ga('send', 'pageview');
Breaking News! Kabar Duka, Kadisdik Banjar Maidi Armansyah Meninggal Dunia Sebelum Wafat, Kondisi Wali Kota Banjarbaru Naik Turun Geger Mayat Mengapung di Laut Tanbu, Polisi Sulit Identifikasi Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan




Home Kalsel

Sabtu, 11 Juli 2020 - 21:37 WIB

Resmi, Wali Kota Banjarmasin Terbitkan SE Tahun Ajaran Baru

Reporter: Bahaudin Qusairi - apahabar.com

 Selain orientasi pengenalan sekolah pada awal tahun pelajaran yang ditiadakan, pelaksanaan tahun ajaran baru akan menggunakan sistem PJJ karena pandemi Covid-19. Foto-Istimewa

Selain orientasi pengenalan sekolah pada awal tahun pelajaran yang ditiadakan, pelaksanaan tahun ajaran baru akan menggunakan sistem PJJ karena pandemi Covid-19. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Teka teki kapan tahun ajaran baru dimulai di Banjarmasin akhirnya terpecahkan.

Keputusan ini melalui Surat Edaran (SE) Nomor: 800/2878-Sekr/Dipendik/2020. Tentang Kebijakan Bidang Pendidikan Tahun Pelajaran 2020/2021.

SE dikeluarkan oleh Wali Kota Ibnu Sina setelah menimbang tibanya tahun ajaran di tengah pandemi Covid-19.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Banjarmasin Totok Agus Darmanto menerangkan awal tahun pelajaran 2020/2021 ditetapkan pada 13 Juli mendatang.

Hanya saja karena masa Pandemi Covid-19 orientasi pengenalan sekolah pada awal tahun pelajaran akan ditiadakan.

“Iya awal tahun ajaran 13 Juli mengikuti SE Wali Kota Banjarmasin,” ujarnya dihubungi apahabar.com, Sabtu (11/7).

Dari sana, ia mengatakan awal tahun ajaran ini pelaksanaan melalui pembelajaran jarak jauh (PJJ) dengan metode daring maupun luring atau gabungan keduanya.

Baca juga :  Bentuk Kemitraan Polres HSU, Hadirkan Ulama Saat Binrohtal

PJJ ini dilaksanakan mulai 13 Juli 2020 hingga 19 Desember 2020 atau selama semester 1 lamanya.

Setelah itu, sekolah direncanakan dibuka kembali pada awal semester 2 yaitu 4 Januari 2021.

“Pemberlakuan masa PJJ ini akan disesuaikan apabila ada kebijakan baru dari Kemendikbud maupun Pemkot Banjarmasin yang memungkinkan sekolah dibuka kembali sebelum 19 Desember,” pungkasnya.

Lantas bagaimana sekolah yang mengalami kekurangan daya tampung?

Totok menyampaikan tetap menjalankan pembelajaran tahun ajaran baru seperti sekolah yang biasa.

Terdapat 14 SMPN yang kekurangan murid. Sekolah yang dimaksud adalah SMPN 10,13,14,16,17,18,20,21,22,25,28,29, dan 32.

Baca juga :  Perbup Terbit, Warga Tabalong Tanpa Masker Bakal Ditindak

Hal ini diperoleh hasil Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online dinyatakan berakhir.

“Ya tetap jalan dengan murid yang ada,” tegasnya.

Ditambahkan, PJJ dilaksanakan untuk memberi pengalaman belajar bermakna tanpa harus menuntaskan seluruh materi kurikulum. Dipilih materi-materi prasyarat dan materi esensial.

Sekolah turut wajib menambahkan pendidikan kecakapan hidup dalam pelaksanaan PJJ yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik, terutama terkait sikap ketahanan diri untuk terhindar dari Covid-19.

“Pelaksanaan PJJ harus mengacu pada Petunjuk Teknis dan Pedoman yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan maupun Disdik Kota Banjarmasin,” ucapnya.

Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

8 Rumah di Veteran Banjarmasin Timur Ludes Diamuk Si Jago Merah !
apahabar.com

Kalsel

Rapat Golkar Putuskan Nama Ketua DPRD Balangan
apahabar.com

Kalsel

Polres Banjarbaru Dapat Penghargaan WBK dari Menpan RB
apahabar.com

Kalsel

Petahana Fokus Program Kerja Respon Duet Ovie-Iwan
apahabar.com

Kalsel

Polres HSU Jalankan BERGAUL, Identik dengan Program Kapolda Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Tabalong Paling Sedikit Pasien Positif Covid-19 Dalam Perawatan
apahabar.com

Kalsel

Dewan Kota Tak Dilibatkan Bahas PSBB
apahabar.com

Kalsel

Polisi Terjunkan Anjing Pelacak Kejar Penculik Siswi SMP Banjarbaru
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com