3 Kali Diskor, Sidang Perdana Netralitas ASN Camat Aluh Aluh Berlangsung hingga Malam Sisa 85 Hari Jadi Bupati, Sudian Noor Doyan Bikin Kebijakan Kontroversial Diam-Diam, Adaro Kepincut Proyek Coal to Methanol di Kotabaru, Apa Kata Dewan? Kubah Datu Kelampaian Kembali Ditutup, Simak Penjelasan Zuriyat Gelapkan Penjualan Motor, Supervisor Marketing PT NSS Tabalong Diamankan Polisi

Sambut Tamu Allah, Kemenkes Arab Saudi Tingkatkan Fasilitas Kesehatan

- Apahabar.com Kamis, 23 Juli 2020 - 10:37 WIB

Sambut Tamu Allah, Kemenkes Arab Saudi Tingkatkan Fasilitas Kesehatan

Gerbang steril canggih untuk masuk ke Masjidil Haram. Foto-Net

apahabar.com, RIYADH –Kementerian Kesahatan Arab Saudi berupaya meningkatkan kesiapan fasilitas kesehatan sebelum dilaksanakannya ritual ibadah haji. Terlebih masih berkecamuknya pandemi Covid-19.

Seperti diberitakan Irham yang melansir dari Saudi Gazette untuk melayani para tamu Allah SWT, kementerian telah menyiapkan beberapa fasilitas kesehatan. Termasuk di antaranya Rumah Sakit Mina Al Wadi dan 29 pusat kesehatan di Arafat.

Sebuah rumah sakit lapangan, sebuah klinik keliling, enam ambulan dengan fasilitas sangat lengkap, serta tiga klinik disiapkan di sekitar tempat tinggal atau akomodasi para peziarah.

Sejumlah staf medis dan teknis juga terlibat dalam menyediakan layanan kesehatan bagi jamaah haji tahun 2020 ini. Kementerian juga telah meningkatkan persiapannya untuk menangani kasus-kasus yang berkaitan dengan stres akibat panas maupun penyakit yang diakibatkan suhu tinggi lainnya. Tahun ini, diperkirakan terjadi kenaikan suhu dibandingkan kondisi normal.

Fasilitas kesehatan di tempat-tempat suci telah dilengkapi dengan sarana yang memadai untuk menangani kasus-kasus stres panas dan stroke panas.
Kementerian Kesehatan Saudi juga menyiapkan kipas dengan semprotan air yang sejauh ini berhasil menghalau bahkan mengurangi kasus tekanan maupun stroke akibat suhu yang terlampau panas.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, untuk pertama kalinya di era modern, Kerajaan Saudi memutuskan melarang umat Muslim dari luar negeri melaksanakan ibadah haji. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang semakin luas.

Ziarah tahunan kali ini dibatasi untuk sekitar 10.000 peziarah yang tinggal di dalam Arab Saudi. 70 persen di antaranya merupakan warga asing di Kerajaan Saudi. Sebanyak 30 persen sisanya akan diambil dari pekerja kesehatan dan personel keamanan Saudi yang telah pulih dari Covid-19. Kebijakan ini diambil sebagai tanda terima kasih kerajaan atas pengorbanan mereka.

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Tak Diduga, Ulama Sepuh di Banjarmasin Ini Mau Temui Kiai Ma’ruf
apahabar.com

Habar

Menag: Persiapan Haji di Tanah Suci Beres, Amirul Hajj Belum Ditentukan
apahabar.com

Habar

Sambut Silaturahmi IPNU-IPPNU, Pengajar Manbaussa’adah; ke-NU-an akan Jadi Mata Pelajaran
apahabar.com

Religi

Syekh Ali Jaber Kini Kembali ke Indonesia, Setelah Sempat Dirawat di RS Al Anshar Madinah
apahabar.com

Ceramah

Bahagiakan Guru Ngaji, Gus Mus: Berikan Kado Buat Mereka
apahabar.com

Habar

Jika Umrah Dibuka, Komnas Haji dan Umrah Prediksi Biaya Jadi Sengketa
apahabar.com

Habar

DLH Gandeng Sopir di Kalimantan Hadapi Haul Sekumpul ke-14
apahabar.com

Religi

Kisah Foto Guru Sekumpul Selamat dari Kebakaran Hebat di Mahligai Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com