Perhatian! PT KPP Rantau Ngutang Pajak Alat Berat Rp 1,8 M Warung Jablay di HSS Meresahkan, MUI Ngadu ke DPRD Jelang Pencoblosan, Warga Kalsel Diimbau Jangan Telan Mentah-Mentah Berita Medsos Disbudpar Banjarmasin Rilis Dua Wisata Baru, Cek Lokasinya Otsus Jilid Dua, Semangat Baru Pembangunan Papua

Selama 2019, KPK Tangkap 76 Tersangka dalam OTT

- Apahabar.com Senin, 27 Juli 2020 - 15:29 WIB

Selama 2019, KPK Tangkap 76 Tersangka dalam OTT

Ilustrasi OTT KPK. Foto: Net

apahabar.com, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat 76 tersangka ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) selama 2019.

“Tahun lalu, 76 tersangka ditangkap dalam operasi tangkap tangan, dilakukan sebanyak 21 kali (OTT) di 14 daerah. Tangkap tangan KPK menyasar berbagai macam profesi,” ucap KPK melalui video peluncuran “Laporan Tahunan KPK 2019: Merangkai Simfoni Melawan Korupsi” yang disiarkan akun Youtube KPK, Senin (27/7).

Adapun rinciannya, yakni DKI Jakarta 6 kali OTT, Jawa Tengah 2, Lampung 2, Kalimantan Timur 2, Kalimantan Barat 1, Daerah Istimewa Yogyakarta 1, Kepulauan Riau 1.

Selanjutnya, Nusa Tenggara Timur satu 1 kali OTT, Sumatera Selatan 1, Sumatera Utara 1, Sulawesi Utara 1, Jawa Timur 1, Jawa Barat 1, dan Banten 1.

KPK juga mencatat OTT tersebut dilakukan terkait suap proyek sebanyak 8 kasus, suap jabatan 3 kasus, suap pengadaan barang dan jasa 3 kasus, suap perizinan 3 kasus, dan suap penanganan perkara 2 kasus.

Selain itu, KPK juga untuk pertama kalinya pada 2019 berhasil mengembalikan aset dari luar negeri.

Kerja sama antara KPK dengan Corrupt Practices Investigation Bureau (CPIB) Singapura berhasil mengembalikan uang sebesar 200 ribu dolar Singapura ke Indonesia. Pengembalian tersebut terkait perkara suap salah satu mantan kepala BUMN.

Kemudian, KPK juga telah menyetor senilai Rp319 miliar ke kas negara dari pengembalian aset negara akibat tindak pidana korupsi.

Adapun rinciannya, yakni Rp121,9 miliar dari pendapatan uang pengganti tindak pidana korupsi yang telah diputus pengadilan, Rp17,8 miliar dari pendapatan denda hasil tindak pidana korupsi.

Kemudian, Rp180,07 miliar dari pendapatan uang sitaan hasil korupsi yang telah diputus pengadilan dan pendapatan uang sitaan hasil tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang telah diputus pengadilan.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Ratusan Wisatawan Tersengat Ubur-Ubur di Pantai Selatan Kabupaten Gunung Kidul
apahabar.com

Nasional

Dugaan Rasisme Mahasiswa Papua di Surabaya, GP Ansor Kalsel Bantah Keterlibatan Banser
apahabar.com

Nasional

Ketika UAS Bersua Mbah Moen, Tak Ada Pembicaraan Politik
apahabar.com

Nasional

Anak Krakatau Keluarkan Asap Hitam Setinggi 5 Ratus Meter
apahabar.com

Nasional

Indonesia Terima Bantuan Alkes dari Gabungan Pengusaha China
apahabar.com

Nasional

Ternyata Ini Pemicu Mayat dalam Koper Dimutilasi
apahabar.com

Nasional

KPK Obok-Obok Ruang Kerja Mendag Enggartiasto..!!
apahabar.com

Nasional

Update Covid-19 di Indonesia: 960 Pasien Sembuh
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com