Menhub Datang, Pengembangan Runaway Bandara Teweh Dibahas Kronologi Lengkap Petaka Lubang Maut di Tapin yang Tewaskan Pemuda HST Jalan Berlubang Km 88 Tapin Renggut Korban Jiwa, Warga HST Tewas Cara Nonton Live Streaming Liga Champions Chelsea vs Sevilla di SCTV & Vidio.com Malam Ini 7 Pemuda Diamankan Saat Demo di Banjarmasin, Polisi: Mereka Mabuk Gaduk

Potong Rambut dan Kuku Bagi yang Berkurban Dilarang?

- Apahabar.com Kamis, 30 Juli 2020 - 07:30 WIB

Potong Rambut dan Kuku Bagi yang Berkurban Dilarang?

Ilustrasi potong kuku. Foto-iStockphoto.com

apahabar.com, JAKARTA – Idul Adha adalah bentuk perayaan hari raya haji yang jatuh setiap tanggal 10-13 Zulhijjah. Pada hari raya ini, berkurban menjadi satu tradisi yang sunnah dilakukan.

Namun sayangnya, belum banyak yang mengetahui bahwa ada larangan potong rambut dan kuku sebelum berkurban.

Berkurban biasanya diamalkan dengan menyembelih sapi, kambing, dan unta. Amalan ini termasuk sunnah yang sangat dianjurkan, terutama bagi umat Islam yang mampu. Sama halnya dengan larangan potong rambut dan kuku sebelum berkurban, sunnah yang sangat dianjurkan.

Meski sebenarnya masih ada perdebatan mengenai larangan potong rambut dan kuku sebelum berkurban ini. Namun menurut Imam Malik dan Syafi’i, memotong rambut dan kuku setelah berkurban dihukumi sunnah. Sementara memotongnya sebelum berkurban dihukumi makruh.

Namun, ada pendapat dari Abu Hanifah yang menghukumi pemotongan rambut dan kuku sebelum berkurban mubah/boleh dilakukan. Hal ini memiliki arti, pemotongan kuku tidak makruh dan tidak sunnah. Sementara ada pendapat dari Imam Ahmad yang mengharamkannya.

Imam Nawawi dalam Al-Majmu’ menegaskan bahwa disunnahkannya larangan pemotongan rambut dan kuku berkaitan erat dengan pahala. Apabila seorang muslim mengamalkannya, maka seluruh anggota tubuhnya akan diselamatkan dari api neraka karena kesaksiannya. Sebagaimana melaksanakan kurban yang bisa menyelamatkan seseorang dari siksa api neraka.

Selain karena pahala dan kesaksian seluruh anggota tubuh di akhirat, amalan ini juga disamakan dengan ihram haji. Hal ini berarti pada sepuluh hari pertama bulan Zulhijah, seseorang yang akan berihram tidak diperbolehkan memotong kuku.

Pendapat ini mengatakan bahwa pemotongan rambut dan kuku hendaknya dilakukan setelah pemotongan hewan kurban selesai dilakukan.

Tepatnya dimulai sejak sepuluh hari pertama bulan Zulhijah. Meski begitu, Imam Nawawi membantah dengan mengatakan adanya kesaksian seluruh anggota tubuh yang akan diselamatkan dari api neraka.

Setelah mengetahui pendapat yang pertama dan kedua, kini saatnya mengetahui pendapat ketiga. Pendapat ketiga ini memang tidak cukup populer dalam kitab Fikih Klasik. Hal inilah yang membuat Mula Al-Qari menyebut pendapat ketiga ini cukup unik dan asing.

Pendapat ketiga mengatakan bahwa larangan potong rambut dan kuku sebelum berkurban sebenarnya untuk hewan itu sendiri. Tepatnya larangan untuk memotong bulu, kuku, dan kulit yang dimiliki hewan kurban.
Aisyah RA mendengar Rasulullah SAW pernah bersabda:

“Tidak ada amalan anak adam yang dicintai Allah pada hari Idhul Adha kecuali berkurban. Karena ia akan datang pada hari kiamat bersama tanduk, bulu, dan kukunya. Saking cepatnya, pahala kurban sudah sampai kepada Allah sebelum darah hewan sembelihan jatuh ke tanah. Maka hiasilah diri kalian dengan berkurban.” (HR Ibnu Majah)

Keunikan dari pendapat ketiga ini kemudian dipertegas dengan adanya riwayat yang dibawa Aisyah Ra. Rasulullah SAW mengatakan bahwa tidak ada amalan yang lebih dicintai oleh Allah SWT pada hari kiamat selain berkurban. Tanduk, bulu, dan kuku dari hewan kurban inilah yang nantinya akan bersaksi pada hari kiamat. Pahala berkurban juga sudah sampai kepada pemilikinya setelah darah sembelihan jatuh ke tanah. (lip6)

Editor: Syarif

Uploader - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Ied Adha Tanpa Sebaran Covid-19, Patuhi Protokol Kesehatan
apahabar.com

Hikmah

Mengetuk Pintu Baitullah dari Rumah, Cerita Haji Mabrur Tukang Sol Sepatu
apahabar.com

Religi

Nyai Aisyah Ali Yafie, Rajin Khatamkan Alquran
apahabar.com

Religi

5 Hal yang Dianjurkan ketika Berpuasa 
apahabar.com

Hikmah

Ini Alasan Kenapa Sayidina Umar bin Khattab Bisa Tidur Nyenyak di Atas Kerikil
apahabar.com

Hikmah

Langkah Menuju Tobat yang Mengantarkan Pembunuh ke Surga
apahabar.com

Hikmah

Tobat Seorang Pemuda, Allah Mengubah Araknya Jadi Cuka
apahabar.com

Habar

Guru Zuhdi Doakan Virus Corona Segera Lenyap
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com