BREAKING NEWS Legenda Barito Putera Yusuf Luluporo Meninggal Dunia di Usia 47 Tahun Geledah Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, KPK Amankan Uang dan Dokumen Waspada Penularan Covid-19 di Libur Panjang, Disdik Banjarmasin Imbau Pelajari Patuhi Prokes Bikin Haru, Simak Curahan Mama Lita MasterChef Indonesia Pasca-ditinggal Suami Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah

Terima Bantuan APD, Sekda Banjar: Ruang Isolasi RSUD Ratu Zalecha Full Pasien Covid-19

- Apahabar.com Kamis, 2 Juli 2020 - 17:01 WIB

Terima Bantuan APD, Sekda Banjar: Ruang Isolasi RSUD Ratu Zalecha Full Pasien Covid-19

Secara simbolis, Danlanud Syamsudin Noor, Koloner Pnb M Taufiq Arasj menyerahkan bantuan APD dan alat medis kepada SekdaBanjar, HM Hilman, di ruang loby RSUD Ratu Zalecha Martapura. Foto-apahabar.com/hendra.

apahabar.com, MARTAPURA – Sekda Banjar HM Hilman menerima bantuan alat pelindung diri (APD) dan alat kesehatan dari Yayasan Media Grup Program Dompet Kemanusiaan Peduli Rumkit dan Tenaga Medis Covid-19, Kamis (2/7).

Bantuan tersebut diserahkan oleh Danlanud Syamsudin Noor, Koloner Pnb M Taufiq Arasj selaku pihak yang bekerjasama, di ruang loby RSUD Ratu Zalecha Martapura.

Bantuan yang diserahkan di antaranya baju hazmat, sarung tangan medis, apron medis, vitamin, dan lainnya yang dikemas dalam karung dan kardus.

Bantuan itu untuk digunakan para medis di RSUD Ratu Zalecha Martapura dan puskesmas. Dirut rumah sakit dr Tofik Norman Hidayat juga hadir menyaksikan penyerahan.

Sekda Banjar, HM Hilman mengatakan bantuan APD dan alat kesehatan sangat bermanfaat bagi tenaga medis di RSUD Ratu Zalecha dan puskesmas.

Menurutnya, seiring dengan banyaknya dilakukan tracing dan tracking Covid-19, tenaga kesehatan sangat membutuhkan APD lengkap.

“Kami aktif melakukan tracing dan tracking, dan selalu siap menjemput pasien dengan APD lengkap. Tentunya bantuan ini sangat bermanfaat membantu tugas tenaga medis dengan pelayanan maksimal,” ujar Sekda Banjar.

Lebih lanjut Hilman mengungkapkan, kendati RSUD Ratu Zalecha bukan menjadi rumah sakit rujukan utama pasien Covid-19, namun faktanya tetap menampung pasien.

Bahkan hingga saat ini ruangan isolasi khusus Covid-19 sudah lama penuh. Dikarenakan lamanya menunggu keluar hasil tes swab yang mencapai 10 hari.

Ditambah untuk pasien yang sembuh perlu dua kali swab tes. “Ini juga menjadi beban kita bersama. Dengan lamanya pasien berada di rumah sakit, sementara di luar masih banyak yang memerlukan perawatan,” ungkap Sekda.

Sementara Danlanud Syamsudin Noor, Koloner Pnb M Taufiq Arasj mengatakan dengan lamanya pandemi Covid-19 dan tingginya angka kasus di Kalimantan Selatan, pastinya ada kejenuhan yang tinggi bagi para medis.

“Setidaknya dengan adanya bantuan ini dapat memberi semangat kepada petugas medis. Artinya kita sama-sama berusaha sehingga mereka tidak merasa sendirian dalam memerangi Covid-19,” kata Taufiq Arasj.

Danlanud menambahkan, selain RSUD Ratu Zalecha ada 8 rumah sakit di Kalsel yang sudah diberikan bantuan serupa, baik rumah sakit rujukan Covid-19 maupun pendamping.

Editor: Puja Mandela

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kabupaten Banjar

Dispersip Banjar Boyong 4 Piala Lomba Bercerita Tingkat Provinsi
apahabar.com

Kabupaten Banjar

Beredar Kabar Pasar Tradisional di Kabupaten Banjar Di-lockdown, Cek Faktanya
apahabar.com

Kabupaten Banjar

Sahrin Terharu, Rumahnya Direhab Program Bakti TNI
apahabar.com

Kabupaten Banjar

Pelantikan Pejabat Fungsional Kabupaten Banjar Didominasi Guru dan Tenaga Kesehatan
apahabar.com

Kabupaten Banjar

Pilkada di Masa Pandemi, Bupati Tak Ingin Kabupaten Banjar Kembali ke Zona Merah
apahabar.com

Kabupaten Banjar

Kepung Anak Funk di Martapura, Satpol PP Malah Dapat Bocah Pengamen
apahabar.com

Kabupaten Banjar

Bantuan untuk Pencegahan Covid-19 Terus Berdatangan
apahabar.com

Kabupaten Banjar

Pilkada Makin Dekat, KPU Gelar Audiensi dengan Pemkab Banjar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com