Waspada, Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Ancam 3 Kabupaten Kalsel Tok! KPU-Kemendagri Sepakat Jadwal Pemilu 14 Februari 2024 Cuaca Kalsel Hari Ini: Sebagian Wilayah Diprediksi Cerah Berawan Tuduhan Tak Terbukti, IRT Banjarmasin Bebas Usai 60 Hari Ditahan Geger! Buaya Liar Masuk Kolam Musala SKJ Kotabaru

Resmi RSDI Banjarbaru Sementara Tolak Pasien Non Covid-19, Simak Alasannya

- Apahabar.com     Sabtu, 4 Juli 2020 - 14:30 WITA

Resmi RSDI Banjarbaru Sementara Tolak Pasien Non Covid-19, Simak Alasannya

RSDI Banjarbaru. Foto-Antara

apahabar.com, BANJARBARU – Dipenuhi penderita Covid-19, Rumah Sakit Daerah Idaman (RSDI) Kota Banjarbaru sementara ini tak lagi terima pasien umum.

“Sehubungan RSD Idaman sedang banyak terisi pasien Covid-19 maka demi keamanan pasien sementara waktu tidak menerima pasien non Covid sampai ada pengumuman berikutnya. Dimohon bantuan untuk RS sekitar RSDI,” bunyinya pengumuman resmi RSDI Banjarbaru.

Kepala Bagian Tata Usaha RSDI Banjarbaru Firmansyah juga telah membenarkan hal tersebut.

“Iya benar,” jawabnya kepada apahabar.com, Sabtu (4/7) siang.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan RSDI Kota Banjarbaru, dr Hj Ani Rusmila  menjelaskan bahwa pengumuman tersebut mulai disebar luaskan sejak Sabtu (4/7) sekitar pukul 10.30.

Ani beralasan karena pasien Covid-19 menumpuk di IGD dan belum bisa masuk ke ruang isolasi karena sedang penuh.

“Isolasi covid-19 di IGD hanya bisa 4 bed tapi sampai 10.30 Wita ada 7 pasien covid dan rencana datang 1 lagi PDP penurunan kesadaran,” jelasnya.

Oleh karenanya, secara terpaksa penderita Covid-19 akan ditempatkan di bed pasien umum.

“Jika pasien non Covid tetap kami terima, maka kasihan pasien akan terpapar dan juga kasihan petugas susah membedakan zona hijau dan merah,” terangnya.

Ia sendiri menjelaskan, saat ini jumlah pasien di ruang isolasi Covid-19 ada 33 orang dan di IGD ada 9 orang.

Belum lagi rencana kedatangan pasien dalam pengawasan (PDP). Sehingga tindakan cepat mesti dilakukan, yakni menghentikan sementara penerimaan pasien umum.

Dirinya juga mengungkapkan, untuk pasien non Covid-19 yang dalam keadaan darurat bisa ke rumah sakit sekitar Banjarbaru.

“Ada 1 pasien PDP dari ruang medik ternyata harus ke isolasi juga, (jadi) untuk pasien non Covid yang mengalami kondisi kegawatan diharapkan mengakses RS sekitar di Banjarbaru, saya sudah komunikasikan dengan RS syifa dan mawar,” ungkapnya.

Pengumuman ini, lanjut Ami bersifat sementara sambil pihaknya mengatasi perawatan pasien Covid-19 di IGD.

“Jika sudah memungkinkan maka layanan akan kembali normal. Mudahan malam ini atau selambat lambatnya besok sudah bisa normal. Kami akan umumkan jika sudah kembali normal,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Reporter: Nurul Mufidah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Negatif Covid-19, 17 Orang Klaster Gowa di Tapin Dipulangkan
apahabar.com

Kalsel

Tenggelam di Kolam, Pekerja Sawit Belum Ditemukan

Kalsel

Harga Minyak Goreng Naik di Pasar Tanjung Tabalong, Daging Ayam Ras Turun
apahabar.com

Kalsel

WTP tak Berpengaruh Kesejahteraan Rakyat
apahabar.com

Kalsel

Tanah Amblas, Jalur Penghubung Kalumpang dan Masta Margasari Putus
apahabar.com

Kalsel

Empat Wilayah Kalsel Berpotensi Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Hari Ini
apahabar.com

Kalsel

Nihil Tanda Kekerasan pada Jasad Perempuan di Sungai Tabalong
apahabar.com

Kalsel

120 Orang di Kecamatan Simpang Empat Tanbu Jalani Rapid Test, 10 Reaktif
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com