ga('send', 'pageview');
Sebelum Wafat, Kondisi Wali Kota Banjarbaru Naik Turun Geger Mayat Mengapung di Laut Tanbu, Polisi Sulit Identifikasi Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan Covid-19 di Bappeda Kalsel: Puluhan Positif, Satu Meninggal Dunia




Home Kalsel

Sabtu, 11 Juli 2020 - 21:31 WIB

Respons Epidemiolog, Kalsel Tembus 4 Ribu Kasus Covid-19

Reporter: Musnita Sari - apahabar.com

Pakar epidemiologi Kalsel menyebut temuan-temuan yang berkejaran dengan deret hitung membuat kasus positif Covid-19 terus bertambah. Foto ilustrasi epidemiolog-Detik.com

Pakar epidemiologi Kalsel menyebut temuan-temuan yang berkejaran dengan deret hitung membuat kasus positif Covid-19 terus bertambah. Foto ilustrasi epidemiolog-Detik.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Memasuki bulan keempat, angka pasien yang terkonfirmasi positif dan sembuh dari Covid-19 terus meningkat signifikan.

Angka peningkatan ini menurut pakar epidemiologi disebabkan temuan-temuan yang berkejaran dengan deret hitung bertambahnya kasus positif.

“Penularan masih belum bisa distabilkan dan belum mencapai puncak capaiannya,” ungkap Pakar Epidemiologi Kalsel, dr IBG Dharma Putra kepada apahabar.com, Sabtu (11/7) malam.

Sebagai informasi, angka positif Covid-19 di Kalsel telah mencapai 4.069 kasus dan masih ada 2.575 pasien dalam perawatan. Sementara, pasien sembuh telah mencapai 1.283 orang.

Angka Covid-19 tersebut kata Dharma dipengaruhi oleh karakter virus, durasi serta frekuensi penularan.

“Karakter virus di luar kendali kita dan tidak perlu terlalu dicemaskan. Yang terpenting adalah memperpendek durasi dan memperkecil frekuensi,” papar Direktur Utama RSJ Sambang Lihum ini.

Baca juga :  Apa Jasa Pelukis Ini Hingga Satu Komplek Pemakaman dengan Abdi Negara?

Pemerintah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah mengupayakan percepatan penemuan dan pengujian kasus Covid-19. Hal tersebut kata Dharma, dapat mempersingkat durasi penularan yang dimaksud.

“BPBD Kalsel dengan inovasi model penemuan dan meminta bantuan percepatan testing ke beberapa provinsi lain,” terang dia.

Kendati demikian, memperkecil frekuensi belum terlihat secara nyata sebab pergerakan masyarakat tidak bisa dikendalikan.

Solusi terbaik saat ini adalah memperkuat protokol kesehatan, seperti ketentuan wajib memakai masker.

“Tentunya harus disertai dengan terjaminnya produksi masker yang cukup untuk seluruh masyarakat,” lanjutnya

Selain pendistribusian untuk seluruh pelosok, harus dipastikan pula dari segi harga dan terjaminnya pemakaian masker secara benar.

Baca juga :  Sempat Tak Percaya, Ovie Kenang Sosok Nadjmi Adhani

Di sisi lain, kasus pasien meninggal dunia akibat Covid-19 mulai melandai. Angka kematian ini bergantung dari tingkat keparahan kasus, atau terlambatnya penanganan sampai di rumah sakit maupun oleh tim medis.

Keparahan dinilai menurun, sebab hasil penemuan kasus Covid-19 terus meningkat. Ini menunjukkan, mulai banyak orang tanpa gejala (OTG) ditemukan yang sebenarnya tidak parah dan mudah sembuh.
Sedangkan, sebagian pasien sembuh disumbang oleh kasus lama yang telah dilakukan perawatan intens.

“Secara umum kedua hal tersebut berarti kinerja pelayanan kesehatan sudah membaik. Tetapi kinerja surveilans masih perlu dioptimalkan,” tutup dia

Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Terkendala Covid-19, Jadwal SKB CPNS Banjarbaru Belum Ada Kepastian
apahabar.com

Kalsel

Penutupan Jembatan Alalak, Polisi Kerja Ekstra
apahabar.com

Kalsel

Isak Tangis Iringi Keberangkatan 170 JCH asal Tapin
apahabar.com

Kalsel

Nestapa Bocah di Banjarmasin: Diajari Jadi Budak Seks Sejak 14 Tahun
apahabar.com

Kalsel

Menuju Kota Sungai Terindah, Banjarmasin Sulap Anak Sungai Awang

Kalsel

Briptu AG Penculik Siswi SMP Banjarbaru di Mata Rekannya: Suka Mentraktir dan Peduli
apahabar.com

Kalsel

Brimob BKO Polda Papua Kembali ke Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Pasca-Haul Guru Sekumpul, Mahasiswa Turut Angkut Sampah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com