Resmi, Hakim Vonis Pemilik Gudang Sabu di Banjarmasin Penjara Seumur Hidup! Remaja Korban Tabrakan di Tabalong Akhirnya Diamputasi, Keluarga Pilih Ikhlas Periksa 16 Mahasiswa, Polisi Terbitkan SPDP untuk Korwil BEM Kalsel Dapat Lampu Hijau, SMA di Kalsel Belum Berani Buka Sekolah Netizen Gagal Paham Soal Bingkisan SHM-MAR, Bawaslu: Sarung Boleh

Tak Punya Izin, Pemkot Banjarmasin Kembalikan Rp 200 Juta ke Pengusaha Advertising

- Apahabar.com Kamis, 2 Juli 2020 - 13:04 WIB

Tak Punya Izin, Pemkot Banjarmasin Kembalikan Rp 200 Juta ke Pengusaha Advertising

Petugas dari Satpol PP melakukan pembongkaran rangka reklame di Jalan Ahmad Yani Banjarmasin. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Polemik reklame jenis bando yang melintang di atas ruas jalan di Kota Banjarmasin memasuki babak baru.

Berdasarkan data Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Banjarmasin, Pemkot telah mengembalikan dana ratusan juta kepada pengusaha advertising.

“Setoran pajak yang dibayarkan oleh pengusaha sudah dikembalikan pekan lalu. Total dana yang sudah dikembalikan berjumlah Rp 200 juta,” ujar Kepala Bakeuda Banjarmasin, Subhan Noor Yaumil.

Subhan menyampaikan, pengembalian ini didasari memang ada setoran pajak reklame yang dibayar oleh pengusaha advertising.

Namun setoran tersebut tidak dianggap sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Banjarmasin karena tak ada payung hukum yang menaungi.

Walhasil pengusaha advertising ini langsung setor ke rekening kas daerah Pemkot.

“Setoran dari mereka tidak melalui mekanisme penetapan dari kami, oleh karena itu kami titipkan di (akun) penerimaan lain-lain,” ucapnya.

Subhan menyebut, pembayaran pajak ini merupakan inisiatif pengusaha advertising sendiri. Bakeuda tidak pernah sekalipun menetapkan mekanisme tersebut.

“Karena di luar mekanisme, kami anggap setoran sebagai titipan,” imbuhnya.

Dia menuturkan jika pengusaha memenuhi persyaratan, termasuk peraturan perundang-undangan, baru kemudian Bakeuda Banjarmasin menetapkan pajak reklame.

Pemkot Banjarmasin penertiban Reklame Bando berdasarkan Permen PU Nomor 20 Tahun 2010 memang melarang keberadaan reklame bando guna menjaga keselamatan pengendara yang melintas di jalan.

Editor: Aprianoor

Reporter: Bahaudin Qusairi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Tak Berkategori

PSBB Banjarmasin Berlaku Hari ini, Jamaah Tabligh Ikut Anjuran Pemerintah
apahabar.com

Tak Berkategori

LIA dan Pemprov NTB Upayakan Peningkatan Wisata Pasca Gempa Lombok
apahabar.com

Tak Berkategori

FIFAPro Pertanyakan Langkah PSSI Soal Pangkas Gaji Pemain
apahabar.com

Tak Berkategori

Cegah Gangguan Kamtibmas, Polresta Banjarmasin Gelar Cipkon
apahabar.com

Tak Berkategori

Waspada, Warga Banjarmasin Diancam Kluster Baru Covid-19
apahabar.com

Tak Berkategori

Kasus Covid-19 Meningkat, Tenaga Kontrak Kesehatan di Tabalong Akan Diperpanjang
apahabar.com

Tak Berkategori

Tenang, Tak Ada Penolakan Jasad PDP di Gambut
apahabar.com

Tak Berkategori

Kurang 24 Jam, GTPP Covid-19 Kalsel Catat 103 Positif dari Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com