Debat Ke-2 Pilbup Tanbu: “Wakil Komitmen” HM Rusli Bikin Bingung Alpiya, Mila Karmila Speechless PN Martapura Putuskan Camat Aluh-Aluh Melanggar Netralitas ASN Kembali, Duta Zona Selatan Batola Memenangi Atak Diang Kawal Pilkada Serentak, Polda Kalsel Komitmen Tegakkan Netralitas Tapin Berpotensi Tinggi di Sektor Energi Terbarukan, Pertanian, dan Parawisata

Soal Blokir TikTok, Menkominfo Pegang Teguh Arah Kebijakan Negara

- Apahabar.com Kamis, 16 Juli 2020 - 05:30 WIB

Soal Blokir TikTok, Menkominfo Pegang Teguh Arah Kebijakan Negara

Ilustrasi TikTok. Foto-Shutterstock/far

apahabar.com, JAKARTA – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate mengatakan tidak akan memblokir TikTok hanya karena mengikuti langkah sejumlah negara yang sudah memblokir platform berbagi video berdurasi singkat tersebut.

“Jangan ikut-ikut kalau ada negara yang tutup, terus kita ikut blokir juga, ada negara yang buka kita ikut buka juga. Kita menentukan sesuai dengan arah kebijakan negara Indonesia,” kata Johnny ditemui di gedung Kementerian Kominfo Jakarta, Rabu (15/7).

Selama mengikuti undang-undang dan aturan, kata Johnny, maka penyelenggara sistem elektronik, dalam hal ini TikTok tetap dapat beroperasi. “Kalau tidak sesuai dengan undang-undang yang ada, maka tentu dia menjadi masalah,” ujar dia.

Menkominfo juga mendorong penyelenggara sistem elektronik untuk mengikuti undang-undang dan aturan yang berlaku di Indonesia.

“Di Indonesia ini semua penyelenggara sistem elektronik, semua aplikasi, kami ingatkan dan kami dorong terus untuk memanfaatkannya dengan memperhatikan dan sesuai dengan undang-undang yang ada,” ujar Menteri Johnny.

Pada akhir Juni, India memblokir 59 aplikasi yang sebagian besar merupakan aplikasi seluler asal China, termasuk TikTok milik Bytedance, dalam langkah tegas memboikot China dari ruang online sejak sengketa perbatasan meletus antara kedua negara awal Juni.

Pekan lalu, Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo, mengatakan bahwa pemerintah Trump sedang mempertimbangkan pelarangan TikTok, meskipun tidak sepenuhnya jelas bagaimana pelarangan semacam itu akan bekerja dalam praktiknya.

Perusahaan perbankan asal Amerika Serikat, Wells Fargo, telah menginstruksikan karyawan yang menginstal TikTok pada perangkat perusahaan untuk menghapus aplikasi tersebut menyusul kekhawatiran soal privasi.

Pada Jumat (10/7), Amazon mengatakan telah mengirim email “salah” kepada karyawan yang meminta mereka menghapus TikTok dari perangkat seluler dengan alamat email kantor. Amazon kemudian mengklarifikasi bahwa “tidak ada perubahan pada kebijakan kami saat ini sehubungan dengan TikTok.”(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Uploader - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Merawat Pasien Demam Berdarah Tanpa Harus Opname
apahabar.com

Gaya

Ternyata Buah Semangka Berkhasiat untuk Kecantikan Kulit dan Rambut
apahabar.com

Gaya

Hari Jadi Gojek Ke-10, GoFood Tawarkan Sederet Promo hingga 1 Desember 2020
apahabar.com

Gaya

Catat, 5 Biaya yang Disiapkan Jelang Buah Hati Lahir
apahabar.com

Gaya

Nikmati Wisata Alam Bogor, Luna Maya Asyik Makan Jengkol
apahabar.com

Gaya

IG Hilang, Kekeyi Bingung Kerja Apa
apahabar.com

Gaya

DLaps Bakery, Roti yang Diproduksi Tahanan Lapas Klas 1 Makassar
apahabar.com

Gaya

Manfaat Jambu Air Putih, Kendalikan Gula Darah hingga Cegah Infeksi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com