Dear Presiden Jokowi, Jembatan Alalak Kalsel Harus Dibuka Hindari Macet Sudah Dilimpahkan, Nih Jerat Hukuman Sejoli Pembuang Bayi di Stagen Kotabaru BREAKING! KPK Periksa 11 Nama, Salah Satunya Bupati HSU Abdul Wahid OTT Amuntai, dan Nasib Proyek DIR Banjang Kini Bantuan Rp 300 Ribu Disetop, Puluhan Ribu Keluarga di Banjarmasin Terdampak

Razia SSA di Banjarmasin, Sempat Kabur Seorang Pemuda Langsung Diborgol

- Apahabar.com     Kamis, 16 Juli 2020 - 15:13 WITA

Razia SSA di Banjarmasin, Sempat Kabur Seorang Pemuda Langsung Diborgol

Seorang pengendara roda dua berupaya melarikan diri dari penjagaan petugas dalam razia yang digelar petugas gabungan di sekitar Jalan Jenderal Sudirman, Banjarmasin, Kamis (16/6) siang. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Petugas dikejutkan oleh aksi seorang pemuda yang melarikan diri, dalam razia Sistem Satu Arah (SSA) di sekitar Tugu Nol Kilometer, Kamis (16/7) siang.

Setelah diperiksa, ternyata pria itu menyimpan sebilah senjata tajam di dalam boks kendaraannya.

Tak banyak basa-basi, sejumlah petugas langsung memborgol si pemuda dan memasukannya ke dalam mobil Satlantas Polresta Banjarmasin. Tidak ada perlawanan dari pria tersebut.

KBO Satlantas Polresta Banjarmasin, Ipda S Naryanto menyampaikan sebanyak 50 pengendara terjaring dalam penindakan SSA.

Satu di antaranya adalah pria yang membawa sajam tadi. “Dia akan dilimpahkan kepada penyidik untuk ditindaklanjuti sesuai Undang Undang (UU) yang diberlakukan,” ujarnya.

Mulanya, pria satu ini berusaha melarikan diri dari penjagaan petugas karena melanggar aturan sistem satu arah.

“Itu manusiawi tapi pasti akan kita geledah dari kendaraan atau orangnya. Jadi terbukti dengan membawa sajam dia,” pungkasnya.

Ditambahkan, bahwa pria ini mengaku bekerja sebagai petugas keamanan sehingga kerap membawa senjata tajam.

“Kalau senjata tajam apabila tidak ada izinnya tidak diperbolehkan. Itu aturan hukumnya,” tuturnya.

Pria ini, lanjut dia, terancam disanksi sesuai Pasal 2 UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 terkait sajam. Ancaman hukuman, kata dia, bisa satu tahun penjara.

“Tapi nanti divonisnya bisa berbeda,” imbuhnya.

Adapun pengendara jalan yang ditindak umumnya melanggar aturan SSA.

Alasan mereka sendiri cukup bervariasi. Misalnya tak mengetahui bahwa jalan itu satu arah. Lalu merasa dekat dari tempat tujuan dan sudah kebiasaan.

“Yang kebiasaan ini yang sulit ditindak karena biasanya tidak diapa-apakan karena tidak ada petugas,” ucapnya.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Bahaudin Qusairi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Siapkan Payung untuk Menemani Kesibukan Anda Hari Ini
apahabar.com

Kalsel

Apa Kabar Pembangunan Jembatan Alalak?
apahabar.com

Kalsel

Hari Keempat Ramadan, Hujan Petir Intai Tiga Kawasan di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Momentum Iduladha, Pengilingan Pentol di Marabahan Banjir Order
apahabar.com

Kalsel

Polisi Ungkap Dugaan Penyebab Meninggalnya Pria di Losmen Murni
apahabar.com

Kalsel

Hindari Penyebaran Covid-19, 12 Pasar di Batola Tutup Sementara
apahabar.com

Kalsel

Siang Bolong, Bengkel Kosong di Banjarmasin Diamuk Api

Kalsel

Pantau Korban Tenggelam di Pasar Lima, Ini Pesan Pj Sekdakot Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com