Ribuan Warga Terdampak Banjir Mengungsi di Masjid Al-Karomah Martapura Bantu Evakuasi Korban Banjir, Pemprov Kalteng Kirim Relawan ke Kalsel Legislator Kalsel: Banjir Dahsyat dan Longsor Akibat Alih Fungsi Hutan Meski Cedera, Messi Tetap Ingin Main di Final Piala Super Spanyol Bantu Korban Banjir Kalsel, Yayasan H Maming Kirim Bantuan

Tenang, Virus Corona Diperkirakan Tak Menempel pada Asap

- Apahabar.com Jumat, 17 Juli 2020 - 15:19 WIB

Tenang, Virus Corona Diperkirakan Tak Menempel pada Asap

Kabut asap mengepung Banjarmasin, awal September 2019. Foto: Dok.apahabar.com

apahabar.com, JAKARTA – Virus SARS-CoV-2 diperkirakan tidak menempel pada partikel asap dari potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Pasalnya, asap tersebut bersuhu tinggi sehingga tidak memungkinkan Covid-19 berkembang biak.

“Logikanya kalau itu merupakan hasil dari kebakaran hutan, tentu suhunya tinggi. Kalau suhunya tinggi seharusnya virus bisa mati,” kata Dokter Paru Rumah Sakit Persahabatan dr. Andika Chandra Putra melalui sambungan telepon, Jumat (17/7).

Namun ia mengakui bahwa asap yang ditimbulkan dari karhutla dapat mengganggu mekanisme pertahanan tubuh sehingga mempermudah risiko terpapar Covid-19.

“Pada seseorang yang menderita Covid-19 juga bisa menjadi lebih berat lagi kondisinya karena terinhalasi zat-zat kebakaran tadi,” ujarnya.

Namun demikian, ia tidak memperkirakan bahwa partikel virus SARS-CoV-2 dapat menempel pada partikel lain, termasuk partikel pada asap.

Ia memperkirakan bahwa partikel Covid-19 tersebut hanya akan menempel para droplet yang dikeluarkan penderita melalui batuk dan bersin yang kemudian pada droplet dengan partikel lebih besar dapat menular dalam jangkauan 1-2 meter.

Tetapi pada mikrodroplet dengan partikel yang lebih kecil virus tersebut dapat melayang-layang di udara selama beberapa waktu tertentu dalam jangkauan 6-10 meter.

“Jadi untuk yang large droplet-nya 1 sampe 2 meter. Tapi kalau yang mikrodroplet ini atau small droplet ini jangkauannya bisa 6 sampai 10 meter. Sehingga kalau itu berada di ruangan tertutup, risiko penularannya lebih besar,” ujar Andika. (Ant)

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Waspadai Fenomena La Nina, Simak Imbauan BNPB
apahabar.com

Nasional

Harimau Bonita dan Antan Bintang Segera Dilepasliarkan di Riau
apahabar.com

Nasional

Pembunuh Febri, Waria yang Tewas di Salon Banjarmasin Selatan Masih Berkeliaran
apahabar.com

Nasional

Pagi-pagi Sandiaga ke TPS, Kiai Ma’ruf Santai Berolahraga
apahabar.com

Nasional

Kondisi Terbaru Pasien Rujukan Suspect Covid-19 di RSUD Ulin
apahabar.com

Nasional

Ketua Forum Kadis Kominfo Bahas Kemitraan dengan JMSI
apahabar.com

Nasional

Jadi KSAD, Andika Perkasa: ‘’Ngomong Apa saja Monggo’’
apahabar.com

Nasional

Kabag Ops Polresta Banjarmasin Pinta Humas untuk Tingkatkan Kinerja
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com