ga('send', 'pageview');
Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan Covid-19 di Bappeda Kalsel: Puluhan Positif, Satu Meninggal Dunia Tragedi Ledakan Berantai di Beirut: Puluhan Tewas, Ribuan Luka-Luka, Satu WNI Isu Save Meratus Mencuat, Konsesi PT MCM Masih Ada di HST Nih, Hasil Swab Wali Kota Banjarmasin Usai Bertemu Nadjmi Adhani




Home Kalsel

Jumat, 31 Juli 2020 - 15:21 WIB

Salat Id di Nurul Anwar Marabahan, Segelintir Warga Tanpa Masker

Reporter: Bastian Alkaf - apahabar.com

Bentangan tali rafia membatasi saf antar jemaah salat Iduladha di Masjid Agung Al Anwar Marabahan. Foto-apahabar.com/Bastian Alkaf

Bentangan tali rafia membatasi saf antar jemaah salat Iduladha di Masjid Agung Al Anwar Marabahan. Foto-apahabar.com/Bastian Alkaf

apahabar.com, MARABAHAN – Sekalipun sudah diumumkan, segelintir warga masih mengabaikan penggunaan masker selama salat Iduladha di Masjid Agung Al Anwar Marabahan, Jumat (31/7).

Sebenarnya sehari sebelum pelaksanaan, pengurus Masjid Al-Anwar sudah memampang pengumuman yang berisi protokol peribadatan.

Selain menggunakan masker, jemaah diharuskan berwudu di rumah, membawa sajadah sendiri, tidak bersalaman, dan anak-anak berusia di bawah 12 tahun dianjurkan salat di rumah saja.

Namun demikian, masih saja terdapat anak-anak di bawah usia 12 tahun di antara jemaah.

Beberapa di antaranya bersama orang tua, sedangkan sebagian lain datang sendiri.

Baca juga :  Gelapkan Sigra, Pria Kotabaru Diringkus Polisi ¬†

Juga terlihat sejumlah jemaah yang masih mengabaikan penggunaan masker. Banyak di antaranya anak-anak duduk bersama kelompok masing-masing.

Namun demikian, bukan berarti jemaah dewasa juga mematuhi anjuran penggunaan masker,
“Bukan tidak mau pakai masker. Namun tadi ketinggalan di rumah,” celetuk salah seorang warga bernama Samsudin.

Untungnya semuanya mematuhi pengaturan saf, sehingga jarak antarjemaah sekitar 0,5 meter.
Sedangkan di halaman, jarak antar saf diatur menggunakan bentangan tali rafia.

Sementara pelaksanaan salat berlangsung singkat. Ustaz Muhammad Jabir yang menjadi imam, hanya membacakan surah-surah pendek.
Demikian pula khutbah Iduladha yang disampaikan Ustaz Abdul Kadar.

Baca juga :  Tabrak Lari Maut di Kotabaru, Polisi Kejar Pengemudi Truk Tangki

“Menyikapi pandemi yang sedang terjadi, sudah terdapat protokol kesehatan yang mesti dijalankan, termasuk di tempat ibadah,” sahut Wakil Bupati Batola, H Rahmadian Noor, seusai salat di Al Anwar.

Juga sesuai protokol kesehatan, Rahmadi terpaksa menolak beberapa warga yang menyodorkan tangan untuk bersalaman sesuai salat.

“Mau tidak mau bersalaman harus ditinggalkan dulu. Balas saja dengan menyedekapkan tangan, karena maksudnya pun kurang lebih sama,” tandas Rahmadi.

Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Tes Covid-19, Banjarmasin Belum Bisa Operasikan Alat Bantuan Presiden

Kalsel

Bupati Balangan Klarifikasi Penetapan Tersangka, Beberkan Sosok Dwi yang Ngaku KPK

Kalsel

Sejumlah Masjid di Tapin Belum Siap Laksanakan Salat Jumat Hari ini
apahabar.com

Kalsel

Lonjakan Covid-19 di Kalsel: Rumah Sakit Mulai Penuh, Tim Medis Kewalahan 
apahabar.com

Kalsel

Harga Bahan Pokok Naik, Pembeli di Dua Pasar Mengeluh
apahabar.com

Kalsel

Marak Penculikan, Disdik Minta Sekolah Banjarmasin Perketat Pengawasan
apahabar.com

Kalsel

Identitas Mayat Perempuan Tertutup Karung di HSS Terungkap
apahabar.com

Kalsel

Bentengi Kampung dari Virus Corona, Polsek Kelumpang Utara Bangun Portal di Perbatasan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com