ga('send', 'pageview');
Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan Covid-19 di Bappeda Kalsel: Puluhan Positif, Satu Meninggal Dunia Tragedi Ledakan Berantai di Beirut: Puluhan Tewas, Ribuan Luka-Luka, Satu WNI Isu Save Meratus Mencuat, Konsesi PT MCM Masih Ada di HST Nih, Hasil Swab Wali Kota Banjarmasin Usai Bertemu Nadjmi Adhani




Home Kalsel

Minggu, 12 Juli 2020 - 10:08 WIB

Puluhan Orang Salatkan Jenazah Djailani, Pejuang Medis di Banjarmasin

Reporter: Riyad Dafhi R - apahabar.com

Salat jenazah Akhmad Djailani, tenaga medis korban Covid-19 di Banjarmasin. Foto-apahabar.com/Riyad Dafhi R

Salat jenazah Akhmad Djailani, tenaga medis korban Covid-19 di Banjarmasin. Foto-apahabar.com/Riyad Dafhi R

apahabar.com, BANJARMASIN – Puluhan orang ikut mensalatkan jenazah Akhmad Djailani, perawat di Banjarmasin yang meninggal akibat Covid-19.

Diimami oleh Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina, salat Fardhu Kifayah dilaksanakan di Halaman Ruang Jenazah Rumah Sakit Ulin, Minggu (12/7) pagi.

Pantauan apahabar.com, dimulai sekira pukul 08.10 WITA, puluhan jemaah yang hadir nampak khusyuk mengikuti salat.

Usai pelaksanaan salat, Ibnu Sina mengatakan turut berduka cita atas wafatnya perawat sekaligus survaillance yang berdinas di Puskesmas Teluk Tiram, Banjarmasin Barat itu.

Untuk menghindari adanya tenaga medis yang gugur lagi, Ibnu menyampaikan bahwa pihaknya akan terus melakukan upaya pemenuhan alat pelindung diri bagi para petugas.

“Kami tetap mengedepankan keselamatan mereka, memenuhi dan memperkuat kembali standar alat pelindung diri bagi mereka,” ujarnya.

Ibnu juga mengatakan bahwa pihaknya juga telah merekrut puluhan petugas medis tambahan agar memperkuat upaya penanganan virus asal Wuhan, China itu.

Baca juga :  Sosialisasi Adaptasi Kebiasaan Baru, Polisi Blusukan ke Pasar Galuh Cempaka

“Kita akan tambah 65 orang. Sekarang sudah dapat 30 untuk Rumah Sakit Sultan Suriansyah. Itu bisa saling memperkuat,” katanya.

Selain itu, ia juga menyampaikan, jika ada petugas medis yang kesehatannya menurun, agar diprioritaskan penanganannya.

Terakhir, Ibnu menghimbau kepada masyarakat, untuk tidak menyia-nyiakan pengorbanan para tenaga medis yang telah berjuang selama masa pandemi Covid-19 ini.

“Covid-19 ini nyata adanya, bukan konspirasi, untuk masyarakat tetap ikuti protokol kesehatan yang ada demi bersama-sama berupaya mencegah penularan virus ini,” katanya.

Diwartakan sebelumnya, Akhmad Djailani, seorang perawat sekaligus survaillance di Puskesmas Teluk Tiram, Banjarmasin Barat, dinyatakan meninggal dunia karena Covid-19, Sabtu (11/7) malam.

Wafatnya pria berusia 52 tahun itu menambah panjang daftar tenaga medis yang meninggal lantaran Covid-19.

Hingga kini, tercatat sudah ada 4 dokter dan 2 perawat di Banjarmasin yang meninggal karena virus yang menyerang imun tubuh tersebut.

Baca juga :  Tim Gabungan Cek Kesiagaan Penanganan Karhutla Perusahaan Sawit di Batola

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19, Machli Riyadi mengatakan bahwa meninggalnya perawat satu ini, setelah kurang lebih 9 hari mendapatkan penanganan di rumah sakit.

“Beliau sempat dirawat di Rumah Sakit Sari Mulia Banjarmasin selama 2 hari, setelah itu dipindahkan ke Rumah Sakit Ulin Banjarmasin sejak hari Minggu (5/7),” katanya.

Akhmad Djailani diketahui terkonfirmasi positif Covid-19, yakni pada hari Senin (6/7).

Dari rekam medis, kata Machli, tidak ditemukan adanya penyakit lain yang menyertai meninggalnya korban.

Machli menuturkan, semasa hidupnya, korban merupakan petugas medis yang gigih dalam menjalankan tugasnya.

“Sudah puluhan tahun beliau menjadi perawat, kami sangat kehilangan. Beliau memiliki dedikasi yang sangat tinggi. Kami doakan beliau semoga syahid dan menjadi penghuni surga,” katanya.

Jenazah Djailaini kabarnya akan dimakamkan di alkah keluarga di kawasan Tembus Mantuil, Banjarmasin Selatan.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Apa Kabar Megaproyek Kereta Api Tabalong-Banjarmasin?

Kalsel

Breaking News: Api Berkobar di Liang Sawa Tapin
apahabar.com

Kalsel

Sore Ini, Warga Tanbu Positif Covid-19 Bertambah Lagi
apahabar.com

Kalsel

TNI Tanam Padi Di Lokasi HPS
apahabar.com

Kalsel

PSBB 3 Daerah Kalsel Resmi 16 Mei, Sanksi Humanis Disiapkan
apahabar.com

Kalsel

Pegawai Kaget, BNN Gelar Tes Urine di Sekretariat DPRD Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Tradisi Menarik di 21 Ramadan, Desa Kahakan Gelar ‘Batatarangan’
apahabar.com

Kalsel

Tak Menyangka Dapat Umroh Gratis, Saladin: Mimpi Saja Saya Takut
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com