Jokowi Sebut Potensi Wakaf Uang Bisa Tembus Rp 188 Triliun Naik 1.000 per Gram, Segini Harga Emas Antam Hari Ini BREAKING NEWS: Belasan Warga Tanah Bumbu Diduga Terjebak Longsor di Tambang Batu Bara Usai Kios Pasar Kuripan Dibongkar, Pemkot Banjarmasin Incar Ruko dan TPS Veteran BMW M1 milik mendiang Paul Walker “Fast and Furious” Dilelang

Presiden Bantu 2 PCR ke Kalteng, Barut Masih Inden

- Apahabar.com Senin, 13 Juli 2020 - 21:13 WIB

Presiden Bantu 2 PCR ke Kalteng, Barut Masih Inden

Presiden Joko Widodo saat rapat terbatas secara virtual dengan seluruh kabupaten/kota di Kalteng, beberapa hari lalu. Foto-ISTIMEWA.

apahabar.com, PALANGKA RAYA – Presiden RI Joko Widodo membantu dua alat polymerase chain reaction (PCR) untuk Pemprov Kalteng.

Jokowi memastikan itu saat rapat virtual dengan seluruh pimpinan kab/kota se Kalteng, beberapa waktu lalu.

Bantuan itu berdasarkan permohonan Pemprov Kalteng dalam rangka memerangi Covid-19 yang terus masif menyebar.

Untuk satu unit alat tes swab itu telah diserahkan Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran ke RS dr Murjani Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Alat itu diterima langsung Bupati Kotim Supian Hadi.

Sedangkan satu lagi, untuk Kabupaten Barito Utara (Barut). Hanya saja, bantuan belum diserahkan karena barangnya belum datang dan masih dalam proses.

“Untuk Barut statusnya inden. Bukan tidak jadi. Ada miskomunikasi saja di antara staf BNPB pusat. Tapi masalahnya sudah clear,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kalteng dr Suyuti Syamsul, Senin (13/7).

Diakuinya, memang sempat terjadi salah komunikasi, karena BNPB mengatakan bantuan dua unit PCR termasuk untuk RS Dorris Sylvanus (RSDS) Palangka Raya yang sudah diterima. Tetapi kemudian diralat.

Untuk di RSDS Palangka Raya, bantuan berasal dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pusat, beberapa pekan lalu.

Sedangkan untuk RS Muara Teweh, Kabupaten Barut, jika barang sudah datang akan segera diserahkan.

“Rencananya masih untuk Barut. Keputusan pimpinan juga seperti itu. Menunggu barangnya saja datang,” ujarnya.

Menurut Wakil Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kalteng ini, pihaknya juga mengusulkan lagi lima unit ke pusat untuk RS kabupaten lain. Tetapi masih menunggu kepastiannya.

Total bantuan PCR dari pusat sebanyak tiga unit. Satu dari BNPB ke RSDS Palangka Raya, dua unit dari presiden, masing-masing ke RS Murjani Sampit dan RS Muara Teweh, tetapi barang belum datang.

Sementara itu Bupati Barut H Nadalsyah mewakili seluruh masyarakat
Bumi Iyak Mulik Bengkang Turan menyampaikan terimakasih dengan bantuan alat PCR, walaupun barang belum datang.

“Alhamdulillah Barut mendapat bantuan alat tes swab. Mudah-mudahan cepat datang barangnya sehingga bisa dimanfaatkan,” harapnya.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Reporter: Ahc23 - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Kalteng

Ribuan Ton Beras Bansos PKH di Kalteng Disalurkan
apahabar.com

Kalteng

3 Nama Besar Berebut Jabatan Ketua DPD PDIP Kalteng
apahabar.com

Kalteng

Guru dan Murid PAUD di Kapuas Timur Kalteng Ikuti Lomba Meriahkan Tahun Baru Islam
apahabar.com

Kalteng

Update Covid-19 di Barut: ODP dan PDP Meningkat
Pemkab Kapuas

Kalteng

Pemkab Kapuas Kembali Begerak Kirim Bantuan Logistik ke Kalsel
apahabar.com

Kalteng

Pemancing Temukan Mayat Pria Paruh Baya Mengapung di Sungai Kecil Kebun Sawit Dawak Kobar
apahabar.com

Kalteng

Sekda Soroti Bekas Galian Tambang di Weyang Lahei
apahabar.com

Kalteng

Warga Terdampak Asap Ramai Datangi RSBA PMI Kalteng
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com