Ansharuddin Curhat, Eh Wabup Balangan Maradang INNALILLAHI, Anggota TNI Ditemukan Membusuk di Indekos Banjarmasin Kesbangpol dan KPU Jamin Hak 8.620 Pemilih Difabel di Kalsel Terpenuhi Tabir Kematian 2 Bocah di Benawa HST, Korban Dipocong Hidup-Hidup oleh Ibu Kandung Pembunuhan Wakar di Kelayan B Sudah Direncanakan, Pelaku Khilaf karena Luka Lama

Rapid Test Rp 150 Ribu, Bandara Syamsudin Noor Sambut Positif

- Apahabar.com Rabu, 8 Juli 2020 - 15:41 WIB

Rapid Test Rp 150 Ribu, Bandara Syamsudin Noor Sambut Positif

Kementerian Kesehatan menetapkan biaya tertinggi untuk pelaksanaan rapid test adalah Rp150 ribu. Foto-Dok.apahabar.com

apahabar.com, BANJARBARU – Saat pandemi Covid-19, pengguna jasa angkutan udara kian akrab dengan rapid test antibodi.

Kementerian Kesehatan mengumumkan biaya tarif tertinggi untuk pemeriksan tes cepat antibodi, yaitu Rp150 ribu.

“Kalau dari bandara ya positif saja menanggapinya,” ujar Humas PT Angkasa Pura 1, Bandara Internasional Syamsudin Noor, Aditya Putra Patria kepada apahabar.com, Rabu (8/7) siang.

Adanya kepastian pengaturan harga maksimal rapid test mempermudah masyarakat, utamanya dalam melakukan perjalanan udara.

Tarif Rp150 ribu itu diatur dalam surat edaran nomor HK.02.02/I/2875/2020 tentang Batasan Tarif Tertinggi Pemeriksaan Rapid Tes Antibodi. Besaran tarif itu ditujukan bagi masyarakat yang hendak melakukan tes secara mandiri.

Sebagaimana diketahui, salah satu syarat diizinkannya melakukan perjalanan udara di masa pandemi adalah menyertakan keterangan non-reaktif sesuai hasil rapid test.

Namun, ia menerangkan Bandara Syamsudin Noor sampai saat ini masih belum memfasilitasi layanan rapid test.

“Pemeriksaan rapid saat ini di klinik klinik kesehatan saja,” terangnya.

Sehingga tidak benar jika ada yang mengatakan pihak bandara termasuk maskapai memfasilitasi layanan rapid test dengan tarif tinggi.

“Enggak benar, orang kita belum ada layanan rapid test,” ungkap Adit.

Senada dengan Adit, General Manager Garuda Indonesia Cabang Banjarmasin, Tomy Chrisbiantoko mengatakan hal serupa.

“Kami tidak punya kapasitas untuk memeriksa kesehatan, tapi kami siap membantu provinsi Kalsel maupun kota Banjarmasin apabila ada program pemeriksaan rapid test gratis dengan menyiapkan tempat di kantor Garuda Indonesia, Jalan Hasanudin HM Nomor 31, Kertak Baru Ulu, Banjarmasin Tengah,” ucapnya kepada media ini.

Maskapai hanya melayani penerbangan, sedangkan untuk pemeriksaan rapid test merupakan pekerjaan dokter atau rumah sakit atau klinik.

“Itu bisa terjadi dengan kerja sama lintas profesi dan tidak masalah selama memang sudah berizin sesuai profesinya,” jelasnya.

Bahkan Tomy mengatakan lebih baik lagi jika tes cepat itu diberikan secara cuma-cuma alias gratis.

Sementara itu, Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro tak menampik jika pihaknya memfasilitasi layanan rapid test itu bekerja sama dengan Dompet Dhuafa Republika.

Hal tersebut, kata dia, untuk memberikan kemudahan dan keringanan kepada setiap penumpang Lion Air Group.

Khususnya untuk pelaksanaan uji kesehatan skrining awal dan cepat (Rapid Test Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dalam memenuhi syarat untuk
melaksanakan perjalanan udara.

“Saat ini, Lion Air Group bekerja sama dengan fasilitas kesehatan dengan tarif terjangkau,” bebernya kepada apahabar.com.

Yang mana pelaksanaan rapid test Covid-19 ini, terangnya, sesuai apa yang telah dijalankan oleh Lion Air Group dengan masa berlaku selama 14 hari.

Termasuk mengikuti Surat Edaran Kementerian Kesehatan Republik Indonesia terkait batasan tarif tertinggi pemeriksaan rapid test antibodi.

“Biaya Rapid Test Covid-19 adalah Rp 95.000 (sembilan puluh lima ribu rupiah) (bersih/nett), sudah termasuk surat keterangan sesuai hasil dengan masa berlaku 14 hari,” jelas Danang.

Lion Air Grup, kata dia, menerapkan harga rapid test untuk seluruh penumpang maskapai berlogo singa itu, tanpa terkecuali. Itu dengan harapan kegiatan percepatan pemulihan ekonomi melalui perjalanan udara dapat segera terealisasi.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Nurul Mufidah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Selama Uji Lab, PT Talenta Diminta Benahi Pengendalian Debu
Update Covid-19 Kalsel: PDP Meroket, Warga Tanbu Diminta Waspada

Kalsel

Update Covid-19 Kalsel: PDP Meroket, Warga Tanbu Diminta Waspada
apahabar.com

Kalsel

Dua Puskesmas Kabupaten Banjar Kejar Akreditasi

Kalsel

Saksi Dugaan Penganiayaan oleh Sekda Tala Diperiksa Polda Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Nekat, Pemilik Warung di Basirih Nyambi Jual Sabu dan Ineks
apahabar.com

Kalsel

Lanal Kotabaru Laksanakan Bakti Sosial di Desa Tanjung Samalantakan
apahabar.com

Kalsel

Si Tapai dan Si Pengantin Idaman Juarai Kontes Durian Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Pesan Sekda Kepada Peraih Prestasi MTQ ke-42 di HST
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com