ga('send', 'pageview');
Sebelum Wafat, Kondisi Wali Kota Banjarbaru Naik Turun Geger Mayat Mengapung di Laut Tanbu, Polisi Sulit Identifikasi Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan Covid-19 di Bappeda Kalsel: Puluhan Positif, Satu Meninggal Dunia




Home Kalteng

Jumat, 10 Juli 2020 - 23:46 WIB

Tanggulangi Karhutla, Ben Brahim Kenalkan Inovasi SPA ke Presiden

Reporter: Ahc25 - apahabar.com

Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat saat memperkenalkan inovasi SPA kepada Presiden Joko Widodo. Foto-Istimewa

Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat saat memperkenalkan inovasi SPA kepada Presiden Joko Widodo. Foto-Istimewa

apahabar.com, KUALA KAPUAS – Guna mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) saat musim kemarau, diperlukan inovasi agar dapat memadamkan api.

Bupati Kapuas, Kalteng, Ben Brahim S Bahat pun memperkenalkan sebuah inovasi untuk penanggulangan Karhutla kepada Presiden Joko Widodo dan jajaran saat datang ke Desa Bentuk Jaya Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas, Kamis (9/7) lalu.

Inovasi itu adalah Sistem Penyediaan Air (SPA). Menurut Ben, SPA ini berjalan dengan kontruksi sederhana sumur bor dangkal, kolam penampungan sederhana dan konfigurasi sumur bor serta embung.

Baca juga :  Lelaki Tua di Kapuas Ditemukan Tewas, Polisi Telisik Penyebabnya

“Dengan SPA ini biaya lebih murah, juga efektif dan efisien dalam penanganan Karhutla,” kata Ben.

Bupati Kapuas dua periode ini, menjelaskan secara realita upaya pemadaman Karhutla seperti water booming, sekat kanal, dan hujan buatan tidak efektif dan efisien, makanya diusulkan konstruksi sederhana yang diyakini lebih efektif dan efisien.

“Sumur bor dangkal dengan menggunakan tenaga angin dan kolam (embung) berupa penampungan air sederhana untuk menampung air yang mengalir dari sumur bor dangkal dan secara terus-menerus selama ada angin,” beber Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kalteng ini.

Baca juga :  Penularan Covid-19 di Kotim Sebagian Besar dari Luar daerah

Ben menjelaskan, konsepnya petakan titik rawan Karhutla dan dibangun SPA, sehingga ketersediaan air akan ada ketika musim kemarau maupun terjadi Karhutla.

“Karena selama ini sangat kesulitan air ketika ada Karhutla, apalagi lokasinya yang sulit ditempuh dengan armada kebakaran,” ujarnya.

“Fungsi lain dari sistem ini, juga dapat dimanfaatkan untuk kolam ikan, pertanian, rekreasi dan lainnya karena satu SPA bisa mengisi lebih dari satu embung,” pungkas Ben.

Editor: Muhammad Bulkini

Share :

Baca Juga

Nekat Gelar Resepsi Perkawinan, Polisi Buburkan Hajatan Warga Palangkaraya

Kalteng

Nekat Gelar Resepsi Perkawinan, Polisi Bubarkan Hajatan Warga Palangkaraya
apahabar.com

Kalteng

PDIP Kalteng: Nama Bacalon Pilkada Sudah Diserahkan ke DPP
apahabar.com

Kalteng

Wagub Kalteng Tolak PSBB Jilid II Palangka Raya, Ini Alasannya
apahabar.com

Kalteng

Cegah Karhutla, Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa Kapuas Murung Patroli Bersama
apahabar.com

Kalteng

Pilkada Kalteng 2020, Syarat Bacalon Independen Kantongi 175.323 Pendukung
apahjabar.com

Kalteng

Petani Desa Trinsing di Barut Berhasil Kembangkan Buah Melon
apahabar,com

Kalteng

Jaga Lahan Gambut, Pemprov Kalteng Segera Terbitkan Pergub
apahabar.com

Kalteng

Bupati Kobar Ajak Semua Eleman Tangani Karhutla
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com