Dinkes Banjarmasin Langgar Prokes, Pejabat Pemkot Melempem Sidang Kasus Sabu 300 Kg di Banjarmasin, 4 Terdakwa Terancam Hukuman Mati! Tipu-Tipu Oknum DLH Banjarmasin, Sekantoran Diutangi Ratusan Juta Tipu Belasan Penyapu Jalan, Oknum ASN di Banjarmasin Akhirnya Mengaku! Berstatus Waspada, PVMBG Sebut Aktivitas Gunung Semeru Masih Fluktuatif

Sidak ke HBI, Petugas Sindir Pengelola Nashville Pub

- Apahabar.com Rabu, 15 Juli 2020 - 07:06 WIB

Sidak ke HBI, Petugas Sindir Pengelola Nashville Pub

Dalan razia di sejumlah tempat hiburan malam (THM), petugas masih menemukan pengunjung yang tak menggunakan masker. Foto-apahabar.com/Riyad Dafhi

apahabar.com, BANJARMASIN -Setelah diduga disulap menjadi diskotek, Satpol PP Banjarmasin merazia sejumlah tempat hiburan malam (THM), Rabu (15/7) malam.

Dari sejumlah THM yang didatangi, petugas menemukan banyak pengunjung yang tidak memakai masker.

Mulanya yang didatangi petugas adalah Nashville salah satu THM di Hotel Banjarmasin Internasional (HBI).

Di tempat tersebut, petugas lantas menyindir pengelola lantaran musik yang diputar bergenre progresif.

Dikhawatirkan, suasana THM yang awalnya hanya pub dan kafe, berubah layaknya diskotek.

“Kalau bisa musik yang diputar jangan cepat seperti ini, jangan sama kaya di diskotek, namanya kan cafe, putar lagu yang slow lah, kalau bisa putar saja lagu daerah,” kata Plt Kepala Satpol PP, Fathurrahim di sela razia.

Dari Nashville Pub & Cafe, petugas meninjau tempat karaoke. Dari sana tak ditemukan hal yang mencurigakan.

Selanjutnya petugas mengontrol Athena. Diskotek yang juga berada di hotel tersebut didapati tak beroperasi.

Malam tadi, General Manager (GM) HBI, Eri Sudarisman membantah dugaan jika Nashville disulap tak ubahnya seperti diskotek.

“Gak ada lah, format pub kan memang seperti itu, sore kita mainkan homeband dulu, lalu sekitar pukul 10.00 malam baru kita mainkan musik progresif,” katanya.

Soal pemutaran musik yang mirip dengan diskotek, Eri Sudarisman berjanji, jika ke depannya pihaknya akan memutar musik yang lebih lambat.

Selain itu, Eri juga membantah jika pihaknya terkesan melawan aturan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin.

“Kita tidak melawan, kita taat, buka saja kita paling lambat,” katanya.

Selesai melakukan inspeksi dadakan atau sidak di THM di HBI, petugas beranjak menuju Grand Hotel.

Di sana, petugas tak menemukan adanya hal yang mencurigakan. Diskotek juga tampak tutup.

Karaoke pun terlihat sudah diberikan tanda, agar para pengunjung taat menjaga jarak.

GM Grand Hotel, Khairul Umam menuturkan jika pihaknya akan menaati peraturan yang sudah ditetapkan oleh Pemkot Banjarmasin.

“Protokol sudah kita terapkan, dari lantai bawah, pintu masuk, sudah kita terapkan kepada para pengunjung,” tuturnya.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Riyad Dafhi R - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Jelang Pelantikan Presiden, Habib Hasan Ajak Warga Berdoa untuk Bangsa

Kalsel

Satu Lagi Alumnus Gowa Reaktif Covid-19, HST Catatkan Kasus Perdana
Antisipasi Corona, Ribuan Liter Disinfektan Basahi Kota Barabai

Kalsel

Antisipasi Corona, Ribuan Liter Disinfektan Basahi Kota Barabai
apahabar.com

Kalsel

Penderita ISPA di Batola Berpotensi Meningkat

Kalsel

Pemprov Kalsel Lakukan Pengambilan Sumpah Janji 601 ASN
apahabar.com

Kalsel

Bawaslu Telusuri Dugaan Kasus dan Pelaku Asusila Penyelenggara Pemilu
apahabar.com

Kalsel

13 Motor Diamankan, Yang Merasa Kehilangan Silahkan ke Polres Tapin
apahabar.com

Kalsel

Bersama Polsek Tanta, Pramuka Tabalong Imbau Protokol Kesehatan Diterapkan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com