Kontroversi Pencopotan Sekda Tanah Bumbu, Ombudsman: Jangan Lampaui Kewenangan Live Mola TV! MU vs Chelsea di Liga Inggris, Prediksi Skor, Line up dan Link Streaming Siaran Langsung Pembantai Tetangga di Kelumpang Kotabaru Diancam Penjara Seumur Hidup! ANEH, 3 Proyek Jembatan di Banjarmasin Jalan Terus Walau Tanpa IMB Seruan Tokoh Tanah Bumbu: Pendukung SHM-MAR Jangan Ikut Sebar Hoaks dan Fitnah

Terbitkan Surat Jalan Djoko Tjandra, Kapolri Copot Brigjen Prasetyo!

- Apahabar.com Rabu, 15 Juli 2020 - 19:37 WIB

Terbitkan Surat Jalan Djoko Tjandra, Kapolri Copot Brigjen Prasetyo!

Surat telegram pencopotan Brigjen Prasetijo Utomo, pembuat surat jalan untuk buronan Djoko Tjandra. Foto-Dok. Istimewa via Detikcom

apahabar.com, JAKARTA – Kapolri Jenderal Idham Azis resmi mencopot Karo Korwas PPNS Bareskrim Polri Brigjen Prasetyo Utomo dari jabatannya lantaran terbukti menyalahgunakan wewenang berkaitan dengan penerbitan surat jalan untuk buronan Djoko Tjandra.

Brigjen Prasetyo dicopot dari jabatannya dan dimutasi menjadi Perwira Tinggi (Pati) Yanma Mabes Polri.

Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Telegram (TR) Kapolri bernomor ST/1980/VII/KEP./2020 tertanggal 15 Juli 2020.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Argo Yowono membenarkan isi surat telegram tersebut. Argo mengatakan bahwa Brigjen Pol Prasetyo dicopot dari jabatannya lantaran telah terbukti melakukan pelangggaran.

“Ya (terbukti melakukan pelangggaran). Sudah ada TR (telegram Kapolri) dicopot (dari jabatan),” kata Argo seperti dilansir Suara.com, Rabu (15/7).

Sebelumnya diberitakan, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan bahwa Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan (Korwas) PPNS Bareskrim Polri Brigjen Pol Prasetyo Utomo mengeluarkan surat jalan bagi buronan Djoko Tjandra atas inisiatif sendiri tanpa seizin pimpinan.

Hal itu diketahui dari hasil penyelidikan sementara internal Polri terhadap Prasetyo.

“Surat jalan tersebut ditandatangani oleh salah satu biro di Bareskrim Polri. Surat jalan tersebut dikeluarkan oleh Kepala Biro, itu inisiatif sendiri dan tidak izin pimpinan,” kata Irjen Argo di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (15/7).

Saat ini Brigjen Prasetyo Utomo sedang menjalani pemeriksaan di Divisi Propam Polri.

Argo menegaskan jika dalam pemeriksaan, Prasetyo terbukti bersalah, maka dia akan dicopot dari jabatannya.

“Komitmen Bapak Kapolri jelas. Hari ini Prasetyo sedang dalam pemeriksaan. Jika terbukti, akan dicopot dari jabatannya. Ini menjadi bagian dari pembelajaran untuk personel Polri yang lain,” kata Argo.

Sebelumnya, Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane mengatakan bahwa surat jalan yang selama ini dipakai oleh buronan kasus korupsi cessie Bank Bali Djoko Tjandra dikeluarkan oleh Bareskrim Polri.

Neta mengatakan berkat surat jalan itu, Djoko bisa bepergian dari Jakarta ke Kalimantan Barat lalu kini tidak diketahui keberadaannya.

Menurut Neta, surat jalan untuk Djoko Tjandra dikeluarkan Bareskrim Polri melalui Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS, dengan Nomor: SJ/82/VI/2020/Rokorwas tertanggal 18 Juni 2020.

Surat itu ditandatangani Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS Bareskrim Polri Brigjen Pol Prasetyo Utomo.

Dalam surat jalan itu, Djoko disebutkan berangkat ke Pontianak, Kalimantan Barat, pada 19 Juni dan kembali ke Jakarta pada 22 Juni 2020.(Sra/Ant)

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Tidak Ada Degradasi, Ini Fakta Pencapaian Positif KPK Satu Semester
apahabar.com

Nasional

Pemerintah Harus Tiru Vietnam Manfaatkan Perang Dagang Amerika-China
apahabar.com

Nasional

Sehari, Transaksi Tiket KRL Tembus Rp3,3 M
apahabar.com

Nasional

Lantik Wamenag dari Kalangan Kiai, Jokowi: Tingkatkan Mutu Pendidikan Agama
apahabar.com

Nasional

Mobil Rp 1,3 T, Ini Alasan KPK Tak Libatkan Dewan Pengawas
apahabar.com

Nasional

Jokowi Berikan Target Kepada Menteri untuk 100 Hari Kerja
apahabar.com

Nasional

Ma’ruf Amin Minta Sulbar Bersiap sebagai Penyangga Ibu Kota Baru
apahabar.com

Nasional

Ke Palangkaraya, Jokowi Tindaklanjuti Pemindahan Ibu Kota
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com