Nah Lho.. Anggota DPRD Kalsel Terjaring Jam Malam di Banjarmasin Yang Terjadi Jika MK Menerima Permohonan AnandaMu… Saat Banjarmasin Berlakukan Jam Malam: Lampu-Lampu Dimatikan, ‘Jalur Tikus’ Dijaga Ketat 3 Pelajar Banjarmasin Raih Juara Lomba Baca Berita, Salah Satunya dari SMP Almazaya Maksimalkan Penyekatan, Kalsel Tutup Semua Jalur Mudik Provinsi-Kabupaten

Tak Cuma Miras, TNI Sita Sejumlah Pucuk Senpi dari Malaysia

- Apahabar.com Sabtu, 4 Juli 2020 - 18:55 WIB

Tak Cuma Miras, TNI Sita Sejumlah Pucuk Senpi dari Malaysia

Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif 623 mengamankan 45 botol minuman keras (miras) beserta empat pucuk senjata api (senpi). Foto-Istimewa

apahabar.com, MARTAPURA – Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif 623 mengamankan 45 botol minuman keras (miras) beserta empat pucuk senjata api (senpi).

Barang-barang ilegal itu dibawa oleh JR (39) dan seorang ibu-ibu berinisial SKW (45) menggunakan sebuah sepeda motor.

Aksi keduanya didapati sejumlah prajurit yang berjaga di Pos Tembalang, Sebuku, Nunukan, Kalimantan Utara, Sabtu (4/7).

Komandan Pos Satgas Pamtas Yonif 623, Kapten Inf Jimmy Arvith menyampaikan miras tersebut didapat saat melakukan pemeriksaan kendaraan bermotor yang melintas masuk ke Indonesia.

“Pada pemeriksaan itu, kami temukan 45 botol miras ilegal yang ingin diselundupkan,” ujarnya kepada apahabar.com melalui pesan whatsapp.

Dari hasil interogasi, miras yang dibawa mereka akan dijual kembali di Indonesia.

“Untuk kedua orang yang membawa miras ini kami persilakan melanjutkan perjalanan namun miras yang mereka bawa kami amankan di pos untuk diserahkan ke instansi terkait,” tuturnya.

Kapten Jimmy mengungkapkan pada beberapa hari sebelumnya, juga ditemukan 95 botol miras yang dimasukkan ke dalam botol air mineral 500 liter dan berhasil diamankan.

“Serta kami juga berhasil mengamankan empat pucuk senpi jenis penabir yang dibawa oleh masyarakat,” jelasnya.

Kegiatan pemeriksaan dijelaskan oleh Danpos untuk mencegah dan mengurangi peredaran barang-barang secara ilegal masuk ke Indonesia.

Kapten Jimmy juga mengungkapkan bahwa pihaknya tidak akan bosan mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menjauhi miras.

“Terlebih lagi membawa kendaraan dalam pengaruh alkohol tentu sangat berbahaya dapat menyebabkan kecelakaan lalu lintas,” ungkap Dansatgas.

Kapten Jimmy juga tak menampik jika peredaran dan penyelundupan miras sangat rentan terjadi di perbatasan Indonesia-Malaysia.

“Kami tidak bosan-bosannya melaksanakan pemeriksaan terhadap kendaraan yang melintas di depan pos,” pungkas Danpos.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Ahc15 - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Hasil Visum Polisi: Levie Alami Kekerasan Fisik sebelum Meregang Nyawa
apahabar.com

Nasional

Menag Fachrul Razi Jadi Menteri Ketiga Kabinet Jokowi Positif Covid-19
Banjir

Nasional

Malam Natal Hujan Deras, Bandung Kebanjiran
apahabar.com

Nasional

Akhir November, Kasus Covid-19 Indonesia Bertambah 4.617, Total Jadi 538.883 Orang
Nasabah Masuk Penjara

Nasional

Kronologi Nasabah Masuk Penjara Gara-gara BCA Salah Transfer
apahabar.com

Nasional

Garuda Mendarat Darurat di Sri Lanka, Penumpang Diinapkan
Wabah Covid-19 Global Lampaui China

Nasional

Wabah Covid-19 Global Lampaui China
apahabar.com

Nasional

Jubir Pemerintah: Pemberlakuan New Normal Tidak akan Serempak di Semua Daerah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com