ga('send', 'pageview');
Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan Covid-19 di Bappeda Kalsel: Puluhan Positif, Satu Meninggal Dunia Tragedi Ledakan Berantai di Beirut: Puluhan Tewas, Ribuan Luka-Luka, Satu WNI Isu Save Meratus Mencuat, Konsesi PT MCM Masih Ada di HST




Home Ekbis

Selasa, 14 Juli 2020 - 11:38 WIB

Rupiah Berpotensi Tertekan Hari Ini, Dipicu Tinggi Kasus Covid-19

Redaksi - apahabar.com

Ilustrasi rupiah dan dolar AS. Foto: Antara

Ilustrasi rupiah dan dolar AS. Foto: Antara

apahabar.com, JAKARTA – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa (14/7) berpotensi tertekan seiring masih tingginya kasus positif virus corona baru (Covid-19).

Pada pukul 09.36 WIB rupiah masih menguat 68 poin atau 0,47 persen menjadi Rp 14.357 per dolar AS dari sebelumnya Rp 14.425 per dolar AS.

Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra, mengatakan rupiah mungkin mendapatkan tekanan hari ini setelah indeks saham AS semalam terkoreksi dan pagi ini sebagian indeks saham Asia melemah.

Baca juga :  Ada Sentimen Global, Rupiah Berpeluang Menguat

“Pelemahan dipicu kekhawatiran pasar terhadap meningginya kasus Covid-19 secara global dan masih memanasnya ketegangan hubungan antara AS dan China,” ujar Ariston di Jakarta, Selasa.

Negara bagian California, Amerika Serikat, melakukan lockdown kembali karena naiknya angka penularan Covid-19. Lockdown tersebut dinilai bisa mengganggu pemulihan ekonomi AS.

Sementara itu soal hubungan AS-China, kali ini AS mempermasalahkan klaim kepemilikan China terhadap sumber daya di Laut China Selatan.

Baca juga :  Ada Sentimen Global, Rupiah Berpeluang Menguat

“Di sisi lain, pasar juga masih mempertimbangkan potensi pemulihan ekonomi global di tengah pandemi yang bisa memberikan sentimen positif ke aset berisiko termasuk rupiah,” kata Ariston.

Ariston memperkirakan rupiah berpotensi tertekan ke arah Rp14.550 per dolar AS, dengan level support di kisaran Rp14.350 per dolar AS.

Pada Senin (12/7) lalu, rupiah ditutup menguat 10 poin atau 0,07 persen menjadi Rp 14.425 per dolar AS dari sebelumnya Rp 14.435 per dolar AS.(Ant)

Editor: Aprianoor

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Sejumlah Kebutuhan Pokok di Singkawang Naik Jelang Tutup Tahun
apahabar.com

Ekbis

Menteri ESDM: Peluncuran B30 untuk Perkenalan
aopahabar.com

Ekbis

Warga Penajam Nikmati Jargas, Pertamina: Lebih Ekonomis
apahabar.com

Ekbis

Biang Kerok Mahalnya Gula Pasir di Banjarmasin
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Menguat Didorong Sentimen Positif di Pasar Keuangan
apahabar.com

Ekbis

Tanggapi Pajak Ekonomi Digital, AFPI Berharap Ada Tarif Khusus
apahabar.com

Ekbis

2 Tambang Batu Bara RI Masuk 10 Besar Dunia, Salah Satunya di Kalsel
apahabar.com

Ekbis

Pencopotan Pejabat Bank Kalsel, Ini Analisa Ekonom
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com