Resmi, Hakim Vonis Pemilik Gudang Sabu di Banjarmasin Penjara Seumur Hidup! Remaja Korban Tabrakan di Tabalong Akhirnya Diamputasi, Keluarga Pilih Ikhlas Periksa 16 Mahasiswa, Polisi Terbitkan SPDP untuk Korwil BEM Kalsel Dapat Lampu Hijau, SMA di Kalsel Belum Berani Buka Sekolah Netizen Gagal Paham Soal Bingkisan SHM-MAR, Bawaslu: Sarung Boleh

Tak Cukup Empat, Pemprov Kalsel Tambah Dua Lokasi Karantina

- Apahabar.com Selasa, 7 Juli 2020 - 16:51 WIB

Tak Cukup Empat, Pemprov Kalsel Tambah Dua Lokasi Karantina

Penanggungjawab Karantina Khusus Pemprov Kalsel, Sukamto. Foto-apahabar.com/Nurul Mufidah

apahabar.com, BANJARBARU – Empat lokasi dianggap masih kurang, sehingga Provinsi Kalsel menambah dua tempat lagi untuk karantina Covid-19. Keduanya bertempat di Banjarbaru, yakni di Sekolah Polisi Negara (SPN) dan Sekolah Luar Biasa (SLB) – C Negeri Pembina.

“Jumlah karantina kita (saat ini) ada 4, di Ambulung, Bapelkes, BPSDMD Panglima Batur sama Asrama Haji. Kita mau menyiapkan lagi setelah asrama haji yaitu ada untuk SLB dan SPN kita siapkan,” ujar Penanggungjawab Karantina Khusus Pemprov Kalsel, Sukamto kepada apahabar.com, Selasa (7/7) siang.

Sukamto menyebut, dua tempat tersebut sedang dalam tahap supervisi dan diprediksi akan selesai kurang dari dua pekan.

“Ini baru menyusun mensetting bagaimana tempatnya, apa yang diperlukan. Mudah mudahan kalau memang sudah ini (fix) biasa kami tidak sampai 2 minggu,” ungkapnya.

Kendati demikian, terjadi polemik terkait penggunaan sekolah luar biasa itu sebagai tempat karantina Covid-19. Pasalnya, Wakil Rakyat Kalsel dalam hal ini Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, Lutfi Saifuddin menyampaikan keberatannya jika SLB-C disulap menjadi tempat karantina.

Menjawab hal itu, Sukamto menerangkan bahwa pihaknya hingga sekarang masih dalam tahap survei tempat dan meminta izin penggunaan selama sekolah libur. Jika diizinkan barulah pihaknya menggunakan bangunan sekolah itu untuk karantina pengidap Covid-19.

“Kalau sudah diizinkan kami akan identifikasi apa-apa yang diperlukan disitu,” pungkasnya.

Sebagai informasi, berdasarkan data sampai 6 Juli 2020, angka kesembuhan pengidap Covid-19 Kalsel dari kasus terkonfirmasi sebanyak 3.628 orang, sembuh 966 orang, maka kesembuhan mencapai 26,6 persen.

Sedangkan di karantina khusus Ambulung, Bapelkes dan Panglima Batur jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 yang ada sebanyak 698 orang dengan rincian Ambulung 275 orang, Bapelkes 216 orang, dan Panglima Batur 207. Sembuh 418 orang, 165 dari karantina Ambulung, 127 orang dari karantina Bapelkes, dan 126 orang dari karantina Panglima Batur.

Jadi kesembuhan tercatat sebesar 59,9 persen atau jika digenapkan menjadi 60 persen dengan rata-rata tinggal 24 sampai 25 hari.

apahabar.com

Pengidap Covid-19 sembuh boleh pulang hari ini.
Foto-apahabar.com/Nurul Mufidah

Editor: Muhammad Bulkini

Reporter : Nurul Mufidah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Heboh Bocah Cabul di Tapin Perkosa Wanita Tunagrahita, Ini Bahaya Jika Kecanduan Film Porno Menurut Psikiater
apahabar.com

Kalsel

Kisah Dian Mardhika, Juara Lomba Menulis Dispersip Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Guiding Blocks Dipasang Keliru pada Trotoar di Banjarmasin, Ketua PPDI: Ini Bahaya!
apahabar.com

Kalsel

30 Artefak Rasul yang Bakal Dipamerkan di Martapura
apahabar.com

Kalsel

Pedagang Tolak Pasar Antasari Ditutup: Ini Urusan Perut!
apahabar.com

Kalsel

Simak Kisah Berlian Sultan Adam Jatuh ke Pangkuan Negeri Kincir Angin
apahabar.com

Kalsel

Ramalan Cuaca Kalsel Hari Ini, Simak Peringatan BMKG
apahabar.com

Kalsel

Bandel, Puluhan Pengendara Terjaring Razia di Siring Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com