INALILAHI Hujan Lebat, Pengendara Vario di Tapin Tewas 7 POPULER KALSEL: Ibu Bunuh Anak di Benawa HST hingga Ketua Nasdem Tala Buron Banjir Masih Merendam Rumah Warga, Dinsos Tabalong Bagikan Sembako Polisi Dalami Kaburnya Habib Rizieq dari Rumah Sakit Ummi Nekat Menjambret Wanita di Siang Bolong, Pemuda Kotabaru Diringkus Tim Macan Bamega

Razia SSA di Banjarmasin, Sempat Kabur Seorang Pemuda Langsung Diborgol

- Apahabar.com Kamis, 16 Juli 2020 - 15:13 WIB

Razia SSA di Banjarmasin, Sempat Kabur Seorang Pemuda Langsung Diborgol

Seorang pengendara roda dua berupaya melarikan diri dari penjagaan petugas dalam razia yang digelar petugas gabungan di sekitar Jalan Jenderal Sudirman, Banjarmasin, Kamis (16/6) siang. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Petugas dikejutkan oleh aksi seorang pemuda yang melarikan diri, dalam razia Sistem Satu Arah (SSA) di sekitar Tugu Nol Kilometer, Kamis (16/7) siang.

Setelah diperiksa, ternyata pria itu menyimpan sebilah senjata tajam di dalam boks kendaraannya.

Tak banyak basa-basi, sejumlah petugas langsung memborgol si pemuda dan memasukannya ke dalam mobil Satlantas Polresta Banjarmasin. Tidak ada perlawanan dari pria tersebut.

KBO Satlantas Polresta Banjarmasin, Ipda S Naryanto menyampaikan sebanyak 50 pengendara terjaring dalam penindakan SSA.

Satu di antaranya adalah pria yang membawa sajam tadi. “Dia akan dilimpahkan kepada penyidik untuk ditindaklanjuti sesuai Undang Undang (UU) yang diberlakukan,” ujarnya.

Mulanya, pria satu ini berusaha melarikan diri dari penjagaan petugas karena melanggar aturan sistem satu arah.

“Itu manusiawi tapi pasti akan kita geledah dari kendaraan atau orangnya. Jadi terbukti dengan membawa sajam dia,” pungkasnya.

Ditambahkan, bahwa pria ini mengaku bekerja sebagai petugas keamanan sehingga kerap membawa senjata tajam.

“Kalau senjata tajam apabila tidak ada izinnya tidak diperbolehkan. Itu aturan hukumnya,” tuturnya.

Pria ini, lanjut dia, terancam disanksi sesuai Pasal 2 UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 terkait sajam. Ancaman hukuman, kata dia, bisa satu tahun penjara.

“Tapi nanti divonisnya bisa berbeda,” imbuhnya.

Adapun pengendara jalan yang ditindak umumnya melanggar aturan SSA.

Alasan mereka sendiri cukup bervariasi. Misalnya tak mengetahui bahwa jalan itu satu arah. Lalu merasa dekat dari tempat tujuan dan sudah kebiasaan.

“Yang kebiasaan ini yang sulit ditindak karena biasanya tidak diapa-apakan karena tidak ada petugas,” ucapnya.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Bahaudin Qusairi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Skenario Dishub Banjarmasin Jika Terjadi Kemacetan di Malam Tahun Baru
apahabar.com

Kalsel

Tambah 48 Orang, Pasien Sembuh Covid-19 Kalsel Hampir Capai 11 Ribu
apahabar.com

Kalsel

Tak Taati Protokol Kesehatan, Toko Pedagang Bakal Disegel
apahabar.com

Kalsel

Paman Birin Malu-Malu Diajak Nyanyi Cita Citata
apahabar.com

Kalsel

Pencabulan di Ponpes Limpasu HST, Keterangan Pelaku Selalu Berubah-ubah
apahabar.com

Kalsel

One Day For Children di PSAA Budi Mulia Banjarbaru, Ajang Unjuk Bakat Kreativitas Anak
apahabar.com

Kalsel

Bhabinkamtibmas Polres HST Jadi Motivator di Rapat Desa Mandingin
apahabar.com

Kalsel

Sebelum Daftar SBMPTN di ULM, Calon Mahasiswa Harus Ikut UTBK
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com