Tim Paman Birin Blunder Ancam Polisikan Warga Soal Banjir Terima Kasih Warga Banjarmasin, Korban Banjir Batola Terima Bantuan dari Posko apahabar.com Operasi SAR SJ-182 Dihentikan, KNKT Tetap Lanjutkan Pencarian CVR Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Talaud Sulut, Tidak Berpotensi Tsunami Potret Seribu Sungai, Serunya Memancing di Jembatan Sudimampir Banjarmasin

Rutan Marabahan Terpapar Covid-19, Satu WBP dan Petugas Positif

- Apahabar.com Senin, 6 Juli 2020 - 13:10 WIB

Rutan Marabahan Terpapar Covid-19, Satu WBP dan Petugas Positif

Sejumlah napi dan petugas di Rutan Marabahan terkonfirmasi positif Covid-19. Foto-apahabar.com/Bastian Alkaf

apahabar.com, BANJARMASIN – Virus Corona (Covid-19) sudah ‘masuk’ di penjara. Di Marabahan, Kabupaten Barito Kuala, seorang warga binaan pemasyarakatan (WBP) dan petugasnya terkonfirmasi positif Covid-19.

Secara keseluruhan, hingga Senin (6/7), berarti terdapat tiga petugas dan satu napi yang terkonfirmasi positif virus Corona di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Kepala Kanwil Kemenkumham Kalsel, Agus Toyib mengungkapkan keempatnya tersebar di sejumlah lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan (rutan).

Keempat orang ini setelah di-swab test menunjukkan hasil positif Covid-19.

Rinciannya, dua di antaranya berada di Rutan Marabahan. Satu petugas dan narapidana.

Kemudian satu pegawai yang betugas di Lapas Karangintan.

Kemudian satu lagi seorang petugas yang meninggal dunia di Lapas Teluk Dalam, Banjarmasin.

“Yang saya dapat datanya ada 4 orang. Satu di Lapas Karang Intan dan satu sipir di Lapas Banjarmasin yang meninggal, lalu dua orang di Rutan Marabahan,” ujarnya kepada apahabar.com.

Petugas maupun narapidana yang terpapar Covid-19 saat ini menjalani karantina mandiri.

Khusus petugas di Rutan Marabahan, ia dimasukkan ke rumah karantina Balai Pendidikan dan Pelatihan milik Pemprov Kalsel di Jalan Ambulung, Kelurahan Loktabat, Banjarbaru.

“Iya sudah beberapa hari dia dirawat dalam rumah karantina,” ucapnya.

Saat ini pula, kata dia, sebagian lapas dan rutan di Kalsel sudah dilaksanakan pemeriksaan rapid test.

“Rapid test upaya pencegahan dan memutus mata rantai penularan Covid-19 di lingkungan lapas dan rutan,” pungkasnya.

Menurutnya, Lapas amat sangat rentan apabila terdapat pegawai yang terinfeksi Covid-19.

Karenanya, para pegawai wajib mematuhi protokol pencegahan Covid-19 sebelum memasuki lapas.

“Pegawai kan sering keluar masuk kantor dan kalau narapidana selalu di dalam saja,” tuturnya.

Sebelum masuk Lapas, para pegawai wajib menjalani melalui bilik disinfektan, menggunakan masker, cuci tangan dan mengukur suhu tubuh.

Pun dengan pengunjung. Jam besuk napi saat ini telah ditiadakan.

“Jadi kita tunggu instruksi lebih lanjut Direktur Jenderal Pemasyarakatan. Lalu yang ingin berkunjung bisa lewat video call yang difasilitasi oleh Lapas,” ucapnya.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Bahaudin Qusairi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Arus Deras, Operator Dozer Kecelakaan Kapal di Perairan Tabanio Tak Kunjung Ditemukan
apahabar.com

Kalsel

Kecelakaan Maut di Kayutangi, Jaksa Cium Adanya Unsur Kelalaian
apahabar.com

Kalsel

Sebulan Operasi Yustisi Tabalong: 283 Warga Terjaring, Terbanyak dari Murung Pudak
apahabar.com

Kalsel

Sembilan Situs di Tabalong Masuk Cagar Budaya, Salah Satunya Masjid Pusaka Banua Lawas

Kalsel

Hanya ‘Lampu Hijau’, Disdik Kalsel Belum Rekomendasikan Belajar Tatap Muka
apahabar.com

Kalsel

BNNK Banjarmasin Kembali Kembangkan Kapasitas Pegiat Anti Narkoba
apahabar.com

Kalsel

5 Kuliner Khas HST Ludes di Harjad Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Dihadiri Ratusan Jamaah, Ceramah Ustaz DR Firanda Andirja di Banjarmasin Dikawal Polisi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com