Ribuan Warga Terdampak Banjir Mengungsi di Masjid Al-Karomah Martapura Bantu Evakuasi Korban Banjir, Pemprov Kalteng Kirim Relawan ke Kalsel Legislator Kalsel: Banjir Dahsyat dan Longsor Akibat Alih Fungsi Hutan Meski Cedera, Messi Tetap Ingin Main di Final Piala Super Spanyol Bantu Korban Banjir Kalsel, Yayasan H Maming Kirim Bantuan

Polsek Satui Coba Bongkar Misteri Penemuan Mayat Bayi di Bantaran Sungai

- Apahabar.com Sabtu, 18 Juli 2020 - 16:10 WIB

Polsek Satui Coba Bongkar Misteri Penemuan Mayat Bayi di Bantaran Sungai

Penemuan mayat bayi laki-laki di Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu. Foto-Kapolsek Satui

apahabar.com, BATULICIN – Jajaran Polsek Satui, Polres Tanah Bumbu masih mendalami kasus penemuan mayat bayi laki-laki yang ditemukan di Bantaran Sungai Satui.

“Kita masih dalami kasus ini, sementara masih dalam penyelidikan,” ungkap Kapolsek Satui, Iptu Wahyudi, kepada apahabar.com, Sabtu (18/7) sore.

Kapolsek menjelaskan pihaknya belum bisa memastikan siapa pelaku atas pembuangan mayat bayi laki-laki yang lengkap dengan tali pusar yang masih menempel di badannya.

“Kita belum bisa pastikan, karena masih lidik. Dugaan sementara mayat bayi itu dibuang,” tutur Iptu Wahyudi.

Awal Kejadian:

Warga Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu, dibuat geger dengan penemuan mayat seorang bayi, Jumat (17/7) sore.

Bayi berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan sudah tak bernyawa mengapung di bantaran Sungai Satui, tepatnya di Jalan Biduri RT.13, Desa Sungai Danau.

Kapolsek Satui, Iptu Wahyudi, Sabtu (18/7) siang, menjelaskan kronologis kejadian tersebut. Dia mengatakan awalnya penemuan bayi tersebut diberitahukan oleh warga yang ingin memancing ikan di sungai.

Saat itu Syaiful Hamdi yang bermaksud mau memancing di Sungai Satui, tepatnya di belakang rumah Fathur melihat adanya seperti boneka di bantaran sungai.

Kemudian si Syaiful Hamdi ingin memastikan dan melihat lebih dekat apakah itu benar boneka. Dan setelah dilihat lebih dekat ternyata memang mayat seorang bayi dengan plasenta (tali pusar) yang masih menempel.

“Mereka langsung meminta bantuan kepada warga sekitar untuk melaporkan kejadian tersebut ke kami,” terang Kapolsek.

Kapolsek mengatakan saat ini pihaknya sudah melakukan tindakan dengan mendatangi TKP dan olah TKP, serta mencatat saksi-saksi dan mengumpulkan barang bukti.

“Mayat sudah kita visum ke Puskesmas Satui. Mayat bayi laki-laki itu lahir cukup bulan, tali pusat dan plasenta masih melekat, perkiraan kelahiran kurang lebih 12 jam, meninggalnya bayi akibat lemas atau astiksia,” pungkasnya.

Editor: Syarif

Editor: Reporter: Syahriadi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Korban Penusukan Eks Suami di Kampung Melayu Wafat
apahabar.com

Kalsel

Sidang Sengketa Lahan RS Sultan Suriansyah Ditunda

Kalsel

2020 Ombudsman Kalsel Terima 546 Laporan, Didominasi Agraria dan Bansos Covid-19
apahabar.com

Kalsel

BMKG: Kalsel, Waspada Potensi Hujan dan Angin Kencang Hari Ini!
apahabar.com

Kalsel

Tangani Covid-19, Sinarmas Group Salurkan Obat Herbal Cina ke Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Pasca Banjir, Personel Polres Tanah Laut Bersihkan Tempat Ibadah
Tabrakan

Kalsel

Tabrakan Maut Depan SPBU Martapura, Satu Pengendara Motor Tewas
apahabar.com

Kalsel

Listrik Padam, Pengunjung Duta Mall Panik
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com