ga('send', 'pageview');
Breaking News! Kabar Duka, Kadisdik Banjar Maidi Armansyah Meninggal Dunia Sebelum Wafat, Kondisi Wali Kota Banjarbaru Naik Turun Geger Mayat Mengapung di Laut Tanbu, Polisi Sulit Identifikasi Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan




Home Kalsel

Kamis, 2 Juli 2020 - 10:09 WIB

Polsek Limpasu Gencarkan Upaya Pencegahan Karhutla di HST

Uploader - apahabar.com

Polsek Limpasu terus menggalakkan kegiatan sosialisasi, penyuluhan dan imbauan tentang bahaya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Foto-Humas Polda Kalsel

Polsek Limpasu terus menggalakkan kegiatan sosialisasi, penyuluhan dan imbauan tentang bahaya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Foto-Humas Polda Kalsel

apahabar.com, BANJARMASIN – Dalam rangka menjaga situasi yang kondusif dan mencegah terjadinya kebakaran hutan serta lahan yang ada di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Polsek Limpasu terus menggalakkan kegiatan sosialisasi, penyuluhan dan imbauan tentang bahaya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Kegiatan kali ini dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Limpasu yaitu Bripka H Riki Wahyudi di desa binaannya, Desa Hawang Kecamatan Limpasu Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Rabu (1/7) sekitar pukul 11.59 Wita

Sosialisasi tersebut menindaklanjuti salah satu kebijakan Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr Nico Apinta SIK SH MH, yakni membantu kebijakan pemerintah di wilayah hukum Polda Kalsel agar dapat berjalan lancar guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca juga :  Lanjutkan Penyaluran Bantuan, Polsek Rantau Badauh Minta Warga Taati Protokol Kesehatan

Selain menghadirkan anggota Polri di tengah masyarakat, kegiatan ini juga menjalin koordinasi dengan pihak terkait agar memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Pencegahan Karhutla juga dilakukan dengan pemasangan spanduk Karhutla, membagikan maklumat Kapolda Kalsel tentang larangan membakar hutan dan lahan serta imbauan kepada masyarakat akan bahaya dari pembakaran hutan dan lahan.

Imbauan ini dilakukan untuk mencegah agar tidak munculnya titik api dan menekan tingkat bahaya Karhutla utamanya di provinsi

Kalimantan Selatan. Selain itu, bahaya membuka hutan atau lahan dengan cara dibakar bisa merusak ekosistem, pencemaran udara, gangguan kesehatan dan juga ada sanksi hukuman pidana bagi masyarakat yang melakukan pembakaran hutan atau lahan

Baca juga :  Peringati Hari Pramuka ke-59, Kwarcab Tanah Bumbu Gelar Donor Darah dan Pemberian Bantuan

Terkait kegiatan tersebut, Kapolres HST AKBP Danang Widaryanto SIK melalui Ps Paur Subbag Humas Aipda M Husaini SE MM mengatakan, “Kegiatan ini bertujuan agar masyarakat pada saat membuka lahan pertanian atau perkebunan tidak dengan cara dibakar karena akan berdampak buruk terhadap lingkungan, akibat asap yang ditimbulkan dari pembakaran tersebut dan terlebih lagi akan terancam hukuman pidana,” jelasnya.

Editor: Muhammad Bulkini

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Deteksi Kanker Payudara Perempuan Binaan Rutan Rantau
apahabar.com

Kalsel

Januari-Juni, Puluhan Anak dan Perempuan Alami Kekerasan di Kalsel

Kalsel

Penuhi Panggilan Polisi, Editor Banjarhits.id Dicecar Puluhan Pertanyaan
apahabar.com

Kalsel

Tambah 74 Kasus, Positif Covid-19 di Kalsel Sudah 893
apahabar.com

Kalsel

Menderita Jantung, Pelukis Noor Solihin Hidayat Meninggal Dunia
apahabar.com

Kalsel

Kapolda Kalsel Bersama Forkopimda Sambut Kunjungan Kerja Mendagri RI
apahabar.com

Kalsel

Cuaca Kalsel Hari ini, Warga di Banjarmasin Patut Waspada
apahabar.com

Kalsel

Seribu Lebih Pelamar Gagal Ikut Tes CPNS Provinsi Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com