ga('send', 'pageview');
Geger Mayat Mengapung di Laut Tanbu, Polisi Sulit Identifikasi Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan Covid-19 di Bappeda Kalsel: Puluhan Positif, Satu Meninggal Dunia Tragedi Ledakan Berantai di Beirut: Puluhan Tewas, Ribuan Luka-Luka, Satu WNI




Home Kalsel

Selasa, 14 Juli 2020 - 12:42 WIB

Push Up Bak Lelucon, Banjarbaru Terapkan Denda Tak Pakai Masker

Reporter: Nurul Mufidah - apahabar.com

Pemkot Banjarbaru bakal memberlakukan denda bagi warganya yang tak menggunakan masker. Foto ilustrasi PSBB. Foto-Istimewa

Pemkot Banjarbaru bakal memberlakukan denda bagi warganya yang tak menggunakan masker. Foto ilustrasi PSBB. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARBARU – Bagi siapa saja yang tak menggunakan masker di Banjarbaru siap-siap untuk didenda Rp250 ribu.

“Sanksi Rp250 ribu apabila mereka tidak menggunakan masker. Ini upaya kita untuk mendisiplinkan masyarakat,” ujar Wali Kota Nadjmi Adhani kepada apahabar.com, Selasa (14/7) siang.

Pasalnya, menurut Nadjmi hukuman fisik berupa push up hanya dianggap lelucon dan angin lalu oleh kebanyakan masyarakat.

“Kalau sanksi fisik sudah kan disuruh push up tapi ternyata masih dianggap main-main, disuruh push up mereka masih tertawa. Padahal bukan itu, kita ingin ada efek jera, ternyata hukuman fisik kurang kena,” ungkapnya.

Baca juga :  Sambut HUT RI ke-75, Pemkab HSS Gelar Lomba Menyanyi #Dirumahsaja

Jamak diketahui, masyarakat Banjarbaru banyak menganggap keadaan sudah normal.

Buktinya banyak masyarakat berkumpul tanpa menerapkan physical distancing. Bahkan tak menggunakan masker.

Sebab itu, hukuman denda diberlakukan agar masyarakat bisa disiplin protokol Covid-19 saat menjalankan aktivitas sehari-hari. Sanksi denda ini akan diterapkan dua pekan lagi.

Baca juga :  Musim Kemarau, Polsek Bakumpai Rutin Cek Titik Api

“Jadi kita ubah dengan Perwali [Peraturan wali kota] hukuman denda Rp250 ribu, akan diterapkan 2 pekan lagi, selama 2 pekan ini kami sosialisasi,” ucapnya.

Selain penerapan sanksi denda Rp250 ribu, di ruang sempit atau area-area tertentu akan dibatasi jumlah massa yang berkumpul, yakni hanya lima orang.

“Untuk perkumpulan orang di ruangan terbuka seperti lapangan Murjani boleh lebih tapi physical distancing (jarak 1 meter) harus diterapkan,” pungkasnya.

apahabar.com

Wali Kota Banjarbaru, Nadjmi Adhani. Foto-Istimewa

Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Direktur RSUD Tanjung Positif Covid-19, Bupati: Bukan dari Pasien
apahabar.com

Kalsel

Mayat Mengambang di HST Diduga Anak Keterbelakangan Mental
apahabar.com

Kalsel

Ganti Sumber Pendapatan Daerah, Intip Siasat Pemprov Kalsel
Distribusi Air PDAM Bandarmasih Terganggu 8 Jam Besok, Berikut Wilayah Terdampak

Kalsel

Distribusi Air PDAM Bandarmasih Terganggu 8 Jam Besok, Berikut Wilayah Terdampak
apahabar.com

Kalsel

Tabrakan Horor di Tapin: Ibu Tewas, Anak Luka-Luka
apahabar.com

Kalsel

Siapkan Rp 15 Miliar, Kalsel Bangun Masjid Bambu di Kiram
apahabar.com

Kalsel

Berbobot 879,5 Kg, Kesehatan Sapi Kurban Jokowi untuk Banjarmasin Disoroti DKP3
apahabar.com

Kalsel

Faperta ULM ‘Berkampus’ Di Jejangkit
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com