Ditangkap di Tabalong, Janda asal Ampah Kalteng Sudah Teler dari Amuntai Guru Danau Imbau Ulama Kalsel Tidak Berpolitik Praktis Puncak Pandemi, Berapa Limbah Infeksius Covid-19 di Kalsel? Amankan Pilgub Kalsel 2020, Polres Tapin Siapkan 258 Personel Akhir 2024, Agropolitan Anjir Pasar Batola Ditarget Berdaya Saing

Tak Cuma Miras, TNI Sita Sejumlah Pucuk Senpi dari Malaysia

- Apahabar.com Sabtu, 4 Juli 2020 - 18:55 WIB

Tak Cuma Miras, TNI Sita Sejumlah Pucuk Senpi dari Malaysia

Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif 623 mengamankan 45 botol minuman keras (miras) beserta empat pucuk senjata api (senpi). Foto-Istimewa

apahabar.com, MARTAPURA – Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif 623 mengamankan 45 botol minuman keras (miras) beserta empat pucuk senjata api (senpi).

Barang-barang ilegal itu dibawa oleh JR (39) dan seorang ibu-ibu berinisial SKW (45) menggunakan sebuah sepeda motor.

Aksi keduanya didapati sejumlah prajurit yang berjaga di Pos Tembalang, Sebuku, Nunukan, Kalimantan Utara, Sabtu (4/7).

Komandan Pos Satgas Pamtas Yonif 623, Kapten Inf Jimmy Arvith menyampaikan miras tersebut didapat saat melakukan pemeriksaan kendaraan bermotor yang melintas masuk ke Indonesia.

“Pada pemeriksaan itu, kami temukan 45 botol miras ilegal yang ingin diselundupkan,” ujarnya kepada apahabar.com melalui pesan whatsapp.

Dari hasil interogasi, miras yang dibawa mereka akan dijual kembali di Indonesia.

“Untuk kedua orang yang membawa miras ini kami persilakan melanjutkan perjalanan namun miras yang mereka bawa kami amankan di pos untuk diserahkan ke instansi terkait,” tuturnya.

Kapten Jimmy mengungkapkan pada beberapa hari sebelumnya, juga ditemukan 95 botol miras yang dimasukkan ke dalam botol air mineral 500 liter dan berhasil diamankan.

“Serta kami juga berhasil mengamankan empat pucuk senpi jenis penabir yang dibawa oleh masyarakat,” jelasnya.

Kegiatan pemeriksaan dijelaskan oleh Danpos untuk mencegah dan mengurangi peredaran barang-barang secara ilegal masuk ke Indonesia.

Kapten Jimmy juga mengungkapkan bahwa pihaknya tidak akan bosan mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menjauhi miras.

“Terlebih lagi membawa kendaraan dalam pengaruh alkohol tentu sangat berbahaya dapat menyebabkan kecelakaan lalu lintas,” ungkap Dansatgas.

Kapten Jimmy juga tak menampik jika peredaran dan penyelundupan miras sangat rentan terjadi di perbatasan Indonesia-Malaysia.

“Kami tidak bosan-bosannya melaksanakan pemeriksaan terhadap kendaraan yang melintas di depan pos,” pungkas Danpos.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Ahc15 - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Warga Sukajaya Bogor: Seperti Mimpi Dikujungi Presiden Jokowi

Nasional

Warga Sukajaya Bogor: Seperti Mimpi Dikujungi Presiden Jokowi
apahabar.com

Nasional

Pesawat Tempur TNI AU Jatuh di Kampar Riau
apahabar.com

Nasional

TKD Jokowi-Ma’ruf Tanggapi Santai Pemindahan Markas Prabowo-Sandi
apahabar.com

Nasional

Pemohon Sengketa Hasil Pemilu Bertambah
apahabar.com

Nasional

Menaker: Besaran Gaji Program Pra Kerja Belum Final

Nasional

Kasus ‘Idi Kacung WHO’, Jerinx SID Dituntut 3 Tahun Penjara
apahabar.com

Nasional

3 Kartu ‘Sakti’ Jokowi Masuk APBN 2020
apahabar.com

Nasional

Jalan Rusak di Kabupaten OKU yang Viral Mulai Diperbaiki
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com