Fix, Presiden Jokowi Akan Resmikan Bendungan Tapin Resmikan Bendungan Tapin, Jokowi Bertolak ke Kalsel 5 RS Ngutang Darah Miliaran Rupiah ke PMI, DPRD Banjarmasin Turung Tangan Pembunuhan di Balikpapan, “Hukum Mati Praka MAM” Menggema di Rumah Duka Antisipasi Teror Bom, PLN Kalselteng Gandeng Polda Gelar Simulasi

Temui Djoko Tjandra di Malaysia, Kejagung Copot Jaksa Pinangki

- Apahabar.com Rabu, 29 Juli 2020 - 22:50 WIB

Temui Djoko Tjandra di Malaysia, Kejagung Copot Jaksa Pinangki

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung), Hari Setiyono. Foto-Kompas.com/Devina Halim

apahabar.com, JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejakgung) mencopot jaksa Pinangki Sirna Malasari dari jabatannya. Hukuman tersebut, terkait dengan skandal Djoko Sugiarto Tjandra.

Keputusan pencopotan tersebut, hasil dari pemeriksaan internal yang dilakukan Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) terkait pertemuannya dengan buronan korupsi hak tagih Bank Bali tersebut di luar negeri.

Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejakgung Hari Setiyono mengatakan, Jaksa Pinangki resmi dicopot dari jabatannya selaku Kepala Sub Bagian Pemantauan dan Evaluasi II Biro Perencanaan Kejakgung, pada Rabu (29/7).

“Terlapor, DR Pinangki Sirna Malasari SH, MH, terbukti melakukan pelanggaran disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS). Yaitu, telah melakukan perjalanan ke luar negeri, tanpa mendapatkan izin tertulis dari pimpinan,” kata Hari, di Kejakgung, dilansir dari Republika.co.id, Rabu (29/7).

Dari hasil pemeriksaan, Hari menerangkan, Pinangki terbukti melakukan perjalanan ke luar negeri tanpa izin atasan sebanyak sembilan kali. Dinas ilegal tersebut, Pinangki lakoni sepanjang 2019.

“Yang bersangkutan pergi tanpa izin ke Malaysia dan Singapura,” terang Hari.

Hari menolak membeberkan hasil pemeriksaan tentang motif Pinangki bepergian ke luar negeri. Akan tetapi, hasil pemeriksaan terhadap saksi terperiksa, Anita Kolopaking, Pinangki bertemu dengan Djoko Tjandra.

“Kami (Kejakgung) tidak bisa meminta keterangan dari yang bersangkutan (Djoko Tjandra) atas pertemuan tersebut. Karena yang bersangkutan tidak dapat diperiksa,” terang Hari menambahkan.

Yang pasti, kata dia, keputusan tim Jamwas Kejakgung meyakini, aksi Pinangki bepergian ke luar negeri tanpa izin sebanyak sembilan kali, dan berjumpa dengan buronan institusinya sendiri, merupakan aktivitas paling tabu sebagai aparat penegak hukum bidang penuntutan.

“Bahwa apa yang dilakukan oleh yang bersangkutan (Jaksa Pinangki) merupakan jenis pelanggaran berat,” terang Hari.

Untuk sementara, kata Hari, Jaksa Pinangki dikenakan hukuman disiplin dan etik, mengacu Pasal 3 huruf A, dan Pasal 4 huruf A Peraturan Jaksa Agung RI Nomor Per.07/A/JA/07/2007.

Meski dicopot dari jabatannya, namun hukuman tersebut, belum menyeretnya ke pemecatan sebagai jaksa. Pun, pencopotan tersebut, belum menggiring Jaksa Pinangki, ke sanksi pidana.(Rep)

Editor: Aprianoor

Editor: Uploader - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Gelombang

Nasional

Waspada! Gelombang Pasang Ancam Wilayah Pesisir Indonesia
apahabar.com

Nasional

Lihat Fakta Harta Miliaran Milik Menpora Imam Nahrawi
apahabar.com

Nasional

Uang Kemerdekaan Rp75.000 Bisa Ditukar Awal Oktober
apahabar.com

Nasional

Ini Daftar Ilmuwan Wanita Tanpa Tanda Jasa
apahabar.com

Nasional

Covid-19 di Jerman: 99.225 Positif, 1.607 Meninggal
Densus 88

Nasional

Densus 88 Temukan Sasana Bela Diri Pelatihan JI di Ungaran
apahabar.com

Nasional

Sepeda Tour de France 2020 Ditunda karena Covid-19
apahabar.com

Nasional

Seorang Guru Tewas: Mayatnya Dibuang dalam Koper Tanpa Kepala
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com