Blak-blakan Walhi Soal Biang Kerok Banjir Kalsel BREAKING NEWS: Usai Pasukan Katak, Giliran Paskhas Mendarat di Kalsel Meletus! Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas Sejauh 4,5 Kilometer Edan! 2 Pria Pembawa Sabu 11 Kg Tertangkap di Duta Mall Licin, Bos Travelindo Terduga Penipu Jemaah DPO Sejak Tahun Lalu

Sudah Dioperasi, Kondisi Bayi Jantung Bocor dari Batola Stabil

- Apahabar.com Senin, 20 Juli 2020 - 20:27 WIB

Sudah Dioperasi, Kondisi Bayi Jantung Bocor dari Batola Stabil

Aliqa Azzahra, bayi yang mengalami jantung bocor dari Batola sudah menjalani operasi di Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita (RSJPDHK) di Jakarta. Foto-Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Masih ingat Aliqa Azzahra? Bayi yang mengalami jantung bocor dari Barito Kuala ini sudah menjalani operasi. Perawatan Aliqa dilakukan di Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita (RSJPDHK) di Jakarta sejak 14 Juni 2020.

Selama berada dalam penanganan RSJPDHK, kondisi bayi yang mengalami jantung bocor bawaan ini cukup baik. Namun untuk tindakan lanjutan, dibutuhkan tahapan yang cukup panjang.

Sembari menunggu kondisi fisik terbaik Aliqa, bayi berusia 4 bulan tersebut harus menjalani setidaknya sebelas tahapan pemeriksaan.

Akhirnya setelah semua tahapan dilalui, Aliqa menjalani operasi, Senin (20/7). Operasi ini dilakukan untuk memperbaiki pembuluh darah dari dan ke jantung.
“Operasi dilakukan mulai pukul 08.00 dan selesai sekitar pukul 13.00,” beber Najir, ayah Aliqa melalui pesan Whatsapp kepada apahabar.com.

“Alhamdulillah operasi berlangsung lancar. Sekarang Aliqa ditempatkan di ruang ICU untuk penanganan pasca operasi,” imbuhnya.

Operasi yang baru dilakukan ternyata bukan tindakan pertama dan terakhir. Masih terdapat tahapan untuk operasi kedua dan ketiga.

“Tapi jangka waktu operasi selanjutnya masih harus melihat kondisi Aliqa. Bisa dilakukan dalam beberapa bulan kedepan atau bahkan tahunan,” jelas Najir.

Penanganan Aliqa sendiri sudah disokong BPJS Kesehatan, terhitung sejak 24 Juni 2020. Namun selama 10 hari sebelumnya, semua biaya ditanggung Pemkab Batola dan Yayasan Sedekah Kemanusiaan yang diketuai Bupati Hj Noormiliyani AS.

Pengambilalihan pembiayaan dilakukan Noormiliyani, setelah BPJS Kesehatan enggan melonggarkan regulasi 14 hari pasca registrasi, sekalipun untuk peserta umum yang menghadapi kasus-kasus darurat.

Berbarengan dengan putusan itu, Noormiliyani juga menunda pembayaran Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan sejak akhir Juni 2020.

Selain biaya perawatan selama 10 hari, Pemkab Batola dan Yayasan Sedekah Kemanusiaan juga menyokong biaya akomodasi dan transportasi kedua orang tua Aliqa di Jakarta.

Pemkab Batola juga mengutus Staf Ahli Bupati Bidang Politik dan Pemerintahan, Suyud Sugiono, serta Arie Deny Wahyudi, untuk membantu orang tua Aliqa.

“Kami sekeluarga berterima kasih kepada semua pihak, terutama Bupati Batola, karena telah membantu pengobatan Aliqa,” tandas Najir.

Editor: Syarif

Editor: Reporter: Bastian Alkaf - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Kemenag Kalsel Berharap Keberangkatan Haji 2020 Sesuai Jadwal
apahabar.com

Kalsel

Pemkot Banjarmasin Dianggap Tutup Mata atas Maraknya Prostitusi Online
apahabar.com

Kalsel

Ajak Masyarakat ‘Bela Negara’, Waket DPRD Kalsel: Radikalisme Musuh Kita Bersama
apahabar.com

Kalsel

Isi HUT RI ke-75 dengan Bakti Sosial, Paman Birin: Polda Kalsel Jadi Pelopor
apahabar.com

Kalsel

Ramalan Cuaca Kalsel Hari Ini, Cek Informasi BMKG
apahabar.com

Kalsel

Peringati HUT PGRI, Ada Parade Baca Puisi di SMKPPN Paringin
apahabar.com

Kalsel

Kasus Penyiraman Air Keras di Cafe Capung Tak Buat Alfi Gentar
apahabar.com

Kalsel

Duh, SDN Melayu 5 Banjarmasin Baru Menerima Pendaftar 6 Siswa
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com