16 Hari Anti-Kekerasan, Aktivis Perempuan Kampanyekan Kesetaraan Gender di Banjarmasin Suhu Tubuh Tinggi, Wali Kota Samarinda Positif Covid-19 Kronologi Lengkap 2 Bocah asal Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi Inalillahi, 2 Bocah di Batu Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi Ketika Pejabat Pemkot Banjarmasin Rame-Rame Balikan Duit Korupsi KONI

Sarung Tangan Bisa Picu Penularan Virus Covid-19, Simak Alasannya

- Apahabar.com Rabu, 15 Juli 2020 - 21:36 WIB

Sarung Tangan Bisa Picu Penularan Virus Covid-19, Simak Alasannya

Ilustrasi - Virus corona dalam tampilan mikroskopik. Foto-EPA/CDC

apahabar.com, TULUNGAGUNG – Direktur RSUD dr Iskak, Tulungagung, dr Supriyanto, Sp.B, M.Kes mengingatkan warga tidak sembarangan menggunakan sarung tangan dengan maksud mencegah Covid-19.

Faktanya penggunaan karet/plastik pelindung telapak tangan itu justru bisa memicu penularan virus Corona.

“Jangan pakai sarung tangan. Jangan dikira menggunakan pakai sarung tangan itu aman. Sebab (bahan) karet yang menutup kulit tangan kita itu justru memicu kelembaban di mana virus Corona menjadi lebih lama bertahan,” kata dr. Supriyanto dikonfirmasi usai apel tiga pilar pembentukan Timsus Sosialisasi Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di GOR Lembupeteng, Tulungagung, Jawa Timur, Rabu (15/7).

Ia menjelaskan, kondisi berbeda apabila tangan dibiarkan dalam kondisi terbuka tanpa sarung tangan. Sebab apabila kulit tangan terpapar virus Corona, suhu udara bercampur angin kering yang menerpa permukaan kulit akan membuat virus maupun bakteri cepat mati.

“Yang jauh lebih penting itu adalah kebiasaan cuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir ataupun memakai ‘hand sanitizer’ (cairan pembersih tangan beralkohol),” katanya.

Menurut Pri, panggilan akrab dr. Supriyanto, pemakaian sarung tangan hanya direkomendasikan untuk petugas medis/paramedis ataupun kegiatan nonmedis. Ini berkaitan sterilitas benda atau media yang bakal tersentuh dan dipegang.

Itupun protokol tata cara pemakaian maupun saat melepas dari tangan harus diperhatikan dengan seksama. Tidak boleh keliru, dan dilanjutkan dengan membersihkan telapak tangan menggunakan cairan pembersih beralkohol.

“Jika digunakan sembarangan, apalagi oleh warga tanpa tahu prosedur yang benar, bisa jadi bumerang. Membahayakan diri sendiri dan orang lain tentunya,” katanya.

Dalam apel tiga pilar itu dr. Supriyanto, Sp.B, M.Kes menerima penghargaan atas prestasinya dalam upaya bersama percepatan penanganan Covid-19 di Tulungagung.

Saat ini, dari total 240 kasus Covid-19 di Tulungagung, sebanyak 235 penderita (98 persen) dinyatakan sembuh, meninggal tiga orang (1,03 persen), dan rasio kesakitan sama sekitar 1,03 persen (satu dirawat, dan satu diisolasi).

Tingginya angka kesembuhan ini menurut dr. Supriyanto tak lepas dari kolaborasi di semua lini dalam penanganan wabah, dengan tim tenaga kuratif yang mumpuni dan kredibel dalam menangani pasien kegawatdaruratan Covid-19.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Uploader - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Benarkah Sariawan Dapat Menular?, Simak Penjelasan Pakar
apahabar.com

Gaya

Resmi, Toyota Corolla Cross Hadir di Auto2000 Banjarmasin
apahabar.com

Gaya

India Blokir 59 Aplikasi China Termasuk TikTok dan WeChat
apahabar.com

Gaya

Gara-gara Mobil Ini, Menteri Keuangan Orde Baru “Dipermasalahkan” Masuk Istana
apahabar.com

Gaya

Ini Kiat Menurunkan Risiko Serangan Jantung pada Usia Produktif
apahabar.com

Gaya

Sering Makan Kacang, Awas Risiko Kanker Ini Mengintai
apahabar.com

Gaya

Di Tengah Pandemi, 8 Makanan Ini Bisa Tingkatkan Imun Para Lansia
apahabar.com

Gaya

Musim Rambutan Datang Nih, Yuk Intip Manfaat Buah Ini
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com