Tok! Banjarmasin Esok PPKM Level IV, Berikut Ketentuannya Meninggal di Rumah, Guru Khalil Sempat Tak Sadarkan Diri Sejak Kamis Dikenal Karismatik, Alumni Ponpes Darussalam Sukses Jadi Bupati Banjar Kini Telah Tiada Ibnu Sina Ingin Penerapan PPKM Level IV Banjarmasin Lebih Humanis Perkelahian di Lapo S Parman Banjarmasin, Seorang Pemuda Tertusuk

Rangkul Pemuka Agama, Kapolsek Daha Selatan Sosialisasi Bahaya Radikalisme dan Terorisme

- Apahabar.com     Kamis, 30 Juli 2020 - 11:25 WITA

Rangkul Pemuka Agama, Kapolsek Daha Selatan Sosialisasi Bahaya Radikalisme dan Terorisme

sosialisasi paham radikaliseme dengan para pemuka agama dan pimpinan majelis taklim di Daha Selatan dan Daha Utara, Hulu Sungai Selatan (HSS). Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Memutus rantai paham radikalisme dan terorisme di Kalimantan Selatan (Kalsel), Kepolisian daerah (Polda) Kalsel menggelar sosialisasi paham radikaliseme dengan para pemuka agama dan pimpinan majelis taklim di Daha Selatan dan Daha Utara, Hulu Sungai Selatan (HSS).

“Paham radikalisme cenderung menyerang kelompok-kelompok generasi pemuda,” kata Kapolsek Daha Selatan, Iptu Indra Permadi saat menggelar sosialiasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kecamatan Daha di pondok Pesantren Al Ikhlas desa Sungai Mandala, Kecamatan Daha Utara, Rabu (29/7) kemarin.

Untuk menangkal paham radikalisme, kata Iptu Indra, perlu pengetahuan tentang paham radikal di masyarakat. Apalagi penyebar paham radikal dan terorisme tidak memandang pekerjaan, baik petugas, aparatur negara maupun masyarakat umum.

Sementara, Kasubdit Kamsus Direktorat Intelkam Polda Kalsel, Kompol I Wayan Suardiasa mengatakan, sosialisasi tersebut bertujuan meningkatkan wawasan dan pemahaman para pemuka agama dan masyarakat di Daha tentang paham dan aliran yang dapat membahayakan pertumbuhan generasi muda, juga sebagai langkah strategis dalam upaya untuk menangkal dan membentengi diri dari paham radikalisme.

“Pembinaan pada generasi muda yang sangat labil dari segi pemikiran dan pemahaman, kami memberikan amanah moril kepada tokoh masyarakat yang ada untuk turut serta masuk dalam rel kewaspadan dini akan bahaya ancaman radikalisme ini,” kata Kompol I Wayan Suardiasa.

Dia meminta, Forkopimda setempat selalu memantau segala aktifitas keorganisasian terlebih yang mengkampayekan soal paham radikal.

Sebelumnya, Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Daha Selatan, Brigadir Leonardo Latupapua dan Kanit Intel Polsek Daha Selatan, Brigadir Djoman Sahat Manik Raja menjadi korban penyerangan terduga teroris berinisial AR. Keduanya diserang saat sedang menjaga mapolsek bersama Bripda Azmi dini hari, Senin 1 Juni 2020 pukul 02.15 WIB lalu.

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Reporter: Rizal Khalqi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Covid-19

Kalsel

Bertambah 7 Orang, Kasus Covid-19 Tanbu Tembus 2.638 Kasus
Dishub HSS

Kalsel

Traffic Light Padam, Warga Desak Dishub HSS Memperbaiki
apahabar.com

Kalsel

Cek Hotspot, Patroli Gabungan Deteksi Karhutla Sejak Dini
apahabar.com

Kalsel

Patroli Malam, Satsabhara Batola Temui Muda-Mudi Tak Pakai Masker
apahabar.com

Kalsel

Pawai Ta’Aruf Ramaikan MTQ Tingkat Kabupaten Banjar
apahabar.com

Kalsel

Tradisi Warga Desa Banua Lawas, Berbuka Puasa Bersama Mengundang Keluarga dari Jauh
apahabar.com

Kalsel

Penurunan Harga Tiket Pesawat Picu Deflasi Kalsel!

Kalsel

Apes, Rumah Mat Dei Dibobol Maling Saat Kebakaran di Jalan Veteran
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com