Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel

Sadis, Seorang Pria di Sampit Injak Kucing hingga Mati

- Apahabar.com Minggu, 26 Juli 2020 - 22:27 WIB

Sadis, Seorang Pria di Sampit Injak Kucing hingga Mati

Tangkapan layar video saat pelaku (kaos biru) mendekati kucing hitam, kemudian menginjaknya hingga kucing itu mati, di Sampit, Kamis (23/7). Foto-Antara

apahabar.com, SAMPIT – Seorang pria di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah terekam kamera membunuh seekor kucing secara sadis, menginjaknya dengan keras hingga kucing tersebut mati.

“Setelah melihat video tersebut, kami mencoba mengumpulkan informasi dengan mendatangi dugaan lokasi kejadian. Betul, kejadian tersebut di Jalan DI Pandjaitan, depan Pasar Sejumput, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang,” kata Komandan Jaga Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah Pos Sampit, Muriansyah, di Sampit, Minggu (27/7).

Peristiwa itu terjadi Kamis (23/7) sore, di depan sebuah toko alat tulis kantor. Saat itu, suasana di sekitar lokasi kejadian masih cukup ramai, termasuk di toko tersebut ada empat orang perempuan.

Ada dua ekor kucing saat itu berada di depan toko. Tiba-tiba datang seorang pria menendang seekor kucing. Pria tersebut kemudian menginjak dengan keras kepala seekor kucing hitam yang sedang duduk.

Akibat kuatnya injakan pria itu, kucing tersebut menggelepar dan mengeluarkan darah. Usai melakukan tindakan sadis itu, pria yang diduga mengalami gangguan jiwa itu langsung pergi meninggalkan kucing yang kemudian mati.

Kejadian singkat itu sontak membuat 4 perempuan yang ada di dalam toko kaget. Mereka tidak menyangka kejadian tersebut dan baru menyadari setelah melihat kucing tersebut ternyata mati.

Tindakan sadis pria itu terekam kamera tersembunyi yang ada di toko itu. Video singkatnya pun kemudian beredar di media sosial, sehingga menimbulkan keprihatinan masyarakat.

Muriansyah mengatakan, pihaknya sangat prihatin, waswas sekaligus marah dengan kejadian tersebut. Menurutnya, kejadian seperti ini merupakan yang pertama kali terjadi di Sampit.

Pihaknya belum menemukan pelaku. Diakuinya, ada informasi bahwa pelaku mengalami gangguan jiwa, namun pihaknya masih mencari pelaku untuk mengecek kebenarannya.

Jika ternyata pelaku tidak mengalami gangguan jiwa, Muriansyah berencana melaporkan kejadian itu ke polisi.

Menurutnya, tindakan pelaku bisa dijerat hukum, karena termasuk kategori tindak pidana. Aturan pidana mengenai penganiayaan dan pembunuhan hewan diatur dalam Pasal 302 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Namun, jika memang betul pelaku mengalami gangguan jiwa, kata Muriansyah pula, pihak keluarga seharusnya mengobati orang tersebut atau membawanya ke rumah sakit jiwa. Penderita gangguan jiwa yang memiliki perilaku seperti itu, jangan dibiarkan berkeliaran di jalan karena sangat berbahaya bagi orang lain.

“Saat ini kucing yang dibunuhnya dengan cara keji. Dikhawatirkan suatu saat nanti pelaku akan menyerang anak kecil atau warga lainnya. Dan kami berharap, Dinas Sosial juga merespons kejadian ini,” pungkas Muriansyah.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Uploader - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Usaha Kerajinan Rotan di Kapuas Terkapar Pandemi Covid-19
apahabar.com

Kalteng

DPRD Palangka Raya Terima Kunjungan Wakil Rakyat Kotabaru
Covid-19

Kalteng

30 Menit Usai Divaksin Covid-19, Keadaan Pejabat di Kalteng Tanpa Gejala
apahabar.com

Kalteng

Guru dan Murid PAUD di Kapuas Timur Kalteng Ikuti Lomba Meriahkan Tahun Baru Islam
apahabar.com

Kalteng

Pria Pemilik KTP Ganda Tipu Warga Kobar Rp1,2 M
Hibah Eksavator

Kalteng

Kapuas Terima Hibah Eksavator dari Kementerian PUPR
Pilgub Kalteng

Kalteng

Kapolres Kapuas Cek Pengamanan Rapat Pleno di Sejumlah PPK
apahabar.com

Kalteng

Stafsus Milenial Kepresidenan Optimistime Kerajinan Getah Nyahu Kalteng Tembus Pasar Ekspor
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com