Malu-maluin! Pemuda di Kotabaru Jambret Wanita demi Komix Terungkap, Korban Tewas Kecelakaan di Tapin Warga Wildan Banjarmasin INALILAHI Hujan Lebat, Pengendara Vario di Tapin Tewas 7 POPULER KALSEL: Ibu Bunuh Anak di Benawa HST hingga Ketua Nasdem Tala Buron Banjir Masih Merendam Rumah Warga, Dinsos Tabalong Bagikan Sembako

Rasakan Manfaat JKN-KIS, Yulianti: Mudah dan Simpel

- Apahabar.com Minggu, 5 Juli 2020 - 09:50 WIB

Rasakan Manfaat JKN-KIS, Yulianti: Mudah dan Simpel

Yulianti warga Pajukungan HST saat di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Barabai. Foto-Reza for apahabar.com.

apahabar.com, BARABAI – Yulianti warga desa Pajukungan di Hulu Sungai Tengah (HST) telah merasakan manfaat Jaminan Kesehatan Nasional melalui Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Menurutnya, JKN-KIS yang digawangi BPJS Kesehatan ini simpel dan terjangkau daripada jaminan kesehatan lainnya.

“Saya pernah tinggal di luar HST. Saya pernah mengalami pengalaman yang kurang menyenangkan menggunakan perogram terdahulu, Jamkesda sebelum beralih ke JKN-KIS,” aku Yulianti saat di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Barabai belum lama tadi.

Dikatakan Yulianti, program Jamkesda menyulitkan daripada JKN-KIS. Ada hal yang tidak ia temui di program jaminan kesehatan terdahulu.

“Beda dengan yang dulu, sekarang ada KIS lebih gampang saja dipakai dan bisa dipakai di mana-mana,” kata Yulianti.

Pengalamannya terkait JKN-KIS yang dirasakannya jauh dari program Jamkesda, yakni pernah berobat dan melakukan operasi besar.

“Kakak dulu pernah operasi pada bagian perut. Saya sendiri pernah berobat di dokter gigi. Cukup menunjukan KIS semua terlayani di fasilitas kesehatan,” kata Yulianti.

Dari pengalamannya itu, pelayanan yang diterima Yulianti sesuai prosedur. Bahkan untuk berobat pun bisa sampai dirujuk ke rumah sakit di Jakarta jika fasilitas kesehatan di daerah tidak mampu.

“Asalkan sesuai prosedurnya pasti dijamin. Kalau Jamkesda dulu lingkupnya hanya di daerah saja. Susah rasanya kalau bisa berobat sampai keluar daerah,” pungkas Yulianti.

Yulianti berharap JKN-KIS akan ada seterusnya dan tidak hanya saat ini saja. Dirinya meyakini, sudah banyak orang yang telah terbantu dengan program yang beroperasi sejak Januari 2014 itu.

“Sayang kalau jaman sekarang belum punya kartu ini (KIS-red),” kata dia.

Memiliki KIS, kata Yulianti tidak ada salahnya. Justru lebih banyak manfaatnya.

Sebab prinsip gotong-royong yang diusung Program JKN-KIS membuat keadilan itu nyata dijunjung.

“Yang sakit dibantu yang sehat. Itu lebih dari alhamdulillah,” kata Yulianti.

Ia juga mengajak masyarakat yang belum memiliki kartu agar segera mendaftar sebelum terjadi hal-hal yang berkaitan dengan kesehata.

“Kalau segala sesuatunya dipersiapkan, jadi lebih siap saja begitu,” tutup Yulianti.

Editor: Muhammad bulkini

Editor: Reporter: HN Lazuardi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

BPJS Kesehatan Barabai

Iuran BPJS Kesehatan Naik, Luthpie Pilih Jadi Peserta Mandiri
apahabar.com

BPJS Kesehatan Barabai

Di Tengah Pandemi, Penarik Becak Asal HST Andalkan Kartu Sakti
apahabar.com

BPJS Kesehatan Barabai

Tunggu Kelahiran, Mukminah Pastikan Cicitnya Terdaftar JKN-KIS
apahabar.com

BPJS Kesehatan Barabai

Sadar JKN, Ghofar Curhat Pentingnya Kantongi KIS
apahabar.com

BPJS Kesehatan Barabai

Mengintip Prestasi Dokter Aminah, Peraih Penghargaan BPJS Award 2020  
apahabar.com

BPJS Kesehatan Barabai

Kismani Kantongi JKN-KIS, Tak Berarti Kesehatan Jadi Nomor Dua
apahabar.com

BPJS Kesehatan Barabai

Terbaik se-Banua Enam, Perseroan Ini Dapat Penghargaan dari BPJS Kesehatan Barabai
apahabar.com

BPJS Kesehatan Barabai

Saat Petani Limpasu HST yang Terhimpit Ekonomi Terbantu UHC
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com