Perhatian! PT KPP Rantau Ngutang Pajak Alat Berat Rp 1,8 M Warung Jablay di HSS Meresahkan, MUI Ngadu ke DPRD Jelang Pencoblosan, Warga Kalsel Diimbau Jangan Telan Mentah-Mentah Berita Medsos Disbudpar Banjarmasin Rilis Dua Wisata Baru, Cek Lokasinya Otsus Jilid Dua, Semangat Baru Pembangunan Papua

Predikat Zona Hijau di Mata Pengamat Epidemiolog Kalsel

- Apahabar.com Minggu, 26 Juli 2020 - 17:44 WIB

Predikat Zona Hijau di Mata Pengamat Epidemiolog Kalsel

Ilustrasi. Foto-Pixabay

apahabar.com, BANJARBARU – Pengamat epidemiolog Kalimantan Selatan, IBG Dharma Putra, memandang predikat zona hijau menjadi pertanda bahwa wilayah tersebut dapat mengelola Covid-19 dengan kapasitas penemuan dan pengobatan yang optimal.

“Pencapaian zona hijau sangat tergantung dari adanya peran serta masyarakat dalam penghentian penularan. Upaya pemerintah untuk penemuan kasus secara dini dan kecepatan penanganan serta pemberian pengobatan segera pada setiap kasus yang ditemukan,” beber Dharma kepada apahabar.com, Minggu (26/7) sore.

Predikat zona hijau pada hakekatnya adalah bentuk penghargaan yang diberikan pemerintah atas peran serta masyarakat di sebuah wilayah administrasi tertentu. Sebuah pemberian semangat untuk tetap bergotong royong dan bertahan dalam aktivitas produktif tetapi aman dari Covid-19.

“Suatu wilayah yang membaik secara faktual. Hal tersebut akan terlihat secara nyata dari data, sekaligus bisa membuktikan bahwa wilayahnya berkinerja surveilans yang optimal. Begitu pula pelayanan kesehatannya,” lanjut dia.
Secara prinsip, zona hijau dapat dicapai jika penambahan angka kesakitan dapat terkontrol disertai dengan angka kematian akibat covid-19 yang terus menurun.

Latar prinsip seperti itu, berakibat pada adanya kewajiban prinsipil kewilayahan untuk segera melakukan self assesment (penilaian diri) pada berbagai jenjang hirarki kewilayahan. Pemberian predikat zona hijau bagi wilayah yang datanya membuktikan kriteria-kriteria yang dimaksud.

“Jika tak memungkinkan di tingkat kabupaten/kota, bisa dipersempit ke wilayah kecamatan atau kelurahan bahkan ke tingkat RT,” sebut dia
Dengan demikian, kinerja penanggulangan yang sudah berhasil di tingkat terkecil tidak tersandera serta luput dari penghargaan karena wilayah besarnya belum menunjukkan prestasi.

“Kalau perlu, tak ada salahnya jika dikeluarkan predikat zona hijau untuk komplek perumahan yang sudah memenuhi syarat secara nyata,” imbuhnya

Selanjutnya, diperlukan pendampingan bagi tumbuhnya pemberdayaan masyarakat. Pendampingan ini dimaksudkan agar mereka tahu, mau serta mampu meraih dan mempertahankan predikat zona hijau bagi wilayahnya.

“Masyarakat yang sudah mendapat penghargaan karena perannya yang baik tersebut, perlu diingatkan bahwa predikat itu bukan diberikan dengan sembarangan tapi dengan penilaian ketat, sehingga tak berlaku selamanya tapi dapat berubah sesuai kenyataan di wilayah mereka,” tambahmya

Kiat kiat untuk mempertahankan predikat prestisius sebagai wilayah zona hijau, kata Dharma, harusnya dilakukan oleh setiap anggota masyarakat di wilayah tersebut.

“Sebuah kiat sederhana, pakai masker jika berada di luar rumah, jangan lupa mandi dan keramas setiap kali datang dan dalam pergaulan sosial perhatikan ventilasi tempat bersosialisasi. Semakin singkat waktunya semakin baik dan jaga jarak aman penularan,” imbuh dia.

Sikap teladan sangat diperlukan saat ini. Gerakan penghargaan kecil berupa pemberian predikat zona hijau akan sangat berpotensi untuk memperluas jangkauan wilayah karena masyarakat akan berlomba menggapainya.

“Lakukan di tingkat wilayah terkecil, RT misalnya. Jika memang nyatanya begitu, nobatkanlah sebagai RT berpredikat zona hijau. Kalaulah besoknya menjadi merah, harga diri seluruh warga RT, akan berupaya keras untuk mengapainya lagi,” tutupnya.

Editor: Syarif

Editor: Reporter: Musnita Sari - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Geser Kapolda Kalsel, Pencopotan Dua Kapolda Buntut Acara Rizieq Shihab?
apahabar.com

Kalsel

Spesial, Menu Kue Khas Banjar saat Nonton Debat Capres
apahabar.com

Kalsel

Kawal Kotak Suara, Iptu Winarto Tidak Tidur Lima Hari
apahabar.com

Kalsel

‘Olahraga’ Malam, Ratusan Pemuda di Tapin Arak Motor Sampai Polres
apahabar.com

Kalsel

SDN Batu Piring Balangan Pamerkan 500 Hasil Olahan dari Sampah

Kalsel

BPBD Siaga, Rekahan di Hapingin HST Diprediksi Bertambah
apahabar.com

Kalsel

HST Zona Merah Covid-19, Athaillah Hasbi Dukung Upaya Pemerintah Kendalikan Corona
apahabar.com

Kalsel

1 Pengidap Covid-19 Asal Tanah Bumbu Tutup Usia
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com