Tim Paman Birin Blunder Ancam Polisikan Warga Soal Banjir Terima Kasih Warga Banjarmasin, Korban Banjir Batola Terima Bantuan dari Posko apahabar.com Operasi SAR SJ-182 Dihentikan, KNKT Tetap Lanjutkan Pencarian CVR Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Talaud Sulut, Tidak Berpotensi Tsunami Potret Seribu Sungai, Serunya Memancing di Jembatan Sudimampir Banjarmasin

Rupiah menguat, Pasar Masih Berharap Ekonomi Membaik

- Apahabar.com Selasa, 7 Juli 2020 - 11:01 WIB

Rupiah menguat, Pasar Masih Berharap Ekonomi Membaik

Foto ilustrasi rupiah. Foto-BeritaSatu/Mohammad Defrizal

apahabar.com, JAKARTA – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa (7/7) pagi, menguat dipicu pasar yang masih berharap ekonomi akan membaik di tengah pandemi Covid-19.

Pada pukul 9.51 WIB, rupiah menguat 58 poin atau 0,4 persen menjadi Rp 14.465 per dolar AS dari sebelumnya Rp 14.523 per dolar AS.

Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra, mengatakan rupiah masih berpotensi menguat terhadap dolar AS hari ini dengan sentimen positif yang mendorong penguatan indeks saham AS semalam.

“Pelaku pasar masih merespons positif potensi pemulihan ekonomi global dengan membaiknya data-data ekonomi yang baru dirilis,” ujar Ariston di Jakarta, Selasa.

Pada Senin (6/7) kemarin, beberapa data ekonomi dari negara maju menunjukkan aktivitas ekonomi yang sudah bertumbuh atau bahkan sudah mulai pulih seperti Jerman dan Zona Euro yang melaporkan peningkatan penjualan ritel selama Mei.

Sedangkan Inggris melaporkan peningkatan aktivitas konstruksi di Juni, dan AS yang melaporkan pulihnya aktivitas sektor jasa di Juni.

Selain itu, kebijakan Bank Indonesia yang memberikan stimulus dengan membeli obligasi pemerintah untuk membantu mendanai APBN, juga bisa memberikan sentimen positif untuk rupiah karena ini salah satu upaya membantu memulihkan ekonomi di tengah pandemi.

“Namun demikian, di sisi lain, pasar masih mewaspadai peningkatan laju penularan Covid-19 di dunia yang masih membebani pergerakan aset berisiko,” kata Ariston.

Ariston memperkirakan rupiah akan bergerak di kisaran Rp 14.400 per dolar AS hingga Rp 14.570 per dolar AS.

Pada Senin (6/7) lalu, rupiah menguat 33 poin atau 0,22 persen menjadi Rp 14.490 per dolar AS dari sebelumnya Rp 14.523 per dolar AS.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Harga dan Spesifikasi Pocophone F1
apahabar.com

Ekbis

Telkomsel Pastikan Kenyamanan Momen Ramadan dan Idul Fitri 2020
apahabar.com

Ekbis

3 Hari Ditindih Dolar AS, Rupiah Mulai Melawan
apahabar.com

Ekbis

Penumpang Turun Drastis, Maskapai di Kalsel Tetap Optimis
apahabar.com

Ekbis

IHSG Ditutup Menguat Seiring Positifnya Bursa Nasional
apahabar.com

Ekbis

Lanjutkan Tren Positif, Rupiah Dibuka Menguat 51 Poin
apahabar.com

Ekbis

Tekan Inflasi, Balikpapan Andalkan Program Urban Farming
zona hijau

Ekbis

Aksi Beli Saham oleh Investor Asing, IHSG Ditutup di Zona Hijau
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com