachmat Hendrawan didampingi Kasat Reskrim, AKP Alfian Tri Permadi saat pers rilis kasus pencurian sepeda motor di Mapolresta Banjarmasin. Foto-apahabar.com/Riyad Dafhi

apahabar.com, BANJARMASIN – Polisi berhasil mengungkap kasus pencurian sepeda motor yang terjadi di Kota Banjarmasin dan sekitarnya.

Dari pengungkapan itu, polisi berhasil mengamankan 4 orang selaku komplotan pelaku pencurian sepeda motor.

“Pelaku merupakan sindikat yang sudah lama kita intai,” kata Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Rachmat Hendrawan didampingi Kasat Reskrim, AKP Alfian Tri Permadi saat pers rilis, Senin (20/7) siang.

Pelaku bernama Abdul Mazid (45) warga Jalan Pramuka, Gang Muhajirin, Kelurahan Pemurus Luar, Banjarmasin Timur.

Rabani alias Roni (42) warga Tamban Pal 2, Kecamatan Tamban, Kabupaten Barito Kuala (Batola).

Gunawan alias Bongkeng (35) dan istrinya Pitria (20). Keduanya merupakan warga Jalan Laksana Intan, Gang Permata, Kelurahan Kelayan Selatan, Banjarmasin Selatan.

Kelompok pelaku ini, kata Kapolresta, tercatat dalam 20 laporan polisi (LP) di wilayah hukum Polresta Banjarmasin, 4 LP di wilayah hukum Polres Banjarbaru, 2 LP di wilayah hukum Polres Banjar dan 2 LP di wilayah hukum Polres Batola.

“Hanya dalam rentang waktu 3 bulan,” katanya.

Kapolresta mengatakan, dari puluhan LP itu, pihaknya berhasil mengamankan 9 barang bukti sepeda motor hasil curian.

Sementara Kasat Reskrim menambahkan, modus operandi para pelaku, yakni dengan menggunakan kunci leter T yang dibuat sendiri.

“Mereka biasanya menunggu dan mengintai korban. Saat korban lengah baru pelaku beroperasi,” imbuh Kasat.

Bahkan dalam melakukan aksinya, hanya membutuhkan waktu selama 30 detik saja. Ketika sepeda motor sudah diparkir, mereka langsung beraksi dan kabur.

Aksi pencurian kebanyakan dilakukan pada malam hari. Keempat pelaku, biasanya melakukan sendiri-sendiri atau terbagi menjadi dua kelompok kecil berjumlah 2 orang.

“Abdul Mazid bersama Rabani alias Roni, sementara Gunawan alias Bongkeng dengan istrinya, Pitria,” ujar Kasat.

Sepeda motor hasil curian biasanya dijual kepada langganan mereka yang berasal dari Provinsi Kalimantan Tengah.

“Biasanya motor hasil curian disimpan dulu, nanti ada yang ngambil,” imbuh Kasat.

Salah satu pelaku, Pitria mengaku, sepeda motor hasil curian itu dijual seharga Rp3 juta per-unit.

Uang tersebut, kata dia, digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. “Untuk sehari-hari, banyak yang diongkosi, anak suami saya dengan istri terdahulu ada 4, saya juga sudah ada 3 anak,” katanya.

Sementara sang suami, Gunawan mengatakan, sebenarnya juga tidak tega mengajak istrinya. Hanya saja, kata dia, sang istri tidak mau ditinggal dan ingin ikut sendiri. “Sudah disampaikan resikonya, tapi dia yang kepingin ikut,” katanya.

Dengan tertangkapnya para pelaku, Kasat Reskrim pun mengaku bersyukur, sebab, menurutnya grafik pencurian sepeda motor di Kota Banjarmasin menurun setelah diamankannya para pelaku.

Atas perbuatannya, kata Kasat, keempat pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP Tentang Pencurian Dengan Pemberatan, ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

Kasat pun mengimbau kepada masyarakat, agar lebih waspada dan berhati-hati dengan segala tindak kejahatan, khusunya curanmor. “Kalau perlu sepeda motor itu diberi pengamanan tambahan, seperti gembok ban,” imbau Kasat

Ia juga menyampaikan, jika ada warga yang merasa kehilangan sepeda motor, bisa mendatangi Polresta Banjarmasin untuk memeriksa apakah barang bukti yang diamankan merupakan milik salah satu warga.

Editor: Aprianoor

Editor: Reporter: Riyad Dafhi R - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Keluarga Tak Puas, Kasus Napi Dikeroyok Oknum Sipir di Tanjung Berlanjut
apahabar.com

Hukum

Satnarkoba Polres Tabalong Sita 160 Butir Zenith Milik Perempuan di Murung Pudak
apahabar.com

Hukum

Ratna Sarumpaet Ajukan Banding
apahabar.com

Hukum

Pemenggal Kepala Anak di Kalteng Terancam Penjara Seumur Hidup
apahaba.com

Hukum

Detik-Detik Pria Ngamuk Bawa Parang di Kuin, Tamu Kawinan Berhamburan
apahabar.com

Hukum

Duh! Satu Lagi Kades Tersandung Rasuah di Kotabaru
apahabar.com

Hukum

Sang Ibu Ajak Anak Sendiri Threesome
apahabar.com

Hukum

Kasus Mafiabola, Jokdri Kembali Diperiksa sebagai Tersangka
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com