Buron, Ketua Nasdem Tanah Laut Orbawati Sempat Ngeluh Sakit Dibui Seumur Hidup, Gembong Sabu Banjarmasin Pindah ke Nusakambangan? Bangun Insinerator di TPA Banjarbakula, Kalsel Optimis Tingkatkan PAD 8 Jam Warga Banjarmasin Bakal Kesulitan Air Bersih, Simak Wilayah Terdampak Pembunuhan Sadis di Warung Remang Bungur Tapin, Pelaku ‘Lagi Tinggi’

Ratusan Ilmuwan Sebut Virus Corona Mengudara, WHO Didesak Ralat Saran

- Apahabar.com Senin, 6 Juli 2020 - 10:19 WIB

Ratusan Ilmuwan Sebut Virus Corona Mengudara, WHO Didesak Ralat Saran

Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus. Foto-Salvatore Di Nolfi/Keystone via AP

apahabar.com, NEW YORK – Ratusan ilmuwan mengatakan terdapat bukti bahwa virus corona dalam partikel yang lebih kecil di udara dapat menginfeksi orang dan mendesak Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) agar meralat rekomendasi mereka, seperti dilansir New York Times pada Sabtu (4/7).

WHO mengatakan, penyakit virus corona menyebar terutama dari orang ke orang melalui tetesan kecil dari hidung atau mulut, yang dikeluarkan ketika penderita Covid-19 batuk, bersin atau berbicara.

Dalam surat terbuka kepada badan tersebut, yang rencananya bakal diterbitkan di jurnal ilmiah pekan depan oleh para peneliti, disebutkan 239 ilmuwan di 32 negara menggarisbawahi bukti yang menunjukkan bahwa partikel yang lebih kecil mampu menginfeksi orang, lapor NYT.

WHO tak langsung menanggapi permintaan Reuters untuk berkomentar.

Apakah terbawa oleh tetesan yang lebih besar yang meningkat melalui udara setelah bersin, atau melalui tetesan yang diembuskan yang jauh lebih kecil, yang mungkin mengisi ruangan, virus corona ditularkan melalui udara dan mampu menginfeksi orang ketika bernapas, kata para ilmuwan, menurut NYT.

Namun badan kesehatan itu mengatakan bahwa bukti virus mengudara tidak meyakinkan, demikian NYT.

“Secara khusus dalam beberapa bulan terakhir, kami berulang kali menyatakan bahwa kami menganggap penularan melalui udara sebagai hal yang mungkin namun tentu saja tidak didukung oleh bukti yang kuat bahkan jelas,” kata Dr. Benedetta Allegranzi, kepala teknis pencegahan dan pengendalian penyakit WHO, seperti dilansir NYT.(Ant/Rts)

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Internasional

SIM Mati Saat Pandemi, di Inggris Diperpanjang Otomatis
apahabar.com

Internasional

Abaikan Usul Trump, Pilpres AS Tetap Berlangsung 3 November
apahabar.com

Internasional

57 Warganya Tewas, Kanada Peringatkan Iran
apahabar.com

Internasional

Kehilangan Istri akibat Teror di Selandia Baru, Farid Ahmed: Saya Tidak Membenci Pelaku
apahabar.com

Internasional

Duh, Negara Asia Selatan Ini Catat Rekor 49.000 Kasus Harian Covid-19
apahabar.com

Internasional

Arab Saudi Hentikan Sementara Penerbangan Internasional
apahabar.com

Internasional

Bahas Senjata Nuklir, Trump dan Kim Sudah di Vietnam
apahabar.com

Internasional

Pesawat Jatuh di Kolombia, Puluhan Tewas
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com