Banjir Belum Reda, Warga Desa Bincau Terancam Kekurangan Makanan Update Covid-19: Belasan Warga Kapuas Sembuh, 1 Positif H2D Sidang Perdana di MK, Bawaslu RI ‘Turun Gunung’ ke Kalsel 4.840 Vial Vaksin Covid-19 Tiba di Tanah Bumbu Pengungsi Banjir Bertambah, Kalsel Perpanjang Status Tanggap Darurat

Susur Sungai Masih Bisa Meski Siring Piere Tendean Ditutup

- Apahabar.com Minggu, 12 Juli 2020 - 10:41 WIB

Susur Sungai Masih Bisa Meski Siring Piere Tendean Ditutup

Kondisi Siring Menara Pandang, Jl Piere Tendean Banjarmasin, Minggu (12/7). Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin menutup kawasan Siring Piere Tendean, Minggu (12/7). Namun bukan berarti wisata susur sungai juga.

Warga masih bisa menikmati susur sungai. Hanya saja, loket klotok wisata yang biasa mangkal dipindah ke tempat Siring Jalan Jenderal Sudirman atau O Kilometer.

“Kita tidak menutup susur sungai cuma memindah tempat loket karcis saja,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banjarmasin, Ehsan Al Haq.

Ia mengungkapkan, penutupan kawasan siring ini untuk meminimalisir potensi penyebaran Covid-19 ditempat umum.

Pasalnya dilihat beberapa pekan lalu, masih banyaknya pengunjung siring yang tidak mematuhi protokol kesehatan.

“Sebenarnya penutupan siring ini kita lakukan dari Perbatasan sosial berskala besar (PSBB) kemarin. Adanya kesalahan pahaman atau keliruan masyarakat bahwa siring itu dibuka, padahal tidak.” ujarnya.

Penutupan diterapkan sepanjangan Siring Piere Tendean Menara Pandang dari Patung Bekantan hingga Jembatan Pasar Lama.

Skema penutupan hingga sampai 3 bulan. “Setiap bulan Pemko melakukan evaluasi menyeluruh perihal keefektipan langkah tersebut,” terangnya.

Berdasar pantuan apahabar.com, penutupan menggunakan tali pembatas dari jalan menuju kawasan tempat wisata tersebut.

Petugas Satpol PP dan Dinas Perhubungan (Dishub) setempat dikerahkan untuk menghalau lonjakan pengunjung yang masuk ke Siring Piere Tendean.

Tak ayal warga hingga Pedagang Kaki Lima (PKL) terpaksa beraktivitas dan berjualan di seberang kawasan siring.

Mereka tidak bisa masuk karena penjagaan yang ketat oleh petugas gabungan.

Dinas Kesehatan (Dinkes) pun turut mengedukasi bahaya Covid-19 kepada warga yang melintas.

Menanggapi itu, Muhammad Rizky menyampaikan sangat sepakat dengan keputusan Pemkot menutup kawasan Siring Piere Tendean.

Sebab lonjakan kasus virus Corona terus terjadi, sehingga dirinya khawatir dengan penumpukan orang skala besar ketika berolahraga.

“Aktivitas akhir pekan tidak selalu di Siring kan. Olahraga diluar juga bisa tapi tetap patuhi protokol kesehatan,” ujarnya.

Editor : Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Reporter : Bahaudin Qusairi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Tak Berkategori

Nekat, Kawanan Pencuri Rampok dan Sekap Kasat Narkoba Kotabaru
apahabar.com

Tak Berkategori

Susul 2 Emas Putri, Takraw Putra Tapin Juga Sumbang 1 Emas untuk HUT ke-55
apahabar.com

Tak Berkategori

Terkait Masalah Sungai di Banjarmasin, Cawali Hj Ananda Terima Banyak Masukan dari Prof Lambut
apahabar.com

Tak Berkategori

Efek Covid-19, Kebakaran Kalah dengan Evakuasi Hewan di Banjarmasin

Tak Berkategori

Kapolsek Kapuas Murung Pimpin Operasi Yustisi Penegakan Disiplin Prokes
apahabar.com

Tak Berkategori

Tegas! Imam Besar Al Azhar Kairo Bakal Tuntut Penghina Rasulullah di Pengadilan Internasional
apahabar.com

Tak Berkategori

Kronologi Pembunuhan Brutal di Kelumpang Kotabaru: Sakit Hati, Tetangga Sendiri Ditombak hingga Tewas
apahabar.com

Tak Berkategori

Agar Tak Bias, Pakar ULM: Peta Zonasi Risiko Harus Didukung Sampel Tes PCR
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com