Viral Aksi Brutal ABG Dianiaya di Hotel Banjarmasin, Pacar Pelaku Ternyata Salah Kamar Pascabanjir Kalsel, Wamen LHK Siapkan 5 Aspek Pemulihan Lingkungan Update Covid-19 Tanbu: Sembuh 1 Orang, Positif Nihil 6 Preman Kampung Pemeras Warga di Jalan Nasional Kalsel-Kaltim Disikat Polisi Pasangannya Meninggal, Rahmad Masud: Saya Masih Nggak Nyangka, Ini Seperti Mimpi

Samsung Bahas Rencana Pengembangan 6G

- Apahabar.com Kamis, 23 Juli 2020 - 09:00 WIB

Samsung Bahas Rencana Pengembangan 6G

Ilustrasi jaringan telpon seluler atau HP 4G dan 5G. Foto-iSrockphoto

apahabar.com, JAKARTA – Samsung, menjadi salah satu perusahaan teknologi yang sudah mulai membicarakan tentang jaringan masa depan 6G. Hal itu dituangkan dalam white paper yang berjudul “The Next Hyper-Connected Experience for All”.

Dikutip dari GSM Arena, dalam laporan tersebut, Samsung memperkirakan tahap awal komersialisasi 6G akan dimulai pada 2028. Lalu untuk adopsi massal baru akan terjadi 2030.

Perusahaan asal Korea Selatan itu menyatakan teknologi 6G akan dapat digunakan mesin maupun manusia. Adapun sejumlah penerapan teknologi ini dapat digunakan pada replika digital, hologram mobile, hingga XR (cross reality).

Sebagai langkah awal, Head of Advanced Communications Research Center Samsung, Sunghyun Choi, menuturkan perusahaan sudah meluncurkan pusat riset dan pengembangan 6G.

Pembukaan pusat riset dan pengembangan itu dilakukan sebagai bentuk komitmen Samsung memimpin standarisasi 6G bersama pemangku kepentingan.

Dalam laporan itu, perusahaan juga menandai tiga kategori yang masih menjadi tantangan penerapan 6G di masa depan, yakni performa, arsitektur, termasuk persyaratan yang memadai.

6G sendiri, menurut Samsung, untuk dapat benar-benar dimanfaatkan harus mampu menyediakan data 1000Gbps (50 kali lebih cepat dari 5G). Sementara latency yang dibutuhkan kurang dari 100 mikrodetik (10 kali dari latency 5G).
dupleks yang lebih canggih sebelum akhirnya teknologi 6G ini dapat benar-benar dikembangkan.

5G Baru Meluncur, Samsung Sudah Selain itu, dibutuhkan pula frekuensi THz, solusi antena baru, hingga teknologi Bahas Investasi 6G
Rencana pembahasan 6G oleh Samsung ini sebenarnya sudah diketahui sejak tahun lalu.

Dilansir Bloomberg, Vice Chairman Samsung Electronics, Jay Y. Lee, mengatakan perusahaan akan mengejar investasi dalam bisnis masa depan, termasuk jaringan seluler generasi keenam atau 6G.

Investasi teknologi tersebut dilakukan mengingat Samsung menghadapi lingkungan bisnis global yang berubah dengan cepat, dan memberikan tekanan pada keuntungan perusahaan.

Mulai Pembahasan 6G

Sebagai langkah persiapan, Lee pada pekan lalu menggelar diskusi dengan para eksekutif Samsung untuk membahas potensi kolaborasi dengan berbagai perusahaan terkait jaringan mobile 6G, teknologi blockchain, dan artificial intelligence (AI). Rencana ini disampaikan oleh Samsung melalui email pada Minggu (16/6/2019).

Ini merupakan kali pertama Lee secara terbuka membahas potensi teknologi 6G.

“Kami harus menantang diri sendiri dengan sebuah revolusi untuk membuat fondasi-fondasi baru, bergerak melampaui ruang lingkung pencapaian masa lalu,” ungkap Lee dalam pernyataannya.

Selain menyampaikan panduan tentang rencana investasi, para eksekutif Samsung juga disebut meninjau rencana respons risiko untuk bisnis chip Samsung. Perusahaan juga membahas tantangan yang ditimbulkan oleh perubahan struktural dalam industri teknologi. (lip6)

Editor: Syarif

Editor: Uploader - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Samsung Galaxy S10 Plus vs Samsung Galaxy Note 9
apahabar.com

Gaya

Apa Kabar Kota Tua Kampung Sungai Jingah Banjarmasin?
apahabar.com

Gaya

Berat Badan Ricky Cuaca Turun 38 Kilogram, Ternyata Ini yang Dia Lakukan
apahabar.com

Gaya

Resmi Putus, Richard Kyle Ungkap Harapannya ke Jessica Iskandar
apahabar.com

Gaya

Unik, Inilah Sajian Kopi Sebening Air Mineral
apahabar.com

Gaya

Tanah Gambut Dapat Mempercantik Kulit
apahabar.com

Gaya

Investasi Janda Bolong, dan Kiat Petik Cuan
apahabar.com

Gaya

Sony Luncurkan Kamera Saku untuk Penggemar Videografi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com