ga('send', 'pageview');
Breaking News! Kabar Duka, Kadisdik Banjar Maidi Armansyah Meninggal Dunia Sebelum Wafat, Kondisi Wali Kota Banjarbaru Naik Turun Geger Mayat Mengapung di Laut Tanbu, Polisi Sulit Identifikasi Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan




Home Kalsel

Selasa, 7 Juli 2020 - 17:18 WIB

Sepekan Dikarantina, Balita di Tabalong Sembuh dari Covid-19

Reporter: Ahc25 - apahabar.com

Ketua DPRD Tabalong H Mustafa menyerahkan bingkisan dan uang kepada anak yang sembuh dari Covid-19. Foto-apahabar.com/Ahc25

Ketua DPRD Tabalong H Mustafa menyerahkan bingkisan dan uang kepada anak yang sembuh dari Covid-19. Foto-apahabar.com/Ahc25

apahabar.com, TANJUNG – Rekor berhasil dicapai Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Tabalong.

Seorang pasien anak di bawah umur lima tahun (balita) berhasil sembuh dalam waktu cepat usai menjalani karantina di RSUD H Badaruddin Tanjung.

Pasien itu berinisial AS, usia baru 4 tahun, warga Kelurahan Tanjung RT 13.

Ia masuk karantina sejak 1 Juli dan dinyatakan sembuh 7 Juli 2020, atau sepekan selama di karantina.

“Kita memecahkan rekor pasien sembuh dari Covid-19 tercepat dengan waktu 7 hari, dia anak berusia 4 tahun,” kata Bupati Tabalong, H Anang Syakhfiani, saat melepas pulang 7 orang pasien sembuh dari Covid-19, Selasa (7/7) sore.

Baca juga :  Jelang HUT RI, 140 Napi di HSS Diusulkan Dapat Remisi

Selain anak usia 4 tahun yang dikarantina hanya 7 hari, terdapat juga 1 pasien paling lama menempati ruang karantina selama 48 hari.

Kemudian, terdapat pasien sembuh satu keluarga terdiri dari ibu dan dua orang anaknya, serta satu orang perawat dan warga lainnya, rata-rata mereka dirawat belasan hari saja.

“Kedepan kita berharap mereka yang menajalani isolasi di Unit Penanggulangan Khusus Covid-19 ini waktu sembuhnya hanya 11 hari,” harap Anang.

Baca juga :  Program Jumat Peduli Nelayan, Lanal Kotabaru Salurkan Peralatan Melaut

Pada kesempatan itu, Anang, berpesan kepada pasien sembuh menjadi contoh dimasyarakat tentang penerapan protokol kesehatan.

“Jelaskan kepada masyarakat penerapan protokol kesehatan Covid-19 itu sangatlah penting untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” pintanya.

Para pasien sembuh selain diberikan bingkisan juga diberikan uang Rp1.5 juta per orang.

Hadir dalam pelepasan pulang pasien sembuh Covid-19, Wakil Bupati H Mawardi, Dandim 1008 Tanjung, Letkol Inf Ras Lambang Yudha, Kapolres Tabalong AKBP M Muchdori, Ketua DPRD H mustafa dan pejabat lainnya.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Borneo

Bantuan Korem 101 Antasari dan Pemprov Kalsel Sudah Tiba di Palu
apahabar.com

Kalsel

Rp5 Miliar untuk Bangun Incenarator
apahabar.com

Kalsel

Lihat Marabahan Seperti Kota Mati, Kepala SKPD Batola Diwanti-wanti Bupati
apahabar.com

Kalsel

Duarrr! Suara Ledakan Disusul Asap Hitam dari Dalam UPPP Barito
apahabar.com

Kalsel

Kades di Kalsel Ditemukan Tewas dengan Luka Tembak
apahabar.com

Kalsel

Update Syamsudin Noor Pasca-Penambahan Jam Terbang: Kini Hanya Perlu Rapid Test
apahabar.com

Kalsel

Didemo, Bupati HST Kritik Balik Para Pengunjuk Rasa
apahabar.com

Kalsel

Polisi Bongkar Pemicu Perempuan Muda di Bincau Martapura Gantung Diri
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com