VIDEO: Polisi Rilis Tersangka Pencurian Hp Rosehan di Pesawat Sengketa Kepemilikan Kampus Achmad Yani, Gugatan Adik Berlanjut di PN Banjarmasin Magrib, Mayat di Jembatan Kayu Tangi Gegerkan Warga Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin: Waktu Belajar Dipangkas, Sehari Hanya 5 Jam Sehari Jelang Penutupan, Pendaftar BLT UMKM di Batola Capai 5.000 Orang

Sapi Limosin Pemberian Presiden Jokowi untuk Warga Kalsel Berharga Rp 75 Juta

- Apahabar.com Kamis, 30 Juli 2020 - 14:12 WIB

Sapi Limosin Pemberian Presiden Jokowi untuk Warga Kalsel Berharga Rp 75 Juta

Sapi ternak jenis limousin bantuan Presiden Jokowi untuk warga Kalsel diketahui memiliki bobot 879,5 kilogram. Foto: Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Presiden Joko Widodo telah menyalurkan bantuan satu ekor sapi limosin untuk hewan kurban Idul Adha di Kalimantan Selatan.

Sapi hasil kontes ternak dari kabupaten Tapin ini memiliki berat 879,5 kilogram dengan nilai jual sekitar Rp75 juta.

“Yang kita seleksi adalah pemenang sapi-sapi unggul. Mekanismenya dari Sekretariat Presiden termasuk harga, kita hanya menetapkan berapa calon (sapi) yang diminta,” ucap Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kalsel, Suparmi, usai kegiatan penyerahan sapi oleh Gubernur di Masjid Noor Banjarmasin, Kamis (30/7).

Tahun ini, kata dia, terjadi penurunan pada hewan kurban sebesar 10 persen. Namun, Disbunnak terus melakukan pemantauan di kabupaten/kota hingga selesai pemotongan pada Senin mendatang.

“Kalau tahun kemarin 9.214 ekor, tahun ini kurang lebih 7.900 ekor di lokal,” sebut dia

Untuk mengantisipasi kekurangan, Disbunnak juga melibatkan para pelaku usaha dan masyarakat agar ketersediaan mencukupi. Sementara dari sisi harga, hingga menjelang perayaan Idul Adha dinilainya stabil.

“Insyaallah aman, cukup dan pasti berlebih. Menjelang hari H harga berkisar Rp 55 ribu perkilo berat badan,” paparnya

Pemilihan sapi bantuan presiden tersebut sudah melalui tahapan seleksi ketat oleh Disbunnak yang bekerja sama dengan para peternak. Pihaknya memastikan kesehatan hewan kurban mulai dari pemilihan, pengawalan penyerahan, sebelum hingga setelah pemotongan.

“Kami melakukan uji untuk bebas dari cacing dan penyakit lainnya. Sapi-sapi itu harus dalam kondisi yang sehat sebelum disampaikan kepada panitia pusat,” beber dia

Seperti diketahui, Presiden setiap tahunnya selalu memberikan bantuan sapi kurban untuk seluruh provinsi saat Idul Adha dengan kriteria rate badan antara 800 kilogram – 1 ton.

“Namun untuk Kalsel agak sulit mendapatkan capaian lebih dari 1 Ton. Hanya sekitar 900 kilogram,” katanya

Disbunnak memiliki tim khusus yaitu tim kesehatan hewan dan masyarakat veteriner untuk memastikan kesehatan hewan terjaga dan terpenuhi. Selain itu, juga melibatkan peternak dalam memberikan pakan dan pemeliharaan agar mendapatkan berat yang ideal.

“Tim kami melakukan pemeriksaan kesehatannya mulai dari uji pengambilan sampel, pemberian vitamin dan obat cacing . Lalupemeriksaan fisik, salah satunya gigi sapi. sehingga dinyatakan sapi tersebut layak,” pungkasnya.

Editor: Puja Mandela

Reporter: Musnita Sari - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Pasca-Kejadian Wamena, Ini Alasan Dokter Iluni FKUI Pilih Menetap di Papua
apahabar.com

Nasional

Hari Ini Dylan Sahara Dimakamkan di Ponorogo, Ifan Seventeen: ‘How Can I Live Without You’
apahabar.com

Nasional

Canberra Jadi Kota Pertama di Australia yang Bolehkan Warganya Isap Ganja
apahabar.com

Nasional

LSM: Perlu Pengawasan Ketat untuk Kelestarian Hiu
apahabar.com

Nasional

Survei Indo Barometer: TNI Lembaga Negara Paling Dipercaya Publik
apahabar.com

Nasional

Bom Ditemukan di Dekat Polres Cilacap
apahabar.com

Nasional

Covid-19, Anggota Komisi I DPR Usul Internet Gratis
apahabar.com

Nasional

Bangkit Melawan Kekerasan, Pemberangusan, dan Turbulensi Industri Media
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com