ga('send', 'pageview');
Sebelum Wafat, Kondisi Wali Kota Banjarbaru Naik Turun Geger Mayat Mengapung di Laut Tanbu, Polisi Sulit Identifikasi Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan Covid-19 di Bappeda Kalsel: Puluhan Positif, Satu Meninggal Dunia




Home Ekbis

Rabu, 1 Juli 2020 - 15:21 WIB

Premium Berencana Dihapus, Pertamina Klaim Pasokan Kalsel Aman

Reporter: Muhammad Robby - apahabar.com

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif kembali menyinggung rencana penghapusan premium dalam rapat kerja bersama Komisi VII DPR RI, belum lama tadi. Foto-Istimewa

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif kembali menyinggung rencana penghapusan premium dalam rapat kerja bersama Komisi VII DPR RI, belum lama tadi. Foto-Istimewa

apahabar.com,BANJARMASIN – Rencana penghapusan Bahan Bakar Minyak (BBM) premium dan pertalite mencuat.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif kembali menyinggung dalam rapat kerja bersama Komisi VII DPR RI, belum lama tadi.

Meski demikian, rencana tersebut belum menemukan titik terang. Tidak diketahui secara pasti kapan bisa terealisasi.

Di Pulau Kalimantan, khususnya Kalimantan Selatan (Kalsel) untuk pendistribusian BBM premium dan pertalite masih berlangsung normal.

“Terkait penghapusan BBM premium di Kalimantan, sampai saat ini Pertamina masih menyalurkan,” ucap Manager Region Communication Relation and CSR Kalimantan, Roberth Marchelino Verieza Dumatubun kepada apahabar.com, Rabu (1/7).

Baca juga :  Harga Emas Antam Turun Tipis, Hari Ini Berapa?

Menurut Roberth, wacana dan mekanisme itu dilaksanakan untuk wilayah Jawa, Madura, dan Bali (Jamali).

“Untuk saat ini info terakhir demikian,” pungkasnya singkat.

Sebelumnya, pemerintah sendiri telah menyatakan komitmennya dalam mengurangi emisi kendaraan karbon di Indonesia.

Pada Maret 2017, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) telah menerbitkan regulasi baku mutu emisi gas buang kendaraan bermotor tipe baru kategori M, kategori N, dan kategori O melalui Peraturan Menteri KLHK Nomor P.20/MENLHK/Setjen/KUM.1/3/2017. Tujuannya mendorong penggunaan BBM tipe Euro IV.

Baca juga :  Data Tenaga Kerja AS Membaik Dorong Penguatan Rupiah

PT Pertamina (Persero) sendiri sudah memastikan bahwa penjualan premium masih akan berjalan sesuai penugasan.

Acuannya adalah Peraturan Presiden Nomor 43 Tahun 2018 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014.

Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Jelang Ramadhan, Harga 1 Kg Bawang Capai Rp40.000
apahabar.com

Ekbis

Berkah dari China Harga Batu Bara Naik 2,5 Persen Pekan Lalu
apahabar.com

Ekbis

Anggota Komisi X DPR RI Dorong Pemerintah Selamatkan Pariwisata
apahabar.com

Ekbis

Imbas Corona, Serapan Ayam Potong di Kalsel Turun Hingga 50 Persen
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Diprediksi Menguat Seiring Pelonggaran Lockdown Sejumlah Negara

Ekbis

Dialog Apindo Kalsel, Empat Maskapai Absen
apahabar.com

Ekbis

Harga Sejumlah Sembako Meroket di HST
apahabar.com

Ekbis

Menperin: Tren Ekspor Otomotif Nasional Kian Positif
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com