Dinkes Banjarmasin Langgar Prokes, Pejabat Pemkot Melempem Sidang Kasus Sabu 300 Kg di Banjarmasin, 4 Terdakwa Terancam Hukuman Mati! Tipu-Tipu Oknum DLH Banjarmasin, Sekantoran Diutangi Ratusan Juta Tipu Belasan Penyapu Jalan, Oknum ASN di Banjarmasin Akhirnya Mengaku! Berstatus Waspada, PVMBG Sebut Aktivitas Gunung Semeru Masih Fluktuatif

Rekor, WHO Catat 259.848 Kasus Covid-19 Global dalam 24 Jam

- Apahabar.com Minggu, 19 Juli 2020 - 18:55 WIB

Rekor, WHO Catat 259.848 Kasus Covid-19 Global dalam 24 Jam

Tenaga medis bersiap untuk melakukan intubasi pasien dengan penyakit virus korona (Covid-19) di unit perawatan intensif penyakit virus korona (Covid-19) United Memorial Medical Center di Houston, Texas, Amerika Serikat. Foto-Reuters

apahabar.com, JENEWA – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan kenaikan tertinggi dalam virus corona (Covid-19) global untuk hari kedua secara berturut-turut, dengan total pertambahan mencapai 259.848 dalam 24 jam.

Kenaikan terbesar yang dilaporkan pada Sabtu berasal dari Amerika Serikat, Brasil , India dan Afrika Selatan, menurut satu laporan harian. Rekor sebelumnya untuk kasus baru pada Jumat adalah 237.743.

Kematian meningkat hingga 7.360, pertambahan terbesar dalam satu hari sejak 10 Mei. Pada Juli kematian rata-rata 4.800 sehari, naik sedikit dari rata-rata 4.600 sehari pada Juni.

Total kasus corona global melewati 14 juta pada Jumat, menurut Reuters, menandai tonggak bersejarah dalam persebaran penyakit yang membunuh hampir 600.000 orang dalam tujuh bulan. Lonjakan itu mengandung makna bahwa 1 juta kasus dilaporkan dalam waktu kurang dari 100 jam.

WHO melaporkan 71.484 kasus baru di Amerika Serikat, 45.403 di Brasil, 34.884 di India dan 13.373 di Afrika Selatan.

India pada Jumat (17/7) menjadi negeri ketiga di dunia yang mencatat lebih dari 1 juta kasus corona, di belakang AS dan Brasil. Pakar penyakit menular mengatakan India mungkin masih beberapa bulan lagi mencapai puncak penularan.

Kasus di Brasil melewati angka 2 juta pada Kamis, dua kali lipat dalam kurang dari sebulan dan bertambah hampir 40.000 kasus baru sehari.

Respons tambal sulam negara bagian dan pemerintah kota dilakukan dengan payah di Brazil di tengah ketiadaan kebijakan yang terkoordinasi secara ketat dari pemerintah pusat.

AS, yang terdepan dengan 3,7 juta kasus, juga berusaha menghambat persebaran wabah di tingkat lokal dan negara bagian dengan hanya sedikit keberhasilan.(Ant/Rts)

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Internasional

Tak Ingin Kalah, Israel Berencana Halangi Qatar Miliki Pesawat F-35 dari AS
apahabar.com

Internasional

Cek Fakta, Putri Vladimir Putin Tewas Setelah Dosis Kedua Vaksin Covid-19
apahabar.com

Internasional

Duh, Akun Twitter Sejumlah Tokoh Dunia Diretas
apahabar.com

Internasional

Belajar dari Ledakan di Lebanon, Mengapa ‘Bahan Pupuk’ Ini Bisa Begitu Berbahaya
apahabar.com

Internasional

1.300 Tahun Terpendam, Fungsi Azimat Kuno Mesir Terkuak
WeChat

Internasional

Lewat WeChat, PM Australia Kirim Pesan Kritik ke Pemerintah China
apahabar.com

Internasional

WHO: Pemulihan Bisa Lebih Cepat Bila Vaksin Covid-19 Merata
apahabar.com

Internasional

Pasien Sembuh Covid-19 Rentan Alami Gangguan Kejiwaan, Simak Penjelasannya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com