ga('send', 'pageview');
Sebelum Wafat, Kondisi Wali Kota Banjarbaru Naik Turun Geger Mayat Mengapung di Laut Tanbu, Polisi Sulit Identifikasi Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan Covid-19 di Bappeda Kalsel: Puluhan Positif, Satu Meninggal Dunia




Home Kalsel

Senin, 6 Juli 2020 - 13:10 WIB

Rutan Marabahan Terpapar Covid-19, Satu WBP dan Petugas Positif

Reporter: Bahaudin Qusairi - apahabar.com

Sejumlah napi dan petugas di Rutan Marabahan terkonfirmasi positif Covid-19. Foto-apahabar.com/Bastian Alkaf

Sejumlah napi dan petugas di Rutan Marabahan terkonfirmasi positif Covid-19. Foto-apahabar.com/Bastian Alkaf

apahabar.com, BANJARMASIN – Virus Corona (Covid-19) sudah ‘masuk’ di penjara. Di Marabahan, Kabupaten Barito Kuala, seorang warga binaan pemasyarakatan (WBP) dan petugasnya terkonfirmasi positif Covid-19.

Secara keseluruhan, hingga Senin (6/7), berarti terdapat tiga petugas dan satu napi yang terkonfirmasi positif virus Corona di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Kepala Kanwil Kemenkumham Kalsel, Agus Toyib mengungkapkan keempatnya tersebar di sejumlah lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan (rutan).

Keempat orang ini setelah di-swab test menunjukkan hasil positif Covid-19.

Rinciannya, dua di antaranya berada di Rutan Marabahan. Satu petugas dan narapidana.

Kemudian satu pegawai yang betugas di Lapas Karangintan.

Kemudian satu lagi seorang petugas yang meninggal dunia di Lapas Teluk Dalam, Banjarmasin.

Baca juga :  Diananta, Jurnalis Kalsel Divonis Bersalah karena Berita

“Yang saya dapat datanya ada 4 orang. Satu di Lapas Karang Intan dan satu sipir di Lapas Banjarmasin yang meninggal, lalu dua orang di Rutan Marabahan,” ujarnya kepada apahabar.com.

Petugas maupun narapidana yang terpapar Covid-19 saat ini menjalani karantina mandiri.

Khusus petugas di Rutan Marabahan, ia dimasukkan ke rumah karantina Balai Pendidikan dan Pelatihan milik Pemprov Kalsel di Jalan Ambulung, Kelurahan Loktabat, Banjarbaru.

“Iya sudah beberapa hari dia dirawat dalam rumah karantina,” ucapnya.

Saat ini pula, kata dia, sebagian lapas dan rutan di Kalsel sudah dilaksanakan pemeriksaan rapid test.

“Rapid test upaya pencegahan dan memutus mata rantai penularan Covid-19 di lingkungan lapas dan rutan,” pungkasnya.

Baca juga :  Jalani Karatina Khusus, Kabag Keuangan Sekwan Tala Titip Pesan

Menurutnya, Lapas amat sangat rentan apabila terdapat pegawai yang terinfeksi Covid-19.

Karenanya, para pegawai wajib mematuhi protokol pencegahan Covid-19 sebelum memasuki lapas.

“Pegawai kan sering keluar masuk kantor dan kalau narapidana selalu di dalam saja,” tuturnya.

Sebelum masuk Lapas, para pegawai wajib menjalani melalui bilik disinfektan, menggunakan masker, cuci tangan dan mengukur suhu tubuh.

Pun dengan pengunjung. Jam besuk napi saat ini telah ditiadakan.

“Jadi kita tunggu instruksi lebih lanjut Direktur Jenderal Pemasyarakatan. Lalu yang ingin berkunjung bisa lewat video call yang difasilitasi oleh Lapas,” ucapnya.

Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Target Rp 7,2 M, Capaian Retribusi Pasar Banjarmasin Terkendala?

Kalsel

VIDEO: Tim BPBD Tapin Tak Ingin Kalah dengan Dingin dan Banjir
apahabar.com

Kalsel

Rumah Yatim Kalsel Salurkan Bantuan Peralatan Sekolah untuk Annisa
apahabar.com

Kalsel

Pramuka di Tanbu Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Gubernur Kalsel Hadiri Halalbihalal Pakuwojo Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Resmi, Milhan Rusli Pimpin SMSI Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Peringatan Sumpah Pemuda, Milenial Diingatkan Menjunjung Tinggi Bahasa Persatuan
apahabar.com

Kalsel

Laporan Pertanggungjawaban Gubernur Kalsel 2018 Banyak Kursi Kosong
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com